Berita

UIN Saizu Purwokerto Gelar Pelatihan Moderasi Beragama Bersama Puspenma dan LPDP

UIN Saizu Purwokerto Gelar Pelatihan Moderasi Beragama Bersama Puspenma dan LPDP

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto menyelenggarakan Pelatihan Moderasi Beragama bekerja sama dengan Pusat Penguatan Moderasi Beragama (Puspenma) Kementerian Agama Republik Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston Purwokerto pada 26 Oktober hingga 1 November 2026 ini bertujuan menyiapkan penggerak moderasi beragama yang mampu membangun kehidupan beragama yang toleran, inklusif, dan berkeadaban.

UIN Saizu Purwokerto dipercaya sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) dalam program pelatihan tingkat nasional tersebut. Pada Selasa (27/10/2026), kegiatan memasuki hari kedua dengan rangkaian pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat pemahaman, keterampilan fasilitasi, serta kemampuan peserta dalam mengembangkan gerakan moderasi beragama di lingkungan perguruan tinggi dan masyarakat.

Prof. Supriyanto menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada UIN Saizu sebagai penyelenggara merupakan amanah sekaligus kehormatan bagi institusi. Karena itu, persiapan dilakukan secara menyeluruh agar pelatihan berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.

“Kepercayaan sebagai PTP ini adalah amanah sekaligus kehormatan bagi UIN Saizu. Kami telah menyiapkan kurikulum, fasilitator, dan sarana pendukung agar pelatihan ini berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi peserta,” ujar Prof. Supriyanto.

Pelatihan berlangsung selama tujuh hari dengan bobot 72 jam pelajaran (JP) dan menggunakan format Training of Trainers (ToT). Melalui pendekatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai moderasi beragama, tetapi juga dibekali keterampilan untuk menyampaikan materi, memfasilitasi diskusi, serta menggerakkan praktik moderasi beragama secara berkelanjutan.

Materi pelatihan mencakup kebijakan dan konsep moderasi beragama, wawasan kebangsaan, jati diri Kementerian Agama, strategi penguatan moderasi beragama, keterampilan fasilitasi, hingga penyusunan rencana tindak lanjut. Seluruh sesi dipandu oleh fasilitator dan narasumber nasional yang mendukung penguatan kapasitas peserta.

Pada aspek kebijakan dan konsep, peserta mempelajari moderasi beragama di perguruan tinggi keagamaan, nilai-nilai universal agama, perspektif teologi, serta kebijakan Kementerian Agama dalam memperkuat kehidupan beragama yang moderat. Pembahasan ini dilengkapi dengan materi wawasan kebangsaan, nilai dasar Kementerian Agama, sikap diri aparatur sipil negara (ASN), dan sistem pelatihan di lingkungan kementerian.

UIN Saizu Purwokerto Gelar Pelatihan Moderasi Beragama Bersama Puspenma dan LPDP

Peserta juga dibekali kemampuan menganalisis persoalan sosial dan merancang strategi penguatan moderasi beragama. Materi scenario thinking, analisis sosial menggunakan pendekatan gunung es dan Proses U, serta pengembangan ekosistem moderat di perguruan tinggi menjadi bagian dari pembelajaran tersebut. Pendekatan ini diharapkan membantu peserta memahami persoalan secara lebih mendalam dan merumuskan langkah penguatan yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan masing-masing.

Selain penguatan wawasan, pelatihan memberikan perhatian pada keterampilan praktis, seperti membangun komitmen belajar, mengurai asumsi, mengembangkan gerakan melalui kepeloporan, menyelesaikan konflik, dan menerapkan metode fasilitasi. Peserta juga mengikuti microtraining untuk melatih kemampuan menyampaikan materi dan mengelola proses pembelajaran secara efektif.

Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan refleksi, evaluasi, serta penyusunan rencana tindak lanjut. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pelatihan dapat diterapkan setelah kegiatan selesai, baik melalui program di kampus maupun inisiatif penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat.

Melalui pelatihan ini, UIN Saizu Purwokerto berharap para peserta mampu menjadi penggerak yang memperkuat sikap saling menghormati, mengembangkan dialog antarumat beragama, serta mendorong penyelesaian perbedaan secara damai. Upaya tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi keagamaan dalam membangun kehidupan beragama yang moderat, toleran, dan berkeadaban di Indonesia. (SA/AL)

 

Kampus Desa Mendunia !

 

#UINSaizu #ModerasiBeragama #Puspenma #LPDP #Kampusdesamendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *