Berita

Lantik Lima Pejabat Akademik, Rektor UIN Saizu Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Program Strategis

Lantik Lima Pejabat Akademik, Rektor UIN Saizu Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Program Strategis

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Ridwan, melantik dan mengambil sumpah jabatan lima pejabat akademik di lingkungan kampus pada Rabu (28/10/2026). Dalam pelantikan tersebut, rektor menekankan pentingnya menjaga amanah jabatan, memperkuat kolaborasi, serta mengakselerasi program strategis di tingkat program studi dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).

Pelantikan berlangsung di Gedung Rektorat lantai 5 UIN Saizu dan dihadiri Wakil Rektor I Prof. Suwito, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) Nugraha Stiawan, Ketua LPPM Prof. Ansori, para dekan, wakil dekan, kepala bagian tata usaha, serta ketua tim kerja di lingkungan universitas.

Lima pejabat yang dilantik terdiri atas Dr. Farah Nuril Izza sebagai Ketua Program Studi S-2 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Muhammad Labib Syauqi sebagai Sekretaris Program Studi S-1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Hasanudin sebagai Kepala Pusat Publikasi Ilmiah dan Penerbitan pada LPPM, Dr. Turhamun sebagai Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada LPPM, serta Abdulloh Hasan sebagai Kepala Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila pada LPPM UIN Saizu.
Sebelum dilantik sebagai Ketua Program Studi S-2 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Dr. Farah Nuril Izza menjabat sebagai sekretaris Program Studi S-1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Sementara itu, Muhammad Labib Syauqi mengemban tugas baru sebagai sekretaris pada program studi S-1 tersebut.

Pada struktur LPPM, Hasanudin menggantikan Dr. Warto sebagai Kepala Pusat Publikasi Ilmiah dan Penerbitan. Adapun Dr. Turhamun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila, sedangkan posisi Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat sebelumnya diemban oleh Mawi Khusni Albar. Jabatan Kepala Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Pancasila selanjutnya dipercayakan kepada Abdulloh Hasan.

Dalam sambutannya, Prof. Ridwan menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik sekaligus mengapresiasi kesediaan mereka menerima amanah untuk satu tahun ke depan. Ia mengingatkan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar rangkaian formalitas, melainkan ikrar untuk menjalankan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh.

“Kami yakin sepenuhnya Bapak dan Ibu sekalian punya kemampuan untuk itu. Kerja sama dengan sesama mitra di lingkungan masing-masing menjadi sesuatu yang niscaya. Karena itu, kolaborasi dan sinergi menjadi hal yang penting,” ujar Prof. Ridwan.

Rektor juga memberikan apresiasi khusus kepada Mawi Khusni Albar atas kontribusinya selama memimpin Pusat Pengabdian kepada Masyarakat. Menurutnya, Mawi telah melahirkan berbagai inovasi dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mengembangkan model pengabdian, serta membangun jejaring dengan pemerintah daerah dan mitra strategis.

Prof. Ridwan menjelaskan bahwa Mawi meminta izin untuk berfokus menyelesaikan disertasi doktoralnya yang telah memasuki tahap akhir. Ia berharap proses studi tersebut berjalan lancar sehingga Mawi dapat segera menyelesaikan pendidikan doktor dan melanjutkan perjalanan akademiknya.

Di sisi lain, rektor berharap pergantian kepemimpinan di pusat-pusat LPPM tidak memutus kesinambungan program yang telah berjalan. Ia meminta pejabat baru untuk melanjutkan capaian sebelumnya, memperkuat jejaring kerja sama, dan menjaga keberlanjutan program pengabdian kepada masyarakat, termasuk persiapan pelaksanaan KKN berikutnya.

Kepada Hasanudin yang kini memimpin Pusat Publikasi Ilmiah dan Penerbitan, Prof. Ridwan juga menekankan pentingnya melanjutkan penguatan publikasi ilmiah dan penerbitan yang telah dirintis oleh Dr. Warto. Ia berharap jejaring pengelola jurnal tetap terpelihara serta berbagai potensi publikasi, termasuk Griya Journal, dapat dihidupkan kembali dan dikembangkan.

Sementara itu, pada bidang akademik, rektor mengingatkan pentingnya pengawalan akreditasi dan peningkatan mutu program studi. Program Studi S-2 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir diharapkan terus mempersiapkan diri untuk mencapai predikat unggul. Adapun Program Studi S-1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang telah berpredikat unggul diharapkan mampu mempertahankan kualitas dan prestasinya.

Lebih lanjut, Prof. Ridwan menegaskan bahwa keberhasilan program universitas tidak dapat dicapai melalui kerja individu semata. Soliditas tim, kolaborasi, dan sinergi antarpersonel menjadi faktor penting dalam memastikan setiap program berjalan sesuai sasaran.

“Keberhasilan program sebuah organisasi itu tidak ditentukan oleh orang per orang, tetapi oleh soliditas dari sebuah tim,” tegasnya.

Ia menambahkan, setiap unit kerja merupakan bagian dari tim besar UIN Saizu. Karena itu, kerja sama di lingkungan LPPM, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH), serta Pascasarjana perlu terus diperkuat untuk menopang pencapaian tujuan universitas secara menyeluruh.

Lantik Lima Pejabat Akademik, Rektor UIN Saizu Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Program Strategis

Rangkaian kegiatan pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara, penyerahan surat keputusan (SK), dan foto bersama. Melalui pelantikan ini, UIN Saizu berharap para pejabat akademik yang baru dapat menjalankan amanah secara profesional, menjaga kesinambungan program, serta memperkuat kontribusi setiap unit kerja dalam mewujudkan universitas yang unggul, progresif, dan integratif menuju cita-cita Kampus Desa Mendunia. (AL)

 

Kampus Desa Mendunia !

 

#UINSaizu #PelantikanPejabat #LPPMUINSaizu #Akademik #Kampusdesamendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *