Jadwal Hari Ini! Kontingen UIN Saizu Siap Berjuang di Lima Cabang Lomba OASE PTKIN III 2026

YOGYAKARTA, UINSAIZU.AC.ID – Kontingen Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto siap berjuang menampilkan kemampuan terbaik dalam Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) III Tahun 2026.
Sebanyak 14 mahasiswa akan berkompetisi pada lima cabang perlombaan yang digelar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kamis (5/11/2026). Kelima cabang tersebut meliputi Da'i dan Da'iyah, Musabaqah Qira'atil Kutub, Nanoteknologi dan Kesehatan, Robotik, serta Sosial Kemasyarakatan.
Seluruh delegasi telah mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan dengan mahasiswa PTKIN dari berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan jadwal resmi penyelenggaraan OASE PTKIN III 2026, kompetisi lima cabang tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB di sejumlah lokasi di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Cabang Da'i dan Da'iyah dijadwalkan berlangsung di Gedung Teatrikal Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sementara itu, Musabaqah Qira'atil Kutub dilaksanakan di Teatrikal Fakultas Adab dan Ilmu Budaya (FADIB).
Adapun cabang Nanoteknologi dan Kesehatan berlangsung di Teatrikal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Robotik di Gedung Prof. R.H.A. Soenarjo (Convention Hall) Lantai 2, serta Sosial Kemasyarakatan di Ruang Sidang Lantai 2 Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK).
Kontingen UIN Saizu diperkuat mahasiswa dari berbagai program studi yang membawa kemampuan dan keunggulan masing-masing. Pada cabang Da'i dan Da'iyah, UIN Saizu diwakili Zacky Ferdianto. Sementara itu, cabang Musabaqah Qira'atil Kutub diikuti Rifa' 'Ainushshofiyah.
Cabang Nanoteknologi dan Kesehatan diikuti empat mahasiswa, yakni Azizah Tri Wulandari, Naufal Abdi Valencia, Sabrillah Raya Fadwa Addin Zildani, dan M. Khotibul Umam. Pada cabang Robotik, empat delegasi yang siap berkompetisi adalah Arifian Ilham Nur Riandana, Arkan Naufal Fathoni, Fiki Alif Maulana, dan Mahmud Hidayat.
Sementara itu, cabang Sosial Kemasyarakatan diwakili Niamilah Nabil Syahputra, Septi Rahmadani, Zahrotul Muna, dan Akhmad Khotib Musyafa. Keikutsertaan dalam lima cabang tersebut mencerminkan keberagaman potensi mahasiswa UIN Saizu, mulai dari kompetensi keagamaan, pengembangan gagasan sosial, hingga inovasi sains dan teknologi.
Sebelum bertolak ke Yogyakarta, Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, telah memberikan motivasi sekaligus melepas keberangkatan kontingen di depan lobi Rektorat UIN Saizu, Selasa (3/11/2026).
Dalam arahannya, Rektor berpesan agar mahasiswa tidak sekadar mengikuti perlombaan, tetapi mampu menunjukkan keunggulan, kreativitas, dan nilai pembeda dari setiap karya maupun gagasan yang dipresentasikan.
Menurutnya, peserta perlu memahami secara mendalam kelebihan dan distingsi produk yang dibawa agar dapat menunjukkan nilai tambah di hadapan dewan juri.
“Perlu Anda kenali produk yang akan Anda presentasikan, baik dalam bentuk produk teknologis maupun kemasyarakatan. Nilai lebihnya apa, distingsinya apa dari produk itu. Saya kira itu perlu dikenali, lalu diperkuat,” pesannya.
Prof. Ridwan juga mendorong mahasiswa untuk terus berkoordinasi dengan dosen pembina dan pendamping, memperkuat penguasaan materi, serta menjaga semangat dan optimisme selama mengikuti kompetisi.
Ia berharap seluruh delegasi mampu memberikan prestasi terbaik sekaligus membawa nama UIN Saizu semakin dikenal dalam kompetisi nasional. “Mudah-mudahan Anda semuanya sebagai delegasi atau kontingen UIN Saizu bisa memberikan prestasi terbaiknya untuk melangitkan UIN Saizu dalam pentas kompetisi yang sifatnya nasional untuk UIN tahun 2026 ini,” ungkapnya.
OASE PTKIN III Tahun 2026 berlangsung pada 3–7 November 2026 dengan mengusung tema Tumbuh dan Berkembang Bersama Prestasi. Ajang ini menjadi ruang aktualisasi kemampuan mahasiswa PTKIN dalam mengembangkan kompetensi keagamaan, sains, teknologi, dan riset.
Melalui kompetisi hari ini, kontingen UIN Saizu bertekad memberikan penampilan maksimal, menunjukkan karakter unggul, serta membawa pulang capaian yang membanggakan. Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, pengalaman ini diharapkan menjadi bekal pengembangan kapasitas mahasiswa sekaligus bagian dari kontribusi nyata dalam mengangkat reputasi UIN Saizu di tingkat nasional. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!