UIN Saizu Boyong Lima Medali di PORSI JAWARA II 2026, Torehkan 1 Emas, 3 Perak, dan 1 Perunggu

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Kontingen Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menorehkan prestasi dalam Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (PORSI) JAWARA II Tahun 2026 di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan.
Kontingen UIN Saizu berhasil membawa pulang lima medali, terdiri atas satu emas, tiga perak, dan satu perunggu dalam ajang bergengsi yang berlangsung 9–13 September 2026 tersebut. Kontingen UIN Saizu dalam PORSI JAWARA II 2026 terdiri atas 73 mahasiswa peserta lomba dan 17 official.
Mereka berkompetisi pada 21 cabang lomba dan olahraga, meliputi Bola Voli, Bulu Tangkis, Catur, Cipta dan Baca Puisi Mahasiswa Asing, Da'i-Da'iyah, Debat Bahasa Arab, Debat Bahasa Inggris, Debat Konstitusi, E-Sport Mobile Legends, Futsal, Inovasi Media Pembelajaran, Kaligrafi, Karate, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Musabaqoh Fahmil Qur'an (MFQ), Musabaqoh Qiroatul Kutub (MQK), Musabaqoh Syarh Qur'an (MSQ), Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ), Pencak Silat Seni, Pop Solo Islami, dan Tenis Meja.
Kontingen tersebut dilepas langsung oleh Rektor UIN Saizu Prof. Ridwan bersama Wakil Rektor III Prof. Sunhaji pada Rabu (9/9/2026). Ketua Kontingen UIN Saizu, Dr. Alief Budiyono, turut mendampingi keberangkatan para peserta menuju Pekalongan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ridwan berpesan kepada seluruh peserta untuk tampil maksimal dan membawa nama baik kampus dalam kompetisi tingkat Jawa dan Madura.
“Buktikan bahwa Anda bisa untuk mengharumkan, melangitkan nama kampus di level Jawa dan Madura ini,” tegasnya. “Selamat berjuang, selamat untuk berprestasi, dan selamat untuk mengukir sejarah yang terbaik bagi kampus kita, kampus yang kita cintai.”
Rombongan kemudian bertolak menuju UIN Gus Dur Pekalongan menggunakan dua bus. Setelah mengikuti technical meeting pada siang hari, rangkaian PORSI JAWARA II 2026 resmi dibuka pada malam harinya di Gedung Student Center UIN Gus Dur Pekalongan.
Pembukaan tersebut mempertemukan kontingen dari 18 PTKIN se-Jawa dan Madura, serta dihadiri para rektor, termasuk Rektor UIN Saizu Prof. Ridwan. Memasuki hari pertandingan, kontingen UIN Saizu langsung menunjukkan performa positif.
.jpeg)
Medali pertama diraih dari cabang Pencak Silat Seni. Pasangan Adi Manuntun Pratama, mahasiswa PGMI angkatan 2022, dan Al Tozi Tri Pamungkas, mahasiswa BKI angkatan 2025, berhasil meraih Juara II nomor Ganda Putra dengan skor 9,755 dan durasi penampilan 2 menit 59 detik.
Prestasi berikutnya datang dari cabang Karate. Fara Dian Iswondo, mahasiswi semester 7 Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah angkatan 2023, meraih Juara II kategori Kata Perorangan Putri. Juara I pada kategori tersebut diraih Aprilia Cikal Yudhistira dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Sementara itu, medali emas berhasil dipersembahkan Zacky Ferdianto dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah. Mahasiswa angkatan 2024 tersebut menjadi Juara I cabang Da'i setelah bersaing dengan 17 peserta. Zacky tampil dengan tema “Ekoteologi: Merawat Bumi, Menjaga Iman” yang mengangkat kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keimanan seorang muslim.
Dari cabang Cipta dan Baca Puisi Mahasiswa Asing, mahasiswa UIN Saizu asal Kamerun, Brahim Abdoulaye, turut menyumbangkan medali perak. Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah FEBI angkatan 2025 tersebut meraih Juara II melalui puisi berjudul “Koper yang Menemukan Rumah”.
Karya tersebut mengangkat pengalaman pribadinya saat pertama kali datang dari Kamerun ke Indonesia hingga menemukan rasa nyaman dan rumah di Purwokerto. Medali lainnya diraih dari cabang Bulu Tangkis nomor tunggal putra. Bahtiar Aji Darmawan, mahasiswa semester 3 Program Studi Ekonomi Syariah FEBI angkatan 2025, berhasil meraih Juara III Bersama setelah melaju hingga babak semifinal.
Bahtiar mengamankan tiket semifinal setelah menundukkan peserta dari UIN KHAS Jember dan UIN Walisongo Semarang. Pada semifinal yang berlangsung Sabtu (12/9/2026), Bahtiar harus mengakui keunggulan Aqbhil Faundra Mizbani dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Meski gagal melaju ke final, perjuangannya tetap menghasilkan podium bagi UIN Saizu.
Rangkaian PORSI JAWARA II 2026 kemudian ditutup pada Sabtu malam di Ballroom Rektorat Lantai 3 UIN Gus Dur Pekalongan. Penutupan ditandai dengan pemberian sertifikat kepada para pemenang, penyerahan piala juara umum, serta estafet penyelenggaraan PORSI JAWARA kepada UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten sebagai tuan rumah berikutnya.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan kontingen UIN Saizu kembali ke Purwokerto pada Minggu pagi. Lima medali yang diraih menjadi catatan prestasi sekaligus pengalaman bagi mahasiswa UIN Saizu untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga, seni, dan keilmuan serta membawa nama baik kampus di tingkat Jawa dan Madura. (AL/AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #PrestasiMahasiswa #PORSIJAWARAII #UINSaizuUnggul #Kampusdesamendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!