Berita

Rektor UIN Saizu Sambut Delapan Mahasiswa Baru Internasional dari Tujuh Negara

Rektor UIN Saizu Sambut Delapan Mahasiswa Baru Internasional dari Tujuh Negara

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Rektor Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Ridwan menyambut silaturahmi delapan mahasiswa baru internasional. Mereka telah menjalani perkuliahan di Kampus UIN Saizu selama dua bulan pada Tahun Akademik 2026.

Dalam pertemuan di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Rektorat UIN Saizu Purwokerto, Rabu (21/10/2026), Rektor memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan baru dan meraih kesuksesan dalam studi.

Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Suwito, serta Kepala International Office UIN Saizu Purwokerto, Dr. Mohammad Sobirin, beserta tim. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya universitas dalam mendampingi mahasiswa internasional selama menjalani pendidikan di Indonesia.

Saat ini, UIN Saizu memiliki puluhan mahasiswa internasional yang berasal dari berbagai negara di kawasan Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Kehadiran mereka memperkaya keberagaman budaya di lingkungan kampus sekaligus memperluas interaksi akademik lintas negara sebagai bagian dari pengembangan internasionalisasi UIN Saizu.

Dalam sambutannya, Prof. Ridwan menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah memilih UIN Saizu sebagai tempat menuntut ilmu. Ia memahami bahwa belajar jauh dari keluarga dan negara asal bukanlah perkara mudah. Perbedaan budaya, makanan, cuaca, hingga kebiasaan sehari-hari menjadi tantangan yang membutuhkan kesabaran dan kemauan untuk beradaptasi.

“Belajar di kampus UIN Saizu yang jauh dari negara Anda, jauh dari keluarga, penuh dengan tantangan dan tidak mudah. Karena itu, ini adalah bagian dari jihad. Bagian dari perjalanan intelektual dan spiritual Anda untuk menjadi pribadi yang sukses,” ujar Prof. Ridwan.

Rektor UIN Saizu Sambut Delapan Mahasiswa Baru Internasional dari Tujuh Negara

Ia menjelaskan bahwa menuntut ilmu bukan sekadar memperoleh pengetahuan akademik, melainkan juga proses membentuk karakter, kedewasaan, dan kemampuan menghadapi tantangan. Karena itu, para mahasiswa diharapkan tetap bersungguh-sungguh dalam belajar serta menjadikan pengalaman tinggal di Indonesia sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan.

Prof. Ridwan juga mengingatkan para mahasiswa pada ajaran dalam kitab Ta’lim Muta’allim mengenai bekal penting dalam menuntut ilmu. Bekal tersebut meliputi kecerdasan (dhaka’in), semangat (hirsin), kesabaran (istibarin), bekal yang memadai (bulghatin), serta bimbingan guru (irsyadu ustadhin).

Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat menjadi pedoman bagi mahasiswa untuk menjalani pendidikan dengan tekun dan terarah. Selain aspek akademik, rektor menekankan pentingnya membangun pergaulan dengan mahasiswa Indonesia.

Interaksi sehari-hari dinilai dapat membantu mahasiswa internasional meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia sekaligus memahami budaya dan kehidupan masyarakat setempat.
“Jangan membatasi pergaulannya dengan Mesir, dengan Yaman, dengan siapa lagi yang pakai bahasa Arab. Lalu kapan bisa bahasa Indonesianya?” pesannya.

Ia mendorong para mahasiswa untuk aktif berkomunikasi dengan teman-teman dari berbagai latar belakang. Dengan demikian, proses adaptasi tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman sosial di lingkungan kampus.

Prof. Ridwan turut menegaskan bahwa pimpinan universitas dan International Office siap membantu apabila mahasiswa menghadapi kendala akademik maupun persoalan lain selama tinggal di Indonesia. Ia berharap para mahasiswa dapat menjadikan UIN Saizu sebagai rumah kedua dan keluarga baru selama menempuh pendidikan.

Sebagai bekal meraih keberhasilan, Prof. Ridwan berpesan agar mahasiswa belajar dengan sungguh-sungguh, cerdas, dan ikhlas. Ketiga prinsip tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menjalani perkuliahan dan menghadapi berbagai tantangan selama masa studi.

Rektor UIN Saizu Sambut Delapan Mahasiswa Baru Internasional dari Tujuh Negara

Sementara itu, Kepala International Office UIN Saizu, Dr. Mohammad Sobirin, menyampaikan bahwa para mahasiswa internasional telah mulai mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia selama dua bulan terakhir. Program ini menjadi salah satu bentuk pendampingan untuk membantu mereka berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan kampus maupun masyarakat.

International Office juga merencanakan kegiatan International Training Camp di Solo yang akan melibatkan mahasiswa internasional. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keakraban, mempererat hubungan antarmahasiswa, dan memberikan pengalaman kebersamaan bagi mahasiswa dari berbagai negara.

Delapan mahasiswa baru internasional yang mengikuti pertemuan tersebut berasal dari enam negara dan menempuh pendidikan pada berbagai program studi. Dari Kamboja, Taim Anvert dan Lim Aimfal mengambil program studi Tadris Bahasa Inggris.

Abdul Hakim Wafi Bin Abdul Razak dari Malaysia menempuh studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, sedangkan Nadzripa Abdurahman Said dari Filipina mengambil program studi Ekonomi Syariah.

Pada jenjang magister, Sheheryar Khan dari Pakistan menempuh Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam, sementara Zamalkani Ahamada dari Komoro mengambil Magister Manajemen Pendidikan Islam. Adapun Ahmed Abdulraqeb Othman Ghaleb dari Yaman dan Basmala Osama Qorny Elsayed dari Mesir mengambil program studi Informatika.

Setelah pertemuan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di ruang kerja rektor. Para mahasiswa berbincang santai bersama pimpinan universitas sambil menikmati hidangan ringan dalam suasana kekeluargaan.

Melalui pertemuan ini, UIN Saizu terus memperkuat pendampingan bagi mahasiswa internasional agar dapat menjalani studi dengan baik dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara turut memperkaya keberagaman budaya di lingkungan kampus sekaligus menghadirkan semangat Kampus Desa Mendunia dalam kehidupan akademik UIN Saizu. (AL/AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #MahasiswaInternasional #InternasionalisasiKampus #InternationalOffice #Kampusdesamendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *