Pertemuan Rutin DWP UIN Saizu Bahas Healthy Aging dan Kepedulian Lingkungan

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar pertemuan rutin di Auditorium Utama UIN Saizu Purwokerto, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini diisi dengan edukasi kesehatan mengenai healthy aging atau penuaan sehat, kultum tentang kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan kebersamaan antaranggota.
Pertemuan rutin kali ini dilaksanakan oleh unsur Rektorat sebagai petugas penyelenggara dan diikuti anggota DWP UIN Saizu. Selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan ini memberikan ruang bagi anggota untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan serta memperkuat kepedulian terhadap persoalan lingkungan.
Koordinator DWP Unsur Rektorat, Kusmiyatun menyampaikan bahwa kegiatan DWP selama ini telah berjalan dengan baik. Ia mengajak seluruh anggota untuk terus melakukan evaluasi agar program organisasi semakin efektif dan partisipasi anggota dapat terbagi secara merata.
“Kegiatan DWP kita selama ini sudah berjalan sangat baik. Terkait dengan program-program seperti Jumat Berkah, kita terus belajar dan mengevaluasi pelaksanaannya agar semakin efektif,” ujar Kusmiyatun.
Dia menjelaskan bahwa unsur Rektorat tidak hanya mencakup unit rektorat pusat, tetapi juga UPT Bahasa, Perpustakaan, dan Ma’had Al-Jami’ah. Karena itu, pembagian tugas diupayakan melibatkan seluruh unit tersebut secara bergiliran.
Kusmiyatun juga mengapresiasi anggota yang telah bersedia menjalankan tugas dan berharap semangat gotong royong terus terjaga. Menurutnya, keterlibatan anggota dalam berbagai penugasan sekaligus menjadi kesempatan untuk belajar dan melatih keberanian.
Ketua DWP UIN Saizu Purwokerto, Nurjanah Ridwan, turut mengapresiasi kehadiran anggota dalam pertemuan tersebut. Ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga kebersamaan dan meningkatkan citra positif organisasi melalui berbagai kegiatan.
“Saya mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang telah berkenan hadir. Melalui momentum ini, saya mengajak kita semua untuk terus mempererat tali silaturahmi, menjaga semangat kebersamaan, dan senantiasa berupaya meningkatkan citra positif DWP UIN Saizu dalam setiap peran serta kegiatan yang kita jalankan,” ungkap Nurjanah.
Dia berharap kegiatan DWP tidak hanya memperkuat peran anggota sebagai pendamping aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga memberikan manfaat bagi sivitas akademika dan masyarakat luas.
Agenda berikutnya diisi kultum oleh Durrotun Nafisah yang mengangkat persoalan kekeringan dan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Dalam materinya, ia menjelaskan bahwa kekeringan dapat berdampak pada kesehatan dan kondisi ekonomi masyarakat. Ketersediaan air juga sangat penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk sebagai sarana bersuci atau taharah.

Durrotun mengajak anggota DWP untuk berkontribusi menjaga lingkungan melalui langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan sesuai kemampuan masing-masing.
“Kita harus peduli semampu kita. Menanam pohon di sekitar lingkungan merupakan salah satu cara kita berpartisipasi agar lingkungan di sekitar kita semakin sejuk,” pesannya.
Ia juga mengaitkan kepedulian terhadap lingkungan dengan nilai-nilai kesantrian dalam momentum Hari Santri. Menurutnya, santri perlu memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam. Ia berharap Allah SWT segera menurunkan hujan sehingga masyarakat dapat kembali memenuhi kebutuhan air dengan lebih baik.
Edukasi kesehatan kemudian disampaikan oleh dr. Arina Cynthia Lulu Zuhrotun Nisa, dokter ASN di Klinik Isyfina Medika UIN Saizu. Pada awal pemaparannya, ia memperkenalkan klinik beserta layanan kesehatan yang tersedia, sebelum menjelaskan materi utama mengenai healthy aging atau upaya menjaga kesehatan dan kualitas hidup seiring bertambahnya usia.
Dr. Arina menjelaskan pengertian kelompok lanjut usia berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Ia juga memaparkan berbagai perubahan alami tubuh akibat proses penuaan yang dipengaruhi faktor biologis, lingkungan, dan gaya hidup.
Perubahan tersebut dapat berupa penurunan massa otot dan kepadatan tulang, perubahan fungsi kardiovaskular dan otak, serta menurunnya daya tahan tubuh. Kondisi ini perlu diantisipasi melalui kebiasaan hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Dalam pemaparannya, dr. Arina menekankan lima pilar healthy aging, yaitu aktivitas fisik rutin, pemenuhan gizi seimbang dengan membatasi gula, garam, dan lemak, istirahat yang cukup, pemeriksaan kesehatan berkala, serta pemeliharaan kesehatan mental dan sosial.
“Untuk menjaga kualitas hidup di usia lanjut, kita perlu membiasakan aktivitas fisik secara rutin, menerapkan gizi seimbang, menjaga waktu istirahat, melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, serta tetap aktif bersosialisasi,” jelas dr. Arina.
Ia juga mengingatkan pentingnya deteksi dini penyakit kronis dan menjaga hubungan sosial untuk membantu mengurangi stres serta mempertahankan fungsi kognitif, termasuk daya ingat.
Melalui pertemuan rutin ini, DWP UIN Saizu diharapkan semakin memperkuat kebersamaan organisasi sekaligus meningkatkan kesadaran anggota mengenai pentingnya pola hidup sehat dan pelestarian lingkungan.
Berbagai materi yang disampaikan menjadi bekal bagi anggota untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat. (AL/AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #DWPUINSaizu #HealthyAging #EdukasiKesehatan #Kampusdesamendunia
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!