Perkuat Reputasi Internasional, UIN Saizu Purwokerto Masuk QS World University Rankings Asia 2027

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan internasionalisasi perguruan tinggi.
Untuk pertama kalinya, UIN Saizu Purwokerto berhasil masuk dalam daftar new entrant QS World University Rankings: Asia 2027 yang diumumkan lembaga pemeringkatan internasional QS Quacquarelli Symonds pada, Selasa (3/11/2026) petang.
Capaian tersebut menjadi pengakuan atas perkembangan UIN Saizu dalam membangun reputasi akademik dan memperluas daya saing di tingkat internasional. Keberhasilan ini sekaligus menempatkan UIN Saizu dalam peta persaingan perguruan tinggi di kawasan Asia.
Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan menyampaikan bahwa keberhasilan menembus pemeringkatan QS Asia 2027 merupakan tonggak penting sekaligus hasil dari upaya pengembangan institusi yang terus dilakukan.
Menurutnya, masuknya UIN Saizu dalam pemeringkatan internasional tersebut bukan sekadar pencapaian peringkat, melainkan momentum untuk memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, sumber daya manusia, dan jejaring kerja sama global.
“Capaian ini menjadi tonggak sejarah bagi UIN Saizu. Untuk pertama kalinya, kita masuk dalam QS World University Rankings: Asia. Ini merupakan bentuk pengakuan atas perkembangan institusi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing di tingkat internasional,” ungkapnya.
Pemeringkatan QS World University Rankings: Asia 2027 menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraannya. QS melibatkan lebih dari 1.700 perguruan tinggi dari 26 sistem pendidikan tinggi di kawasan Asia, termasuk 116 perguruan tinggi dari Indonesia.
Dalam pemeringkatan tersebut, UIN Saizu menjadi salah satu dari 22 perguruan tinggi Indonesia yang tercatat sebagai pendatang baru (new entrant). Secara keseluruhan, UIN Saizu menempati peringkat 1501+ di tingkat Asia, peringkat 238 di Asia Tenggara, dan peringkat 78 di Indonesia.
Posisi ini menjadi pijakan awal bagi kampus untuk memperluas pengakuan internasional dan meningkatkan performa pada pemeringkatan berikutnya. Salah satu aspek yang menjadi kekuatan UIN Saizu adalah internasionalisasi.

Indikator Mahasiswa Internasional berhasil menempati peringkat 232 di Asia, sedangkan indikator Dosen Internasional berada pada peringkat 299. Capaian tersebut didukung oleh rasio mahasiswa internasional sebesar 7,8 per 100 mahasiswa. Angka ini mencapai tiga kali median regional.
Sementara itu, rasio dosen internasional mencapai 8,6 per 100 dosen atau hampir dua kali median regional. Data tersebut menunjukkan perkembangan UIN Saizu dalam membangun lingkungan akademik yang semakin terbuka terhadap keberagaman dan interaksi lintas negara.
Kehadiran mahasiswa dan dosen internasional menjadi bagian penting dalam memperkuat atmosfer akademik berwawasan global. Pada indikator Reputasi Akademik dan Reputasi Pemberi Kerja, UIN Saizu juga telah berada dalam kelompok peringkat 401+.
Di balik capaian tersebut, hasil pemeringkatan QS Asia 2027 juga memberikan gambaran mengenai sejumlah aspek yang masih perlu diperkuat. Beberapa indikator UIN Saizu masih berada dalam kelompok peringkat 501+.
Salah satu pekerjaan penting adalah peningkatan kualifikasi akademik dosen. Saat ini, proporsi dosen bergelar doktor mencapai 35,6 persen, masih berada di bawah median regional sebesar 61,5 persen. Rasio dosen terhadap mahasiswa juga menjadi perhatian. UIN Saizu mencatatkan rasio 3,5 dosen per 100 mahasiswa, sementara median regional mencapai 6,2.
Pada aspek penelitian, rata-rata sitasi per publikasi mencapai 8,4, relatif mendekati median regional sebesar 9,3. Namun, produktivitas publikasi masih perlu ditingkatkan. Saat ini, rata-rata publikasi tercatat 0,4 per dosen, sedangkan median regional mencapai 3,3 publikasi.
Selain itu, mobilitas mahasiswa melalui program pertukaran masuk (inbound) dan keluar (outbound) masih terbatas. Indikator Jaringan Riset Internasional juga belum memperoleh peringkat.
Rektor UIN Saizu menegaskan bahwa hasil pemeringkatan ini perlu menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan strategi pengembangan institusi ke depan. Keunggulan yang telah dicapai harus dipertahankan, sementara indikator yang masih lemah perlu mendapatkan perhatian dan intervensi secara terukur.
Ke depan, UIN Saizu Purwokerto akan terus mendorong percepatan studi doktoral dosen, peningkatan publikasi pada jurnal bereputasi internasional, perluasan kolaborasi riset global, serta penguatan program pertukaran mahasiswa.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperkuat posisi UIN Saizu dalam persaingan akademik internasional.
Masuknya UIN Saizu dalam QS World University Rankings: Asia 2027 menjadi langkah awal yang penting. Capaian ini bukan titik akhir, melainkan fondasi untuk membangun universitas yang semakin unggul, berdaya saing, dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat global. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!