Lepas Kontingen OASE III 2026, UIN Saizu Bidik Prestasi di Lima Cabang Lomba
.webp)
PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto melepas kontingen mahasiswa yang akan berkompetisi dalam ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) III Tahun 2026.
Pelepasan berlangsung di depan lobi Rektorat UIN Saizu Purwokerto, Selasa (3/11/2026), sebelum kontingen bertolak menuju UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai lokasi penyelenggaraan kompetisi tingkat nasional tersebut.
Pelepasan dihadiri Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, Wakil Rektor I Prof. Suwito, Ketua Kontingen Dr. Alief Budiyono dan dosen pendamping Prof. M. Hizbul Muflihin, para official dan pendamping, serta mahasiswa peserta kompetisi.
Dalam sambutannya, Prof. Ridwan menyampaikan kebanggaannya atas keterlibatan mahasiswa UIN Saizu dalam lima cabang kompetisi OASE III 2026. Menurutnya, keikutsertaan tersebut menunjukkan keberagaman bidang keilmuan yang dikembangkan di UIN Saizu, mulai dari sosial humaniora, sains dan teknologi, hingga keagamaan.
“Saya kira itu gabungan antara kajian sains, teknologi, dan keagamaan, sosial keagamaan. Jadi, kami tentu patut berbangga dan berbahagia bahwa dari sisi sebaran keilmuan menggambarkan universitas, di situ ada sosial humaniora sekaligus saintek,” ujarnya.
Dia berharap seluruh delegasi mampu memberikan penampilan terbaik dan mengukir prestasi yang dapat mengharumkan nama UIN Saizu dalam kompetisi nasional yang mempertemukan mahasiswa PTKIN dari seluruh Indonesia tersebut.
Prof. Ridwan juga mengingatkan peserta agar tidak hanya mengandalkan persiapan teknis, tetapi mampu menunjukkan keunggulan dan keunikan dari setiap karya maupun gagasan yang dipresentasikan.
Menurutnya, nilai tambah (added value) dan keunikan (distinction) menjadi aspek penting yang perlu diperkuat agar peserta memiliki daya saing di hadapan dewan juri.
“Perlu Anda kenali produk yang akan Anda presentasikan, baik dalam bentuk produk teknologis maupun kemasyarakatan. Nilai lebihnya apa, distingsinya apa dari produk itu. Saya kira itu perlu dikenali, lalu diperkuat,” pesannya.
Selain mempersiapkan materi perlombaan, Rektor juga menekankan pentingnya koordinasi intensif dengan dosen pembina dan pendamping. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga semangat, berjuang maksimal, serta mengiringi setiap ikhtiar dengan doa.
Pihaknya optimistis keikutsertaan mahasiswa dalam OASE III 2026 dapat menghasilkan prestasi sekaligus meninggalkan warisan positif (legacy) bagi perkembangan dan kemajuan kampus.
“Dengan penuh semangat dan optimisme, insyaallah OASE 2026 ini akan mengukir prestasi dan Anda semuanya juga akan meninggalkan legacy bagi kemajuan dan kejayaan UIN Saizu,” ungkapnya.
Dalam kompetisi tahun ini, kontingen UIN Saizu mengikuti lima cabang lomba, yakni Da'i dan Da'iyah, Musabaqah Qira'atil Kutub, Nanoteknologi dan Kesehatan, Robotik, serta Sosial Kemasyarakatan.
Pada cabang Da'i dan Da'iyah, UIN Saizu diwakili Zacky Ferdianto. Sementara itu, Rifa' 'Ainushshofiyah mengikuti cabang Musabaqah Qira'atil Kutub.
Pada cabang Nanoteknologi dan Kesehatan, terdapat empat mahasiswa yang menjadi delegasi, yakni Azizah Tri Wulandari, Naufal Abdi Valencia, Sabrillah Raya Fadwa Addin Zildani, dan M. Khotibul Umam.
Selanjutnya, cabang Robotik diikuti Arifian Ilham Nur Riandana, Arkan Naufal Fathoni, Fiki Alif Maulana, dan Mahmud Hidayat. Adapun cabang Sosial Kemasyarakatan diwakili Niamilah Nabil Syahputra, Septi Rahmadani, Zahrotul Muna, dan Akhmad Khotib Musyafa.
.webp)
OASE PTKIN III Tahun 2026 diselenggarakan pada 3–7 November 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Mengusung tema “Tumbuh dan Berkembang Bersama Prestasi”, ajang ini menjadi wadah kompetisi ilmiah, keagamaan, dan riset bagi mahasiswa PTKIN se-Indonesia, sekaligus mendorong integrasi keilmuan dan inovasi.
Setelah menyampaikan sambutan, Prof. Ridwan secara resmi melepas kontingen UIN Saizu dengan mengucapkan basmalah. Prosesi dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Ketua Kontingen, Prof. Hizbul Muflihin. Selanjutnya, seluruh kontingen bersama dosen pendamping bertolak menuju Yogyakarta menggunakan bus.
Keikutsertaan dalam OASE III 2026 menjadi kesempatan bagi mahasiswa UIN Saizu untuk menunjukkan kapasitas akademik, kreativitas, dan inovasi di tingkat nasional. Melalui kompetisi ini, UIN Saizu berharap para delegasi mampu membawa pulang prestasi sekaligus memperkuat kiprah kampus dalam pengembangan keilmuan yang unggul, progresif, dan integratif. (AL/AR)
Kampus Desa Mendunia !
#UINSaizu #OASEPTKIN2026 #PrestasiMahasiswa #MahasiswaBerprestasi #Kampusdesamendunia
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!