KSR PMI UIN Saizu Borong Enam Penghargaan di RCVCA II Nasional 2026

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Komitmen Unit Kegiatan Khusus (UKK) Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto dalam membina dan meregenerasi relawan kembali membuahkan prestasi di tingkat nasional.
Delegasi KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto berhasil memborong enam penghargaan dalam ajang Red Cross Volunteer Competition and Action (RCVCA) II Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh KSR PMI Unit Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada Bulan Juli 2026.
Komandan UKK KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto, Adam Gunawan, menyampaikan, enam penghargaan tersebut meliputi Juara II Pertolongan Pertama (PP), Juara II News Anchor, Juara III News Anchor, Juara III Fasilitator, Juara Harapan II Fasilitator, serta Juara Harapan III Infografis.
Capaian ini menjadi bukti hasil pembinaan, latihan konsisten, kerja sama tim, dan regenerasi relawan yang dilakukan KSR PMI Unit UIN Saizu. Kompetisi tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para relawan muda untuk menguji kompetensi sekaligus memperluas pengalaman di tingkat nasional.
Dia menyampaikan bahwa delegasi UIN Saizu tampil dalam sejumlah cabang kompetisi dan berhasil membawa pulang penghargaan. Berikut daftar peraih prestasi dalam RCVCA II Nasional 2026:
Juara II News Anchor Competition Nasional diraih Zumrotul Khasanah, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Angkatan 2023.
Juara III News Anchor Competition Nasional diraih Aninda Maitsatunnuha, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam 2023.
Juara II Pertolongan Pertama Tingkat Nasional diraih tim mahasiswa antara lain Nevi Astika Ramadhani dari Perbankan Syariah 2023, Sifa Salasa Nabila dari Manajemen Dakwah 2024, Rahma Dwi Safitri dari Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 2024 dan Carry Anesty Putri dari Pendidikan Agama Islam 2025
Juara III Fasilitator Tim B Nasional: Neva Fitria Ramadani, mahasiswa Perbankan Syariah 2023, dan Maulidia Oktaviana, mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 2023.
Juara Harapan II Fasilitator Tim A Nasional diraih Nur Alfia Ramadani, mahasiswa Perbankan Syariah 2024, dan Ulfah Kholifatun Hasanah, mahasiswa Ekonomi Syariah 2024.
Juara Harapan III Infografis Nasiolah diraih Aulia Zahra Ningtias, mahasiswa Ekonomi Syariah 2024.
Seluruh rangkaian kompetisi tersebut berlangsung di Kampus UMP pada 8 Juli 2026. Raihan enam penghargaan dalam satu kompetisi menunjukkan kemampuan anggota KSR PMI UIN Saizu dalam mengembangkan keterampilan yang tidak hanya berkaitan dengan pertolongan kemanusiaan, tetapi juga komunikasi, fasilitasi, dan kreativitas.
Penanggung Jawab Delegasi Lomba dari Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Aninda Maitsatunnuha, mengapresiasi kerja keras seluruh delegasi yang telah menjalani proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil dari proses latihan yang terarah, kerja sama tim, serta komitmen peserta dan pelatih.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian lomba dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan berbagai prestasi yang membanggakan bagi KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto. Capaian ini merupakan hasil dari proses latihan, kerja sama tim, serta komitmen seluruh peserta dan pelatih,” ujarnya.
Dia berharap capaian tersebut dapat menjadi pijakan bagi KSR PMI UIN Saizu untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi pada kompetisi berikutnya. “Semoga pada kompetisi berikutnya kita dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih,” lanjutnya.
Salah satu peraih prestasi, Carry Anesty Putri, yang berhasil meraih Juara II Cabang Pertolongan Pertama, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Bagi Carry, RCVCA II Nasional 2026 memiliki arti tersendiri karena menjadi pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi secara luring.

“Tentunya saya sangat senang, bangga, dan bersyukur karena ini pertama kalinya saya mengikuti lomba secara offline,” tuturnya. Menurut Carry, pengalaman selama kompetisi tidak hanya memberikan kepuasan atas prestasi yang diraih, tetapi juga memperkaya pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan ketika berada di tengah masyarakat.
Dia berharap ilmu yang diperoleh selama kompetisi dapat dimanfaatkan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan sekaligus dibagikan kepada anggota KSR lainnya. “Harapan saya, ilmu yang saya dapatkan bisa diterapkan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan dan juga dapat saya bagikan kepada teman-teman yang belum mendapatkan kesempatan mengikuti lomba,” katanya.
Carry juga mengajak anggota KSR, khususnya Angkatan X, agar tidak ragu mencoba berbagai pengalaman baru. “Jangan takut mencoba karena setiap pengalaman dan perjuangan pasti memiliki makna yang dapat dipelajari,” pesannya.
Carry menegaskan bahwa prestasi yang diraihnya bukan semata-mata hasil perjuangan pribadi. Di balik pencapaian tersebut terdapat dukungan banyak pihak selama proses persiapan dan latihan.
Dia menyampaikan terima kasih kepada kedua orang tua, teman-teman Angkatan X, tim lomba, Komandan KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto, Bidang Litbang, Bidang Diklat, para pelatih, serta seluruh pihak yang telah memberikan doa, bimbingan, tenaga, dan waktu.
“Tanpa dukungan dan kepercayaan dari semua pihak, saya tidak akan mampu mencapai titik ini. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, berkembang, dan mengharumkan nama KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto di ajang-ajang berikutnya,” ungkapnya.
Pengalaman serupa dirasakan Nur Alfia Ramadani, peraih Juara Harapan II Cabang Fasilitator. Ia mengaku tidak menyangka dapat melaju hingga babak grand final dan mengikuti kompetisi secara luring.
“Alhamdulillah, saya tidak menyangka bisa masuk grand final dan mengikuti lomba secara offline. Ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti kompetisi luring di RCVCA dan menjadi pengalaman yang sangat berharga,” tuturnya.
Nur Alfia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal untuk terus meningkatkan kapasitasnya sebagai relawan sekaligus berbagi pengetahuan dengan anggota KSR PMI UIN Saizu lainnya.
“Harapan saya ke depan bisa terus meningkatkan pemahaman dari apa yang saya pelajari selama lomba, membagikan ilmu tersebut kepada teman-teman yang lain, dan semoga mendapat kesempatan untuk kembali mengikuti kompetisi di masa mendatang,” ujarnya.
Enam penghargaan yang diraih KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto dalam RCVCA II Nasional 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan relawan yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan mahasiswa yang kompeten dan berdaya saing.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota KSR PMI UIN Saizu untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas pengalaman, dan mengembangkan semangat kerelawanan, sekaligus membawa nama UIN Saizu semakin dikenal melalui prestasi di tingkat regional maupun nasional. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!