Details

Warek III UIN Saizu Buka PATRA 2026, Siapkan Pandega Baru Berkarakter dan Berjiwa Pengabdian

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Penerimaan Tamu Racana (PATRA) Racana Sunan Kalijaga–Cut Nyak Dien Gugus Depan (Gudep) 26.2833–26.2834 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi dibuka di Hall Perpustakaan UIN Saizu, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan PARTA 2026 akan berlangsung hingga Minggu (20/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi anggota baru untuk mengenal kehidupan kepramukaan di perguruan tinggi, sekaligus mengembangkan kemampuan berorganisasi.

Penerimaan Tamu Racana Tahun 2026 mengusung tema “Langkah Awal Pandega Baru yang Unggul dan Berkembang pada Penghayatan Hidup Luhur untuk Mewujudkan Cita-Cita Bersama.” Rangkaian kegiatan dikemas dalam bentuk kegiatan indoor dan outdoor dengan sejumlah agenda, di antaranya keracanaan, jumpa tokoh, Garuda Berprestasi, dan outbound.

Kegiatan tersebut melibatkan 60 orang reka kerja dan 34 peserta yang terdiri atas tiga putra dan 31 putri. Pembukaan dihadiri Wakil Rektor III sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Harian UIN Saizu Purwokerto, Prof. Sunhaji, serta Pembina Racana Sunan Kalijaga, Prof. M. Hizbul Muflihin.

Ketua Dewan Racana Cut Nyak Dien, Mukodimah Alutfiah Rifai, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PATRA menjadi tahapan awal bagi anggota baru untuk mengenal Pramuka di lingkungan perguruan tinggi. “PATRA ini Adalah langkah awal untuk mengenal Pramuka di perguruan tinggi UIN Saizu Purwokerto, bagaimana berorganisasi di Pramuka ini,” ujarnya.

Dia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik sehingga PATRA dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi peserta.
“Selamat menjalankan PATRA dengan baik, semoga kegiatan berjalan lancar, sukses, dan bermanfaat bagi kita semua,” lanjutnya.

Sementara itu, Prof. Sunhaji mengatakan Pramuka memiliki peran dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan kreatif. Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kehidupan di masyarakat.

“Pramuka ini adalah organisasi yang salah satunya bertujuan mencetak generasi-generasi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, kreatif, dan tentunya generasi-generasi yang mampu membawa atau menjadi garda depan kemajuan bangsa dan negara kita, Indonesia,” tutur Prof. Sunhaji.

Dia menilai aktivitas kepramukaan juga dapat membentuk ketahanan mental, semangat, serta kesederhanaan mahasiswa. Pengalaman berorganisasi dan berkegiatan bersama masyarakat menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

“Secara pribadi, saya menganggap bahwa Pramuka ini disiplin, mandiri, kreatif, dan seterusnya memang sejalan dalam membentuk jati diri. Coba bedakan antara mahasiswa yang aktif di Pramuka dengan yang tidak, pasti berbeda dari segi ketahanannya, semangatnya, dan kesederhanaannya,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sunhaji juga mengapresiasi kegiatan pengabdian yang selama ini dilakukan anggota Racana Sunan Kalijaga–Cut Nyak Dien di wilayah Banyumas. Kegiatan tersebut antara lain membaur bersama masyarakat, melakukan penghijauan, memberikan bimbingan belajar, hingga pembinaan rohani.

Menurutnya, pengalaman tersebut sejalan dengan tema PATRA yang tidak hanya berorientasi pada proses penerimaan anggota baru, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter dan pengabdian.

“Tema ini tentu menjadi harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi sebuah proses penerimaan anggota baru, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membentuk pribadi pandega yang memiliki karakter, integritas, semangat pengabdian, serta mampu berproses dan berkembang bersama rakyat,” ungkapnya.

Prof. Sunhaji mendorong peserta mengikuti seluruh rangkaian PATRA dengan sungguh-sungguh. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anggota baru untuk belajar, berproses, beradaptasi, sekaligus membangun persaudaraan di lingkungan Racana.

Dia juga menyampaikan bahwa keberadaan Pramuka Pandega dapat terus dioptimalkan untuk mendukung berbagai kegiatan di lingkungan kampus. Hal tersebut mencakup kegiatan seremonial, upacara, maupun kegiatan kemahasiswaan lainnya, termasuk peluang pengembangan program diklat protokoler bagi anggota Pramuka.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh karena nanti akan ada pemateri, serta menjadikannya sebagai ruang belajar, berproses, beradaptasi, dan membangun persaudaraan,” katanya.

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta oleh Prof. Sunhaji dan Prof. Hizbul Muflihin. Seremonial pembukaan ditandai dengan pembunyian angklung oleh Prof. Sunhaji bersama Prof. Hizbul Muflihin.

Prof. Sunhaji berharap peserta PATRA Tahun 2026 dapat tumbuh menjadi bagian dari Racana yang aktif, bertanggung jawab, dan berkarakter. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan PATRA, tetapi terus berkembang dalam pengabdian kepada Racana, almamater, masyarakat, bangsa, dan negara.

“Akhir kata, selamat mengikuti seluruh rangkaian acara Penerimaan Tamu Racana Tahun 2026. Jadikan setiap proses sebagai pengalaman, setiap tantangan sebagai pembelajaran, dan setiap kebersamaan sebagai bagian dari perjalanan untuk mewujudkan cita-cita bersama,” pungkasnya.

Kegiatan PATRA Racana Sunan Kalijaga–Cut Nyak Dien UIN Saizu Tahun 2026 akan berlanjut hingga Minggu (20/9/2026) dengan berbagai kegiatan indoor dan outdoor sebagai bagian dari proses pengenalan, pembinaan, dan pengembangan anggota baru di lingkungan kepramukaan perguruan tinggi. (AL/AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #PramukaUINSaizu #PATRA2026 #RacanaSaizu #Kampusdesamendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *