Details

Tim Mahasiswa Ekonomi Syariah UIN Saizu Raih Juara 3 Business Plan 2026 Lewat Inovasi Fashion dari Limbah Plastik

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menorehkan prestasi di bidang kewirausahaan. Tim yang terdiri atas Aulia Zahra Ningtias, Akhtar Ihsanulhaq, dan Qatrunnada Ramadhani berhasil meraih Juara 3 Lomba Business Plan 2026.

Kompetisi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Seminar Nasional Creative Digital Economy yang diselenggarakan oleh DEMA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Saizu Purwokerto. Prestasi tersebut diraih melalui gagasan bisnis Circlora Apparel, sebuah konsep usaha fashion berkelanjutan yang mengolah botol plastik bekas menjadi produk pakaian bernilai guna dan ekonomi.

Salah satu Tim Mahasiswa Ekonomi Syariah UIN Saizu Purwokerto, Aulia Zahra Ningtias menyebutkan, Circlora Apparel mengusung konsep sustainable fashion dengan memanfaatkan limbah botol plastik sebagai salah satu bahan dasar produk. Tim mengembangkan sejumlah produk fashion, antara lain T-shirt, jaket casual, dan sportswear jersey.

Melalui konsep tersebut, Aulia dan tim berupaya menghadirkan alternatif pemanfaatan limbah plastik sekaligus menciptakan produk fashion yang inovatif dan memiliki nilai jual. Gagasan itu berangkat dari upaya menggabungkan kewirausahaan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

"Limbah botol plastik yang selama ini menjadi salah satu persoalan lingkungan diarahkan untuk memiliki nilai tambah melalui proses pengembangan menjadi produk fashion," ujarnya dalam keterangan pada Kamis (17/9/2026).

Keikutsertaan dalam kompetisi juga menjadi sarana bagi tim untuk mengembangkan kemampuan dalam menyusun sekaligus mempresentasikan ide bisnis. Mereka tidak hanya dituntut menghasilkan gagasan kreatif, tetapi juga mampu menjelaskan potensi bisnis dan mempertahankan konsep yang ditawarkan.

Bagi Aulia, Akhtar, dan Qatrunnada, kompetisi tersebut memberikan pengalaman penting dalam memahami proses pengembangan sebuah ide bisnis. Proses itu dimulai dari mengidentifikasi permasalahan, merumuskan solusi, mengembangkan produk, hingga mempertimbangkan nilai ekonomi dan aspek keberlanjutan lingkungan.

Selain kemampuan akademik, kompetisi turut mengasah kemampuan nonakademik, seperti kerja sama tim, kreativitas, inovasi, komunikasi, serta kemampuan mempresentasikan dan mempertahankan gagasan bisnis di hadapan peserta dan penyelenggara.

Keberhasilan meraih Juara 3 Business Plan 2026 yang berlangsung Bulan Juni 2026 itu menjadi bukti bahwa mahasiswa dapat mengembangkan gagasan kewirausahaan yang tidak hanya berorientasi pada nilai ekonomi, tetapi juga menawarkan solusi terhadap persoalan lingkungan.

Melalui Circlora Apparel, tim mahasiswa Ekonomi Syariah UIN Saizu menunjukkan bahwa inovasi bisnis dapat dikembangkan dengan menggabungkan kreativitas, peluang ekonomi, dan prinsip keberlanjutan. (AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *