Berita

Petakan Kompetensi dan Potensi, 54 ASN UIN Saizu Jalani Profiling ASN di BKN

Petakan Kompetensi dan Potensi, 54 ASN UIN Saizu Jalani Profiling ASN di BKN

SEMARANG, UINSAIZU.AC.ID- Sebanyak 54 Aparatur Sipil Negara (ASN) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mengikuti Profiling ASN di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Semarang, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan profiling ASN tersebut menjadi bagian dari upaya pemetaan kompetensi, potensi, dan karakteristik ASN. Data yang diperoleh diharapkan dapat mendukung pengembangan manajemen talenta, sistem merit, serta perencanaan karier ASN di lingkungan UIN Saizu Purwokerto.

Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Saizu Purwokerto, Nugraha Stiawan, membuka rangkaian kegiatan sekaligus menyampaikan sambutan kepada seluruh peserta.

Nugraha menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UPT BKN Semarang yang telah mengundang dan memfasilitasi pelaksanaan Profiling ASN bagi ASN UIN Saizu Purwokerto. Menurutnya, profiling ASN memiliki peran penting karena dapat memberikan gambaran mengenai kompetensi sekaligus potensi yang dimiliki setiap pegawai.

Dia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan profiling dengan sungguh-sungguh sehingga memperoleh hasil yang optimal. “Semoga seluruh ASN UIN Saizu Purwokerto dapat menyelesaikan soal dengan baik dan memperoleh skor maksimal,” harap Nugraha.

Pelaksanaan Profiling ASN UIN Saizu Purwokerto di UPT BKN Semarang dikoordinasikan oleh Tim OKH UIN Saizu Purwokerto. Koordinator kegiatan, Astuti Istikaroh, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sesuai dengan rencana.

Petakan Kompetensi dan Potensi, 54 ASN UIN Saizu Jalani Profiling ASN di BKN

Untuk menjaga kondisi fisik peserta agar tetap prima, seluruh ASN peserta profiling menginap satu malam sebelumnya di The Wujil Resort & Conventions.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan baik dan lancar, tidak kurang suatu apa, sesuai dengan apa yang direncanakan. Agar kegiatan profiling ASN berjalan dengan baik, sebelum kegiatan semua peserta menginap dan beristirahat semalam di The Wujil Resort & Conventions,” ujar Astuti.

Dia mengatakan seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Setelah kegiatan berakhir, seluruh peserta kembali ke rumah masing-masing tanpa mengalami kendala. Dalam Profiling ASN, peserta menyelesaikan sejumlah instrumen penilaian yang mencakup empat bidang utama.

Pertama, Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural. Bidang ini mengukur berbagai aspek perilaku kerja, seperti integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi pada hasil, pelayanan publik, pengembangan diri dan orang lain, kemampuan mengelola perubahan, pengambilan keputusan, serta peran sebagai pemersatu bangsa.

Kedua, Potensi Dasar. Aspek ini mengukur kemampuan kognitif peserta melalui sejumlah materi, antara lain aritmetika, pola angka, pola huruf, sinonim, analogi, dan penalaran logis.

Ketiga, Literasi Digital. Penilaian ini berkaitan dengan kemampuan ASN dalam memahami dan memanfaatkan teknologi informasi. Materi literasi digital diberikan secara seragam kepada seluruh peserta sebagai bagian dari pemetaan kemampuan digital ASN.

Keempat, Prediksi Karier. Aspek ini memetakan kecenderungan minat, nilai pribadi, aspirasi, dan pengalaman kerja peserta. Hasilnya dapat menjadi salah satu bahan dalam mengarahkan pengembangan karier ASN berdasarkan pendekatan teori Holland.

Petakan Kompetensi dan Potensi, 54 ASN UIN Saizu Jalani Profiling ASN di BKN

Seluruh 54 ASN UIN Saizu Purwokerto mengikuti dan menyelesaikan keempat bidang profiling tersebut dengan baik. Profiling ASN tidak sekadar menjadi instrumen untuk mengetahui kompetensi dan potensi individu. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi bagian dari penguatan manajemen kepegawaian berbasis data.

Hasil profiling dapat mendukung manajemen talenta melalui ketersediaan data kompetensi dan potensi ASN yang lebih komprehensif. Data tersebut dapat menjadi salah satu bahan dalam mempercepat penerapan manajemen talenta di lingkungan instansi pemerintah.

Selain itu, hasil profiling dapat mendukung penerapan sistem merit. Data mengenai kualifikasi, kompetensi, potensi, dan kinerja ASN dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan karier, termasuk penempatan, promosi, mutasi, maupun pengembangan pegawai.

Profiling juga dapat menjadi dasar bagi pimpinan dalam merancang program pengembangan kompetensi ASN. Hasil pemetaan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, bimbingan, coaching, maupun pengembangan lainnya sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing pegawai.

Tidak kalah penting, data profiling dapat mendukung perencanaan suksesi dengan membantu memetakan ASN yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai calon pengisi jabatan manajerial pada masa mendatang.

Dengan selesainya pelaksanaan Profiling ASN di UPT BKN Semarang, UIN Saizu Purwokerto memiliki tambahan data mengenai potensi dan kompetensi ASN. Data tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu dasar dalam mengembangkan sumber daya manusia dan mengelola karier ASN secara lebih terarah, objektif, dan berbasis kompetensi. (AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *