Perkuat Koordinasi, PPID UIN Saizu Petakan Dokumen untuk E-Monev PPID 2026

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto memperkuat koordinasi untuk mematangkan persiapan pengisian E-Monev PPID Tahun 2026.
Koordinasi yang berlangsung pada Selasa (8/9/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan ketersediaan, kelengkapan, serta kesesuaian dokumen yang dibutuhkan dalam proses monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik.
Kegiatan diikuti tim PPID Pelaksana Universitas. Hadir dalam koordinasi tersebut Koordinator PPID Pelaksana Universitas Nurkhikmah, Sekretaris PPID Pelaksana Universitas Astuti Istikaroh, Bidang Sistem Informasi Muhammad Fadlan, Bidang Penyebarluasan Informasi Safrudin Aziz dan Alvin Hidayat, serta Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Kholil Arkham Hakim.
Koordinasi difokuskan pada pemetaan berbagai dokumen yang telah tersedia di website PPID UIN Saizu Purwokerto. Tim mencermati dokumen, data, dan informasi yang tersedia untuk kemudian disesuaikan dengan indikator serta kebutuhan instrumen E-Monev PPID 2026.
Langkah tersebut dilakukan secara sistematis untuk mengetahui sejauh mana dokumen yang tersedia telah memenuhi kebutuhan evaluasi keterbukaan informasi publik. Selain itu, pemetaan juga membantu tim mengidentifikasi dokumen yang masih perlu dilengkapi atau diperbarui.
Koordinator PPID Pelaksana Universitas UIN Saizu Purwokerto, Nurkhikmah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang telah bekerja dalam pengelolaan dan penyiapan dokumen PPID.
“Terima kasih kepada seluruh tim PPID yang telah bekerja keras dalam mengelola dan menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan. Koordinasi ini penting agar kita dapat memastikan seluruh dokumen yang tersedia benar-benar sesuai dengan kebutuhan E-Monev PPID,” ungkap Nurkhikmah.

Selanjutnya, proses pemetaan dokumen dipimpin oleh Muhammad Fadlan dari Bidang Sistem Informasi. Tim mengidentifikasi dokumen yang telah dipublikasikan melalui website PPID, kemudian mencocokkannya dengan indikator dan kebutuhan E-Monev PPID 2026.
Hasil pemetaan tersebut kemudian dibahas dan dievaluasi bersama. Setiap dokumen dicermati untuk memastikan tidak ada informasi penting yang terlewat sekaligus mengetahui kebutuhan dokumen tambahan yang masih harus dipenuhi.
Persiapan E-Monev PPID tidak semata-mata diarahkan untuk memenuhi kebutuhan administratif evaluasi. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi bagian dari upaya UIN Saizu Purwokerto meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan informasi publik.
Ketersediaan informasi yang mudah diakses, transparan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan tinggi.
Karena itu, pemetaan dan verifikasi dokumen dilakukan secara cermat agar informasi yang disediakan melalui kanal PPID dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung prinsip keterbukaan informasi publik.
Koordinasi pengisian E-Monev PPID 2026 tersebut akan dilanjutkan pada hari berikutnya. Tahapan selanjutnya mencakup penyelesaian pemetaan, verifikasi, serta evaluasi terhadap dokumen yang dibutuhkan.
Melalui langkah tersebut, PPID UIN Saizu Purwokerto menunjukkan keseriusan dalam memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik. Pengelolaan dokumen yang semakin sistematis diharapkan dapat mendukung terwujudnya UIN Saizu sebagai lembaga yang informatif, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan informasi masyarakat.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan tata kelola kelembagaan di lingkungan UIN Saizu Purwokerto, khususnya dalam memastikan hak masyarakat untuk memperoleh informasi publik dapat terpenuhi secara baik.(AR/AS)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!