Details

Ekspose IKTD 2026, UIN Saizu Dorong Penguatan Kinerja dan Profesionalisme Tenaga Kependidikan

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar Ekspose Indeks Kinerja Tenaga Kependidikan (IKTD) Tahun 2026, Kamis (10/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Hall Perpustakaan UIN Saizu tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus apresiasi terhadap kinerja tenaga kependidikan di lingkungan kampus.

Ketua LPM UIN Saizu Purwokerto, Prof. Supriyanto, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dia mengajak seluruh peserta mengawali rangkaian kegiatan dengan membaca basmalah bersama. Dalam sambutannya, Prof. Supriyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kependidikan dan pejabat yang telah mengikuti Ekspose IKTD Tahun 2026.

Menurutnya, evaluasi kinerja perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang positif dan membahagiakan. “Bekerja pada prinsipnya harus bahagia. Maka ciptakan suasana kerja yang membahagiakan di manapun dan kapanpun. IKTD ini tentunya sebagai penilaian yang jauh dari sempurna," ujarnya.

Namun, lanjut dia, tahun demi tahun penilaian ini prinsipnya harus dilakukan secara lebih baik, sehingga nantinya mempunyai dampak yang positif untuk meningkatkan kinerja kita semua. Dia menjelaskan, IKTD tidak hanya berfungsi sebagai instrumen untuk menilai kinerja tenaga kependidikan. Lebih dari itu, IKTD menjadi bagian dari proses evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.

Evaluasi yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu mendorong tenaga kependidikan untuk terus mengembangkan kompetensi, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan layanan terbaik bagi sivitas akademika. Penilaian IKTD Tahun 2026 dilakukan melalui penilaian dari pimpinan, atasan, dan sejawat.

Proses tersebut mencakup sejumlah aspek yang berkaitan langsung dengan kinerja dan profesionalisme tenaga kependidikan. Aspek yang dinilai meliputi kesungguhan atau produktivitas kerja, ketaatan, kedisiplinan, loyalitas, prakarsa, pengembangan diri, kerja sama, dan komunikasi.

Hasil penilaian kemudian menjadi dasar penetapan tenaga kependidikan dengan capaian IKTD terbaik peringkat I, II, dan III. Selain itu, UIN Saizu Purwokerto juga memberikan penghargaan kepada Tendik Terfavorit Tahun 2026.

Prof. Supriyanto menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas capaian individu. Para penerima penghargaan juga diharapkan mampu menjadi contoh dan inspirasi bagi tenaga kependidikan lainnya. “Peraih IKTD terbaik dan terfavorit ini tentunya bisa menjadi model bagi kita semua,” katanya.

Ekspose hasil penilaian IKTD dipandu oleh Dr. Aris Saefulloh. Dalam sesi tersebut diumumkan tenaga kependidikan yang memperoleh capaian terbaik berdasarkan hasil penilaian IKTD Tahun 2026. IKTD Terbaik I diraih Nur Anisa Setyaningrum, Perencana Ahli Muda, dengan skor 3,93.

Posisi IKTD Terbaik II diraih Kholil Arkham Hakim, Analis Hukum Ahli Pertama, dengan skor 3,80. Sementara IKTD Terbaik III diraih Vanndam Harjanu, Analis SDM Aparatur Ahli Pertama, dengan skor 3,78. Selain tiga peraih IKTD terbaik, penghargaan Tendik Terfavorit Tahun 2026 diberikan kepada Rusmin Priono, Pengadministrasi Perkantoran pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Saizu Purwokerto.

Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi UIN Saizu terhadap dedikasi, kinerja, dan kontribusi tenaga kependidikan dalam mendukung penyelenggaraan layanan akademik maupun administratif. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan piagam penghargaan kepada para peraih IKTD terbaik dan Tendik Terfavorit Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua LPM UIN Saizu bersama sejumlah dekan fakultas. Kegiatan tidak berhenti pada pemaparan hasil evaluasi dan pemberian penghargaan. UIN Saizu juga menghadirkan sesi pengembangan motivasi bagi seluruh peserta dengan menghadirkan Arif Widodo, motivator nasional.

Sesi motivasi tersebut diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi tenaga kependidikan, sekaligus memperkuat semangat dalam menjalankan tugas secara profesional, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.

Melalui Ekspose IKTD Tahun 2026, UIN Saizu Purwokerto menegaskan komitmennya membangun budaya kerja yang mengedepankan evaluasi, apresiasi, profesionalisme, dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.

IKTD diharapkan tidak sekadar menjadi instrumen penilaian tahunan. Evaluasi tersebut diarahkan menjadi bagian dari budaya organisasi yang mampu mendorong tenaga kependidikan untuk bekerja lebih profesional, membangun kolaborasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu layanan dan kemajuan UIN Saizu.(AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *