Details

Profil Mahasiswi KPI Septi Rahmadani: Ketika Kecantikan Bertemu Kecerdasan dari Kampus Hijau UIN Saizu

UINSAIZU.AC.ID- Di balik sorotan lampu yang berkilau dan gemuruh tepuk tangan di ajang Miss Beauty Indonesia 2025, berdiri sosok muda yang memancarkan cahaya tidak hanya dari senyumnya, tetapi juga dari kecerdasannya Septi Rahmadani, mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Saintek, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto.

Bagi banyak orang, panggung kecantikan sering kali identik dengan penampilan fisik dan busana gemerlap. Namun bagi Septi, panggung itu adalah ruang untuk berbicara, untuk menunjukkan bahwa kecantikan sejati lahir dari pikiran yang tajam, hati yang tulus, dan keberanian untuk menjadi diri sendiri.

Perjalanan Septi dimulai ketika ia mengikuti ajang Miss Beauty D.I Yogyakarta 2025. Di tengah persaingan ketat dengan finalis dari berbagai daerah, Septi tampil dengan penuh keyakinan. Ia tidak hanya menawan secara visual, tetapi juga menonjol  karena kemampuan berbicaranya yang jernih dan bernas.

Melalui sesi presentasi bakat, catwalk, hingga tanya jawab, Septi memperlihatkan kedewasaan berpikir dan kehangatan pribadi yang memikat hati juri. Hasilnya, ia berhasil meraih Juara 3 (2nd Runner Up) sekaligus lolos ke tingkat nasional yang digelar di Palembang, Sumatera Selatan.

“Saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Semoga di tingkat nasional nanti saya bisa memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik UIN Saizu,” ujarnya saat itu dengan mata berbinar sebuah kalimat sederhana yang mencerminkan tekad kuat seorang perempuan muda yang sedang menapaki jalannya.

Babak nasional di Palembang bukan sekadar kompetisi, melainkan perjalanan pembentukan karakter. Selama lima hari karantina dari 7 hingga 11 Juli 2025 Septi bersama para finalis lainnya mengikuti berbagai sesi intensif: pembekalan, wawancara, pelatihan public speaking, dan pengembangan kepribadian.

Di sanalah, keteguhan Septi diuji. Setiap malam, ia merenung dan merefleksi diri. Ada tangis yang mengalir karena tekanan, ada rasa lelah yang hampir membuatnya menyerah. Namun justru di sanalah kecantikannya yang sejati mulai tumbuh dari keberanian untuk terus berdiri meski tubuh dan hati mulai letih.

“Setiap malam saya refleksi, menangis karena tekanan, tapi juga bersyukur karena bisa belajar dan bertumbuh dengan cepat. Proses ini benar-benar membentuk karakter saya,” kisahnya lirih namun penuh keteguhan.

Dan kerja keras itu tidak sia-sia. Di malam puncak Miss Beauty Indonesia 2025, nama Septi Rahmadani kembali menggema. Ia dinobatkan sebagai Juara 1 Kategori Intelegensia, penghargaan bergengsi yang diberikan kepada finalis dengan kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, serta wawasan luas tentang isu sosial dan budaya.

Penghargaan ini menjadi simbol bahwa kecantikan tidak selalu tentang rupa, melainkan tentang bagaimana seseorang memancarkan nilai dan pemikiran yang berarti. Septi telah membuktikan bahwa intelektualitas dan keanggunan bisa berjalan beriringan, bahwa mahasiswi berhijab dari kampus hijau di Purwokerto pun mampu menembus panggung nasional dengan identitas dan prinsip yang ia pegang teguh.

Bagi Septi, kemenangan ini bukan sekadar prestasi pribadi. Ia menyadari bahwa setiap langkah di panggung itu membawa nama baik kampus, fakultas, dan para dosen yang telah membimbingnya.

Ia didampingi oleh dosen pendamping, Nurul Khotimah, yang selalu memberi dorongan semangat di tengah proses yang berat. “Semoga kemenangan ini membawa manfaat, bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga bagi banyak orang yang ingin terus maju dan bermanfaat,” tutupnya.

Dekan Fakultas Dakwah dan Saintek, Dr. Muskinul Fuad pun memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, Septi adalah contoh nyata mahasiswa UIN Saizu yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berani menembus batas ruang publik dan membawa nilai-nilai Islam dalam konteks modern yang inspiratif.

Kisah Septi Rahmadani adalah potret nyata perjalanan seorang perempuan muda yang menjadikan ilmu, iman, dan karakter sebagai fondasi untuk bersinar. Dari ruang kuliah di kampus hijau Purwokerto hingga panggung nasional di Palembang, Septi membuktikan bahwa mimpi besar bisa digapai siapa saja yang mau berproses dan berjuang tanpa henti.

UIN Saizu patut berbangga memiliki sosok seperti Septi mahasiswi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga membawa semangat kebaikan dan keteladanan. Di balik setiap langkahnya yang anggun di atas panggung, ada pesan yang ingin ia sampaikan kepada generasi muda: bahwa kecantikan sejati adalah keberanian untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri. (AR/AF)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *