Details

Belajar, Bertumbuh, dan Berani Bicara di Setiap Panggung Kehidupan

UINSAIZU.AC.ID - Di balik ketenangan wajahnya, tersimpan semangat besar untuk terus tumbuh dan belajar. Namanya Fitriyani, mahasiswa aktif semester 3 Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Mahasiswi asal Tasikmalaya ini adalah potret muda yang percaya bahwa setiap langkah dalam pendidikan adalah bagian dari ibadah dan bentuk rasa syukur kepada Allah.

Fitriyani menempuh pendidikan dasar di MIN 3 Tasikmalaya, kemudian melanjutkan ke MTsN 14 Tasikmalaya, dan menamatkan pendidikan menengah di MAN 7 Tasikmalaya. Perjalanan pendidikannya penuh warna dari lingkungan pesantren yang menanamkan nilai-nilai spiritual, hingga kini di kampus Islam negeri yang membuka cakrawala berpikirnya lebih luas.

“Awalnya sempat khawatir beradaptasi dengan lingkungan baru di Purwokerto, apalagi jauh dari keluarga,” tuturnya. “Tapi ternyata, di UIN Saizu saya justru menemukan rumah kedua. Dosen, teman-teman, dan kegiatan kampus membuat saya berkembang, baik secara akademik maupun pribadinya.

Sebagai mahasiswa, Fitriyani tak hanya sibuk mengejar nilai di kelas. Ia aktif dalam berbagai kegiatan kampus, di antaranya menjadi anggota UKM RASA dan ADIKSI. Kedua organisasi ini menjadi wadah penting baginya untuk menyalurkan minat dan mengasah kemampuan non-akademik.

Namun, dunia yang paling memikat bagi Fitriyani adalah dunia berbicara dan menulis. Ia menyadari bahwa kemampuan menyampaikan gagasan dengan baik adalah keterampilan penting bagi mahasiswa. Karena itu, ia aktif mengikuti berbagai perlombaan pidato dan ceramah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Hasilnya tak main-main. Fitriyani berhasil menorehkan prestasi seperti:

  • Juara 3 Lomba Pidato Bahasa Indonesia Nasional (KINMU) 2025
  • Juara 3 Lomba Pidato Bahasa Indonesia Internasional (INISCOM) 2025
  • Juara Harapan 2 Olimpiade Sains Islam Nasional (OSIN) 2025
  • Juara 2 Pidato Indonesia Mathla Islamic Fair 2023 tingkat Kabupaten Tasikmalaya

Prestasi itu menjadi bukti bahwa ketekunan dan keberanian untuk mencoba dapat membuka banyak peluang. “Saya tidak ingin berhenti di sini,” ujarnya tersenyum. “Saya ingin terus mengasah kemampuan komunikasi saya agar bisa bermanfaat bagi banyak orang.”Selain gemar berbicara di depan umum, Fitriyani juga jatuh cinta pada dunia literasi dan konten kreatif. (AR/TA)

 

Kampus Desa Mendunia!

 

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #KampusDesaMendunia

 

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *