Details

Workshop KKN Angkatan 57 UIN Saizu Dorong Inovasi UPZ, Perkuat Ekonomi Masyarakat Purbalingga

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat peran pengabdian masyarakat berbasis ekonomi keumatan. Melalui Workshop Pemberdayaan Masyarakat KKN Angkatan 57, UIN Saizu mendorong lahirnya inovasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai strategi memperkuat ekonomi desa dan kelurahan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Saizu ini berlangsung pada Selasa (6/1/2026) di Auditorium UIN Saizu Purwokerto. Workshop ini menjadi tahap awal pembekalan wajib bagi mahasiswa sebelum terjun langsung ke lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Purbalingga.

Sebanyak 268 mahasiswa yang tergabung dalam 26 kelompok KKN tampak memadati auditorium. Mereka hadir mengenakan seragam atasan putih, bawahan hitam, dan jas almamater kebanggaan UIN Saizu. Workshop ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman sosiologis, ekonomi, dan tantangan riil di masyarakat.

Acara tersebut dihadiri langsung Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan, Sekretaris LPPM Dr. Toifur, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Mawi Khusni Albar, serta jajaran tim LPPM UIN Saizu.

Dalam sambutannya, Prof. Ridwan menegaskan bahwa kesiapan mental dan intelektual menjadi kunci keberhasilan KKN. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa KKN Angkatan 57 akan difokuskan di dua wilayah strategis, yakni Kecamatan Padamara dan Kecamatan Kalimanah.

Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga, Suroto, Camat Padamara Tri Wibowo, Camat Kalimanah Karseno, serta akademisi UIN Gusdur Pekalongan Ade Gunawan.

Dalam pemaparannya, Suroto menjelaskan kondisi geografis, demografis, serta peta ekonomi masyarakat Purbalingga. Ia menyoroti isu strategis daerah, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan ekonomi inklusif, ketahanan pangan, hingga penguatan infrastruktur.

Secara khusus, Suroto mendorong mahasiswa UIN Saizu untuk menghadirkan program pemberdayaan ekonomi umat berbasis UPZ. Ia menekankan bahwa keberadaan UPZ di desa dan kelurahan pasca KKN akan menjadi ciri khas sekaligus nilai tambah kontribusi UIN Saizu.

“Desa dan kelurahan di Kecamatan Padamara dan Kalimanah pasca KKN UIN Saizu harus ada UPZ. Ini menjadi branding kalian agar berbeda dengan KKN universitas lain,” tegas Suroto di hadapan peserta workshop.

Selain aspek ekonomi, Suroto juga mengajak mahasiswa menjadikan KKN sebagai ladang ibadah dan sarana syiar Islam moderat. Ia berpesan agar mahasiswa menjaga akhlakul karimah serta marwah institusi selama menjalankan pengabdian di desa.

“Laksanakan KKN sebagai ibadah, syiar Islam, dan penguatan kebangsaan. Jaga sikap, perilaku, serta panji-panji UIN Saizu agar terus memberi manfaat bagi umat. Berangkat sehat, pulang sehat,” ujarnya. Pesan tersebut mendapat sambutan hangat dari ratusan mahasiswa yang akan segera diterjunkan ke lokasi KKN.

Sementara itu, Camat Padamara Tri Wibowo dan Camat Kalimanah Karseno menyatakan kesiapan wilayahnya menerima mahasiswa KKN UIN Saizu. Keduanya menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi dan menggerakkan potensi lokal masyarakat.

Tri Wibowo mengingatkan bahwa keberhasilan KKN sangat ditentukan oleh sejauh mana mahasiswa mampu memahami karakter sosial masyarakat sebelum menjalankan program kerja. “Mahasiswa harus mampu menggerakkan komponen masyarakat. Sebelum turun ke desa, penting memahami kondisi riil Kecamatan Padamara,” kata Tri Wibowo.

Kegiatan workshop dilanjutkan dengan pembekalan teknis mengenai metodologi pengabdian masyarakat yang disampaikan oleh Mawi Khusni Albar dan Ade Gunawan. Materi ini menekankan pendekatan partisipatif, keberlanjutan program, serta dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui workshop ini, KKN Angkatan 57 UIN Saizu diharapkan tidak hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi sosial dan ekonomi berbasis nilai keislaman, khususnya melalui penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di desa-desa Purbalingga. (AL/AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #KKN #KKN57 #LPPM #Pengabdianmasyarakat #Ekoteologi #Kampusdesamendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *