Details

Warek I UIN Saizu Tegaskan Komitmen Kampus Ciptakan Lingkungan Aman dari Bullying dan Kekerasan Seksual

UINSAIZU.AC.ID- Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Suwito, menegaskan kembali komitmen kampus dalam menciptakan lingkungan yang aman, beretika, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Pesan ini Prof. Suwito sampaikan dalam kegiatan pembinaan pegawai yang digelar bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI ke-54 di Auditorium Utama UIN Saizu Purwokerto, Senin (1/12/2025). Hadir pimpinan rektorat lengkap, dari rektor hingga seluruh wakil rektor.

Acara pembinaan pegawai tersebut diikuti dosen dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat profesionalisme ASN, sekaligus menata tata kelola akademik yang berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan seluruh civitas akademika.

Dalam pemaparannya, Prof. Suwito menekankan bahwa seluruh aktivitas akademik maupun non-akademik di UIN Saizu harus terbebas dari tindakan perundungan dan kekerasan seksual. Ia menegaskan keamanan psikis dan fisik merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas pembelajaran dan kehidupan kampus yang sehat.

“Tolong dipastikan seluruh aktivitas akademik maupun non-akademik di UIN Saizu Purwokerto, baik dosen maupun tendik, harus aman dari bullying dan kekerasan seksual. Ini menjadi perhatian sangat serius berkaitan dengan kekerasan seksual kampus maupun perundungan,” tegasnya.

Pesan ini sekaligus memperkuat komitmen UIN Saizu Purwokerto dalam mendukung kebijakan Kementerian Agama terkait pencegahan kekerasan seksual, serta penyediaan ruang edukatif yang inklusif dan berintegritas.

Prof. Suwito juga mengajak seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk berperan aktif dalam pencegahan perundungan maupun kekerasan seksual. Ia menekankan bahwa fungsi pengawasan tidak hanya bertumpu pada unit tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

Setiap dosen diminta untuk memastikan interaksi pembelajaran berlangsung dengan etika, tidak diskriminatif, dan bebas dari tekanan. Sementara itu, tenaga kependidikan juga diminta menjaga atmosfer pelayanan yang ramah dan melindungi hak-hak mahasiswa.

Prof. Suwito turut mengingatkan pentingnya pembinaan moralitas mahasiswa melalui pengawasan perilaku sehari-hari, etika berpakaian, hingga ketertiban dalam berkendara di lingkungan kampus. Menurutnya, aspek-aspek ini akan membentuk karakter mahasiswa yang unggul, disiplin, dan berintegritas.

Pembinaan pegawai ini mempertegas komitmen UIN Saizu dalam mewujudkan kampus yang aman dari bullying dan kekerasan seksual serta menjamin hak belajar yang nyaman bagi seluruh mahasiswa. Dengan kolaborasi seluruh civitas akademika, UIN Saizu meneguhkan diri sebagai kampus yang unggul, progresif, dan integratif.

Selain isu perlindungan mahasiswa, Warek I juga menyampaikan sejumlah fokus akademik yang menjadi perhatian institusi, termasuk integrasi materi moderasi beragama, keadilan gender dan ekoteologi. Ketiga materi tersebut akan diperkuat dalam proses belajar-mengajar untuk membentuk karakter mahasiswa yang toleran, sadar kesetaraan, dan peka lingkungan.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Suwito meminta dosen untuk segera melengkapi RPS di Sipinter agar tidak menghambat akreditasi. Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi peran Pembimbing Akademik (PA) dalam memberikan pendampingan dan motivasi kepada mahasiswa, termasuk pengisian logbook di sistem akademik. (AR/AL)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #PembinaanPegawai #KampusBerdampak #KemenagBerdampak #Kampusdesamendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *