Warek I UIN Saizu Beberkan Strategi PMB 2026: Prioritaskan Prestasi dan Rekrut Mahasiswa Berkualitas

UINSAIZU.AC.ID- Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Suwito, menegaskan komitmen kampus untuk memperkuat kualitas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026.
Melalui arahannya pada kegiatan pembinaan pegawai yang digelar Senin (1/12/2025) lalu, Prof. Suwito menginstruksikan seluruh civitas akademika agar bersiap menghadapi proses rekrutmen secara lebih terstruktur, kompetitif, dan berbasis prestasi.
Dalam pemaparannya, Prof. Suwito menekankan PMB 2026 akan diarahkan untuk menjaring calon mahasiswa yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik. UIN Saizu membuka berbagai jalur seleksi yang disiapkan untuk mengakomodasi beragam potensi calon mahasiswa.
“PMB tahun 2026 harus kita sukseskan bersama. Kita ingin mahasiswa yang masuk adalah mereka yang punya kualitas, prestasi, karakter, dan kesiapan akademik yang baik,” ujarnya. Jalur prestasi menjadi salah satu unggulan karena dapat menarik calon mahasiswa berbakat di berbagai bidang.
Pada PMB 2026, jalur prestasi UIN Saizu meliputi:
⦁ Portofolio prestasi akademik dan non-akademik
⦁ Tahfidz minimal dua juz
⦁ Pengalaman mondok di pesantren minimal dua tahun
⦁ Aktivis Organisasi Sekolah dan Madrasah (AOSMA)
⦁ Prestasi olahraga, seni, dan karya tulis ilmiah (ORSENI & KTI)
Prof. Suwito menyebut jalur ini penting untuk memastikan kampus mendapatkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keunggulan karakter, kepemimpinan, dan soft skill.
Selain jalur prestasi, UIN Saizu juga bersiap menyambut peserta dari berbagai skema seleksi nasional dan internal kampus. Prof. Suwito menyampaikan bahwa koordinasi lintas unit harus berjalan efektif agar semua jalur PMB dapat berjalan baik dan terukur.
“SNBP, SNBT, SPAN-UM PTKIN, hingga jalur mandiri semuanya harus dipersiapkan. Setiap unit harus bergerak bersama agar proses PMB berjalan profesional dan transparan,” tegasnya.
Prof. Suwito menekankan pentingnya kolaborasi seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk menyukseskan PMB 2026. Menurutnya, keberhasilan PMB bukan hanya tanggung jawab panitia, tetapi seluruh unsur kampus.
“PMB bukan sekadar agenda tahunan. Ini pintu masuk bagi kualitas kampus. Maka seluruh civitas akademika harus berperan. Kita dorong promosi, bimbingan, dan kolaborasi agar mahasiswa terbaik memilih UIN Saizu,” jelasnya.
Dengan berbagai jalur seleksi dan sistem penilaian yang semakin matang, UIN Saizu berkomitmen membangun generasi mahasiswa yang unggul secara akademik, matang secara moral, serta siap menghadapi tantangan global.
PMB 2026 diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas input mahasiswa, sekaligus memperkuat reputasi UIN Saizu sebagai kampus Islam yang progresif, integratif, dan berdaya saing global. (AR/AL)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuPurwokerto #UINSaizuMaju #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!