UPT TIPD UIN Saizu Purwokerto Buka MikroTik Academy Batch 3, Cetak Talenta Digital Bersertifikat Internasional

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat kompetensi digital mahasiswanya melalui penyelenggaraan MikroTik Academy Batch 3.
Program yang digelar oleh Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (UPT TIPD) tersebut resmi dibuka pada Selasa (21/7/2026) di Ruang Pertemuan Lantai 4 Gedung Rektorat UIN Saizu Purwokerto.
Sebanyak 20 mahasiswa Program Studi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) mengikuti pelatihan intensif yang menjadi bagian dari DigiCourse, program unggulan UPT TIPD dalam meningkatkan keterampilan digital sekaligus mempersiapkan lulusan yang memiliki daya saing global melalui sertifikasi internasional.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Rektor I, Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Saizu Purwokerto, Prof. Suwito, yang menegaskan bahwa penguasaan teknologi informasi harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai keislaman.
"Sebagai mahasiswa UIN Saizu Purwokerto, meskipun menimba ilmu di Program Studi Informatika, kalian harus mampu mengaitkan keahlian di bidang Teknologi Informasi dengan nilai-nilai ibadah. Niatkan penguasaan teknologi ini untuk menebar kemaslahatan dan kebaikan bagi masyarakat luas," ujar Prof. Suwito.
Menurutnya, kemampuan teknis tanpa diimbangi karakter dan integritas akan kehilangan makna. Karena itu, UIN Saizu berupaya melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang teknologi, tetapi juga memiliki orientasi pengabdian kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Suwito menjelaskan bahwa peserta akan mengikuti ujian MikroTik Certified Network Associate (MTCNA), yaitu sertifikasi internasional tingkat dasar di bidang jaringan komputer yang diakui secara global.
Sertifikasi ini mengukur kemampuan peserta dalam melakukan konfigurasi, pengelolaan, serta pemeliharaan jaringan berbasis perangkat MikroTik yang banyak digunakan oleh instansi pemerintah, dunia pendidikan, maupun perusahaan.

Sementara itu, Kepala UPT TIPD UIN Saizu Purwokerto, Muchammad Fadlan, mengatakan bahwa penyelenggaraan MikroTik Academy merupakan tindak lanjut kerja sama strategis antara UIN Saizu dengan MikroTik Latvia dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi.
Ia menilai kesempatan mengikuti pelatihan dan sertifikasi internasional secara gratis merupakan peluang yang sangat berharga bagi mahasiswa. "Tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan mengikuti pelatihan berstandar internasional ini tanpa biaya," ujarnya.
Maka dari itu, pihaknya meminta para peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. "Sertifikat ini akan menjadi bekal penting untuk memperkuat portofolio, sehingga mempermudah memasuki dunia kerja. Namun ketika nantinya sudah bekerja, jangan lupakan tanggung jawab utama untuk tetap menyelesaikan perkuliahan," pesan Fadlan.
Pelatihan MikroTik Academy Batch 3 berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Juli 2026. Selama pelaksanaan, peserta memperoleh pembelajaran berbasis praktik mengenai berbagai materi jaringan komputer, mulai dari konfigurasi router, manajemen jaringan, pengaturan firewall, hingga teknik troubleshooting dasar.
Selain memperoleh materi secara intensif dari instruktur bersertifikat, seluruh peserta juga mendapatkan fasilitas pelatihan dan akomodasi tanpa dipungut biaya. Pada akhir pelatihan, peserta mengikuti ujian sertifikasi internasional MTCNA.
Dari 20 peserta, sebanyak 16 mahasiswa berhasil dinyatakan lulus dan berhak memperoleh sertifikat internasional MikroTik Certified Network Associate, sedangkan 4 peserta lainnya belum memenuhi standar kelulusan.
UPT TIPD UIN Saizu Purwokerto memastikan mahasiswa yang belum berhasil tetap memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan dan ujian pada batch berikutnya.
Program MikroTik Academy menjadi salah satu bagian penting dari DigiCourse, program distingsi UPT TIPD UIN Saizu Purwokerto yang dirancang untuk memperkuat keterampilan digital mahasiswa sekaligus menumbuhkan jiwa inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi.
Melalui program tersebut, UIN Saizu berupaya menjawab kebutuhan dunia industri yang semakin menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi praktis, sertifikasi profesional, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Dengan penyelenggaraan MikroTik Academy secara berkelanjutan, UIN Saizu Purwokerto menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan transformasi digital di tingkat nasional maupun internasional. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!