Details

UKM Karawitan Setya Laras UIN Saizu Rekam Klenengan Gending Arum Ndalu bersama RRI Purwokerto

UINSAIZU.AC.ID- UKM Karawitan Setya Laras UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan seni tradisional Jawa. Salah satunya melalui kegiatan rekaman klenengan Gending Arum Ndalu bersama Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto.

Kegiatan rekaman tersebut berlangsung di Studio Kesenian RRI Purwokerto pada Senin, 5 Januari 2026, mulai pukul 09.00 hingga 11.15 WIB. Rekaman ini menjadi bagian dari program budaya yang mengangkat kekayaan seni karawitan Jawa kepada masyarakat luas.

Pembina UKM Karawitan Setya Laras UIN Saizu Purwokerto, Dr. Warto menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah konkret mahasiswa dalam menjaga eksistensi seni tradisional, khususnya karawitan, di tengah arus modernisasi.

“Melalui rekaman klenengan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teknik karawitan, tetapi juga berperan aktif melestarikan warisan budaya Jawa agar tetap hidup dan dikenal lintas generasi,” ujar Dr. Warto.

Dia menambahkan, kolaborasi dengan RRI Purwokerto menjadi momentum strategis untuk memperluas jangkauan seni karawitan kepada publik, baik melalui siaran radio maupun platform digital.

Rekaman Gending Arum Ndalu melibatkan seluruh anggota UKM Karawitan Setya Laras yang tampil dengan penuh penghayatan. Mereka didampingi oleh para Pelatih Karawitan, yakni Bejo, Sikin, Abdi, Kasinem, dan Nabila, yang selama ini berperan penting dalam pembinaan teknis maupun artistik.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Sriyono, Ketua Pepadi Kabupaten Banyumas, yang menilai bahwa keterlibatan mahasiswa dalam produksi seni karawitan merupakan sinyal positif bagi masa depan seni tradisi. “Anak muda yang mau belajar dan tampil serius dalam karawitan adalah harapan besar bagi keberlanjutan budaya Jawa,” ungkap Sriyono.

Hasil rekaman klenengan Gending Arum Ndalu dijadwalkan akan disiarkan melalui Radio RRI Pro 1 Purwokerto serta live streaming di kanal YouTube RRI Purwokerto pada 16 Januari 2026, pukul 22.00–23.00 WIB.

Melalui siaran tersebut, UKM Karawitan Setya Laras berharap masyarakat dapat menikmati sajian karawitan yang autentik sekaligus mengenal peran mahasiswa UIN SAIZU dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya Nusantara.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa kampus tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang subur bagi tumbuhnya kesadaran budaya dan identitas bangsa. (AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *