UKK KSR UIN Saizu Sukses Gelar COMRECYV III Tingkat Nasional 2026, Libatkan 748 Relawan Muda dari Berbagai Daerah
.jpeg)
PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- UKK KSR PMI Unit UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda yang berjiwa kemanusiaan melalui penyelenggaraan Competition of Red Cross Youth Volunteer III (COMRECYV III) Tingkat Nasional Tahun 2026.
Ketua Panitia COMRECYV III, Lutfi Nur Afifah mengatakan, ajang kepalangmerahan ini menjadi salah satu program unggulan UKK KSR PMI Unit UIN Saizu Purwoketo. Mengusung tema "Karuna Arutala Bhakti Prayatna," kegiatan tersebut sukses digelar di kawasan Kampus UIN Saizu Purwokerto pada Minggu (12/7/2026).
COMRECYV III menjadi ruang pengembangan kompetensi sekaligus penguatan jejaring relawan muda dari berbagai penjuru Indonesia. Kompetisi ini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, solidaritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Lutfi menyebutkan, ada sebanyak 748 peserta dari 85 kontingen ambil bagian dalam kompetisi nasional ini. Mereka terdiri atas 26 kontingen PMR Madya, 43 kontingen PMR Wira, serta 16 kontingen KSR Perguruan Tinggi yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.
Sebelum memasuki babak puncak, seluruh peserta mengikuti proses seleksi secara daring. Hasilnya, 180 peserta dari 44 kontingen berhasil lolos ke Grand Final dan berkompetisi secara langsung di Kampus UIN Saizu Purwokerto.
Beragam cabang lomba dipertandingkan dalam COMRECYV III, meliputi Pertolongan Pertama, Perawatan Keluarga, Pendidikan Remaja Sebaya, Donor Darah Sukarela, Ayo Siaga Bencana, Esai, serta Fasilitator. Seluruh perlombaan dirancang untuk mengukur kemampuan teknis sekaligus membangun karakter relawan yang siap menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan.
Dia mengatakan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi UIN Saizu dalam mencetak relawan muda yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat. Menurutnya, COMRECYV III bukan sekadar kompetisi untuk menentukan juara, melainkan juga menjadi ruang belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan kapasitas diri bagi seluruh peserta.

"COMRECYV III tidak hanya berhenti sebagai kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi menjadi wadah yang sesuai dengan filosofi tema kami, yaitu Karuna Arutala Bhakti Prayatna. Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kasih sayang, menguatkan kepedulian, serta menjadi pembuktian pengabdian bagi para relawan muda yang profesional, berintegritas, dan siap terjun ke masyarakat," ujarnya.
Dia menambahkan, nilai-nilai kemanusiaan yang dibangun selama kompetisi diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk terus aktif dalam berbagai aksi sosial dan kebencanaan di daerah masing-masing.
Komandan UKK KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto, Adam Gunawan, menyampaikan bahwa penyelenggaraan COMRECYV yang telah memasuki tahun ketiga menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Jumlah peserta dan kontingen terus mengalami peningkatan sehingga menjadi motivasi bagi panitia untuk menghadirkan kompetisi yang semakin berkualitas.
Menurutnya, COMRECYV diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan berskala nasional sekaligus memperkuat jaringan relawan PMI antardaerah. Antusiasme peserta setiap tahunnya, terus meningkat hingga mencapai 85 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia.
"Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menyelenggarakan COMRECYV pada tahun-tahun berikutnya dengan kualitas yang semakin baik. Kami ingin UIN Saizu terus dikenal sebagai kampus yang aktif mencetak relawan muda yang unggul dan berjiwa kemanusiaan," ungkapnya.
Selain memberikan pengalaman berkompetisi bagi peserta, COMRECYV III juga menjadi sarana pembelajaran bagi panitia dalam mengelola kegiatan berskala nasional.
.jpeg)
Dia menjelaskan bahwa seluruh proses, mulai dari tahap perencanaan, rekrutmen panitia, penyusunan indikator teknis perlombaan, hingga pelaksanaan kegiatan memberikan pengalaman berharga dalam membangun kepemimpinan, komunikasi, manajemen organisasi, serta kerja sama tim.
Ia mengaku seluruh proses persiapan yang panjang terbayar ketika melihat antusiasme peserta dan kekompakan panitia selama kegiatan berlangsung. "Rasa lelah selama proses persiapan terbayar ketika melihat dedikasi panitia dan semangat peserta selama mengikuti kompetisi. Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja keras seluruh panitia yang saling mendukung hingga COMRECYV III dapat berjalan dengan baik," tuturnya.
Setelah melalui penilaian dewan juri secara kompetitif, COMRECYV III menetapkan para juara umum pada masing-masing kategori. Untuk kategori PMR Madya, gelar Juara Umum diraih oleh SMP Negeri 1 Banyumas. Sementara kategori PMR Wira berhasil dimenangkan oleh SMK Negeri 1 Banyumas Tim A.
Adapun pada kategori KSR Perguruan Tinggi, predikat Juara Umum diraih oleh KSR Unit Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Keberhasilan para juara menjadi penutup rangkaian COMRECYV III yang diharapkan mampu melahirkan relawan-relawan muda yang kompeten, adaptif, serta memiliki dedikasi tinggi dalam bidang kemanusiaan.
Melalui penyelenggaraan kompetisi berskala nasional ini, UIN Saizu Purwokerto kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif membangun karakter, kepemimpinan, serta nilai-nilai kemanusiaan bagi generasi muda Indonesia melalui pembinaan organisasi kemahasiswaan dan kegiatan pengabdian yang berdampak luas. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!