UIN Saizu Resmi Submit UI GreenMetric 2026, Langkah Besar Menuju Kampus Berkelanjutan Berkelas Dunia

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi menyelesaikan proses submit data UI GreenMetric World University Rankings 2026 pada Sabtu, 11 Juli 2026. Tahapan ini menjadi tonggak penting bagi UIN Saizu dalam perjalanan menuju kampus berkelanjutan yang diakui di tingkat global.
Proses submit dilakukan secara daring oleh seluruh anggota Tim Green Campus UIN Saizu setelah melalui rangkaian persiapan selama hampir enam bulan, mulai dari pembentukan tim, pendampingan intensif bersama UI GreenMetric, hingga tiga kali asesmen. Pengumuman hasil pemeringkatan UI GreenMetric dijadwalkan berlangsung pada 24 September 2026.
Komitmen UIN Saizu terhadap pembangunan kampus berkelanjutan dimulai pada pertengahan Januari 2026. Saat itu, Rektor UIN Saizu membentuk Tim Green Campus yang diketuai oleh Dr. Alief Budiyono. Setelah terbentuk, seluruh anggota tim langsung melakukan pembagian tugas sesuai bidang masing-masing.
Ketua Tim Green Campus UIN Saizu Purwokerto, Dr. Alief Budiyono menyebutkan, UI GreenMetric merupakan program baru bagi UIN Saizu Purwokerto, tahap awal difokuskan pada pendalaman konsep, mekanisme penilaian, indikator, hingga penyusunan bukti dukung (evidence).
Selama beberapa pekan pertama, seluruh anggota tim mempelajari secara intensif sistem penilaian UI GreenMetric sebagai bekal menyusun strategi menuju pemeringkatan internasional. Memasuki awal Februari 2026, Tim Green Campus berhasil menyelesaikan kajian mengenai tujuh kriteria utama, 118 indikator penilaian, model asesmen, serta berbagai dokumen pendukung yang dibutuhkan.
Hasil kajian tersebut kemudian diseminasi kepada seluruh pimpinan universitas, mulai dari tingkat rektorat, fakultas hingga unit kerja agar seluruh sivitas akademika memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya pembangunan kampus berkelanjutan. Untuk memperoleh hasil maksimal, Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan menginstruksikan tim agar menjalin komunikasi langsung dengan pihak UI GreenMetric.
Langkah tersebut mendapat respons positif. Setelah melalui koordinasi selama beberapa hari, pada akhir Februari 2026 UIN Saizu dan UI GreenMetric resmi menjalin kerja sama pendampingan sebagai bagian dari persiapan mengikuti pemeringkatan dunia.
Memasuki awal Maret, Tim Green Campus mulai mengumpulkan seluruh data yang diperlukan sesuai standar UI GreenMetric. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan tujuh kriteria utama yang mencakup 118 indikator, mulai dari infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan limbah, penggunaan air, transportasi, pendidikan dan penelitian, hingga tata kelola lingkungan kampus.
Pada saat yang sama, tim juga mempersiapkan asesmen perdana bersama asesor UI GreenMetric. Asesmen pertama berlangsung pada 9 April 2026. Dalam evaluasi tersebut, asesor UI GreenMetric memberikan berbagai masukan, kritik, serta rekomendasi untuk penyempurnaan data maupun kebijakan kampus.
Meski masih berada pada tahap awal, UIN Saizu memperoleh apresiasi karena dinilai memiliki komitmen kuat untuk membangun kampus berkelanjutan. Momentum ini menjadi langkah awal UIN Saizu memasuki persaingan pemeringkatan global UI GreenMetric.
Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan semakin diperkuat melalui Seminar Ekoteologi yang digelar pada 20 April 2026. Seminar menghadirkan Ketua UI GreenMetric, Dr. Vishnu, sebagai narasumber utama. Dari UIN Saizu, Guru Besar bidang Ekosufisme Prof. Suwito turut menjadi pembicara.
Melalui forum ilmiah tersebut, Tim Green Campus memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai konsep sustainability, implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), serta integrasi nilai-nilai ekoteologi dalam pengelolaan perguruan tinggi.
Dua hari setelah seminar, tepatnya pada 22 April 2026, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama bekerja sama dengan UI GreenMetric memberikan pengarahan kepada seluruh rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi motivasi besar bagi Tim Green Campus UIN Saizu.
Arahan tersebut semakin menguatkan keyakinan bahwa langkah yang ditempuh UIN Saizu sejalan dengan salah satu Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan tata kelola kampus yang berorientasi pada keberlanjutan.
Pada 8 Mei 2026, UIN Saizu mengikuti asesmen kedua. Asesor kembali mengevaluasi seluruh data yang telah dikumpulkan serta memberikan sejumlah catatan perbaikan. Selain kritik dan saran, asesor juga memberikan motivasi kepada Tim Green Campus agar tetap konsisten.
Menurut asesor, pembangunan kampus berkelanjutan bukanlah kompetisi jangka pendek, melainkan proses panjang yang membutuhkan komitmen berkelanjutan. "GreenMetric bukan sprint, tetapi maraton," menjadi pesan penting yang terus dipegang oleh tim.
Perkembangan signifikan terlihat pada asesmen ketiga yang dilaksanakan pada 30 Juni 2026. Data yang disusun Tim Green Campus dinilai jauh lebih matang dibanding asesmen sebelumnya. Asesor UI GreenMetric bahkan memberikan apresiasi tinggi kepada UIN Saizu sebagai newcomer yang mampu berkembang sangat cepat dan melampaui ekspektasi.
Dalam kesempatan tersebut, asesor juga berpesan agar UIN Saizu terus melakukan monitoring terhadap setiap pembangunan maupun pengembangan infrastruktur kampus sehingga tetap selaras dengan prinsip GreenMetric dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Setelah melewati proses pendampingan, tiga kali asesmen, penyempurnaan data, serta koordinasi lintas unit, Tim Green Campus UIN Saizu akhirnya melakukan submit data UI GreenMetric World University Rankings 2026 secara daring pada 11 Juli 2026.
Proses submit dilakukan bersama oleh seluruh anggota tim sebagai penanda berakhirnya tahapan persiapan dan dimulainya proses evaluasi tingkat internasional. Hasil resmi UI GreenMetric World University Rankings 2026 dijadwalkan diumumkan pada 24 September 2026.
Keikutsertaan UIN Saizu dalam UI GreenMetric menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mewujudkan tata kelola kampus yang ramah lingkungan, mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), serta memperkuat reputasi sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, berdaya saing global, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!