UIN Saizu Purwokerto Kejar Pemeringkatan Global, Demi Wujudkan Kampus Berkelas Dunia

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus berbenah dan berlari cepat untuk mewujudkan visi sebagai kampus berkelas dunia.
Salah satu langkah strategis yang diambil Kampus UIN Saizu Purwokerto, yakni dengan mengejar pemeringkatan global melalui QS Star dan QS World University Rankings (QS WUR).
Hal ini ditegaskan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Saizu Purwokerto, Prof. Supriyanto dalam Workshop Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi Berbasis Akreditasi Internasional yang digelar di Hotel Aston Purwokerto, Senin (14/4/2025).
Menurut Prof. Supriyanto, internasionalisasi kampus adalah jalan menuju pengakuan global. UIN Saizu saat ini sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti pemeringkatan QS Star.
Hal ini yang dianggap lebih cepat memberikan hasil dan berdampak positif terhadap branding, reputasi akademik, serta daya saing institusi.
“Pemeringkatan ini bukan sekadar prestise, tapi bagian dari tanggung jawab moral untuk meningkatkan mutu dan reputasi kampus secara berkelanjutan,” ujarnya.
Fokus pada 7 Pilar Pemeringkatan
Dalam pemeringkatan QS Star, UIN Saizu Purwokerto akan fokus pada tujuh pilar utama, yakni:
1. Teaching
2. Employability
3. Internationalization
4. Academic Development
5. Facilities
6. Social Responsibility
7. Inclusiveness
Untuk itu, seluruh unit kampus mulai dari rektorat, fakultas, hingga program studi diminta bersinergi menyiapkan data, indikator, dan bukti dukung yang dibutuhkan.

Target: Kampus Bertaraf Internasional 2025
Tak tanggung-tanggung, UIN Saizu menargetkan tercapainya status kampus berstandar internasional pada tahun 2025, dengan indikator:
1. 55 dosen bersertifikasi nasional dan internasional
2. Peningkatan jumlah publikasi bereputasi
3. Penguatan kerjasama internasional
4. Modernisasi sarana prasarana kampus
5. Meningkatnya peringkat dalam Webometric dan QS Star
Kegiatan workshop ini melibatkan 125 peserta dari berbagai unsur kampus, termasuk rektorat, dekanat, kepala unit, dosen, dan tim teknis akreditasi internasional.
Dalam kesempatan itu, hadir pula pemateri dari Bappenas dan pakar QS Ranking yang membahas strategi teknis menuju pemeringkatan global.
Komitmen Kolektif Civitas Akademika
Sementara itu, Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan menekankan bahwa pencapaian ini hanya akan berhasil bila menjadi komitmen kolektif seluruh civitas akademika.
“Bukan hanya pimpinan, tapi semua dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa harus punya semangat dan kesadaran menuju kampus kelas dunia,” tutupnya. (AR)
UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul!!!
#uinsaizu #uinsaizupurwokerto #uinsaizumaju



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!