UIN Saizu Perkuat Promosi Pendidikan dan Kolaborasi Akademik di Kedutaan Besar Myanmar dan Libanon

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperluas jaringan kerja sama internasional melalui kunjungan promosi pendidikan dan kolaborasi akademik di Kedutaan Besar Myanmar dan Libanon.
Kunjungan kali ini dipimpin Wakil Rektor III UIN Saizu Purwokerto, Prof. Sunhaji dan Direktur International Office (IO), Dr. Mohamad Sobirin. Kunjungan ini menjadi upaya untuk mempererat hubungan akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Kolaborasi Strategis dengan Kedutaan Besar Myanmar
Di Kedutaan Besar Republik Persatuan Myanmar, perwakilan UIN Saizu disambut H.E. Mr. Mang Hau Thang (Menteri Kedutaan Besar), Shwe Yi Phyo (Counsellor), Aye Khin Myat (First Secretary), dan Tin Tun Aung (Second Secretary). Pertemuan ini membahas beberapa agenda strategis terkait kerja sama akademik, antara lain:
1. Teaching Staff Exchange dan Student Exchange
Program pertukaran tenaga pengajar dan mahasiswa antara UIN Saizu dan universitas di Myanmar untuk mempererat hubungan akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan.
2. Peluang Studi bagi Mahasiswa Myanmar
Kedutaan Myanmar mengajukan kuota 2-5 mahasiswa untuk belajar di UIN Saizu, khususnya di jurusan Ilmu Lingkungan, Arsitektur, Teknologi Informasi, dan Magister Manajemen Pendidikan.
3. Kursus Bahasa Indonesia
UIN Saizu menawarkan kursus Bahasa Indonesia bagi staf Kedutaan Myanmar serta Kementerian Luar Negeri Myanmar guna meningkatkan pemahaman bahasa dan budaya.
4. Riset Kolaboratif
Universitas di Yangon Myanmar dan UIN Saizu sepakat untuk melakukan riset bersama dalam berbagai bidang keilmuan yang relevan.

Pertemuan Bersejarah di Kedutaan Besar Libanon
Di Kedutaan Besar Libanon, perwakilan UIN Saizu disambut langsung oleh Duta Besar Libanon untuk Indonesia, H.E. Nasrallah Hatem, yang baru bertugas di Indonesia kurang dari dua pekan.
Kunjungan ini menjadi pertemuan resmi pertama yang beliau hadiri. Dalam diskusi, Dubes Libanon menyampaikan kondisi ekonomi dan politik terkini di negaranya serta sistem pendidikan yang masih didominasi oleh sektor swasta.
Hasil diskusi dengan Dubes Libanon menghasilkan beberapa poin penting, yaitu:
1. Peluang Beasiswa bagi Warga Libanon
UIN Saizu membuka kesempatan bagi warga Libanon untuk melanjutkan studi di universitas ini guna mendukung pendidikan di negara tersebut.
2. Kesediaan Dubes Libanon Mengajar Bahasa Arab
Sebagai upaya peningkatan kompetensi bahasa bagi mahasiswa, Dubes Libanon menyatakan kesediaannya untuk mengajar Bahasa Arab di UIN Saizu.
3. Riset Kolaboratif
UIN Saizu dan perguruan tinggi di Libanon akan menjalin kerja sama dalam penelitian mengenai relasi Sunni-Syiah serta hubungan Muslim-Kristen di Libanon.
Langkah Strategis Menuju Internasionalisasi
Kunjungan ini merupakan langkah strategis UIN Saizu dalam memperkuat kerja sama global serta membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk beraktualisasi di tingkat internasional.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya UIN Saizu dalam meraih rekognisi internasional melalui program internasionalisasi yang sedang digalakkan.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan UIN Saizu dapat menjadi pusat pendidikan Islam yang semakin dikenal di kancah global, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan budaya antarnegara. (AR)
UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul !!!
#uinsaizu #uinsaizupurwokerto #uinsaizumaju #uinsaizuunggul #purwokerto



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!