UIN Saizu Perkuat Indikator GreenMetric, Dorong Terwujudnya Kampus Berkelanjutan

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kampus berkelanjutan, melalui penguatan indikator penilaian UI GreenMetric World University Rankings.
Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Pembahasan GreenMetric yang digelar di Ruang Rapat Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Kampus II UIN Saizu di Purbalingga. Kegiatan berlangsung pada hari Kamis, 5 Maret 2026, pukul 08.30–10.00 WIB.
Rapat tersebut dipimpin langsung Wakil Rektor II UIN Saizu Purwokerto, Prof. Sulkhan Chakim dan dihadiri oleh sejumlah unsur penting kampus, antara lain Ketua Program Studi Ilmu Lingkungan, Tim Green Kampus, serta Kepala Tim Kerja Unit Pengadaan Barang dan Jasa (UPBJ).
Pertemuan ini menjadi forum koordinasi strategis untuk memastikan kesiapan data serta dukungan lintas unit dalam memenuhi indikator penilaian GreenMetric. Dalam rapat tersebut, Prof. Sulkhan, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan webinar GreenMetric yang sebelumnya diikuti oleh tim kampus.
Menurutnya, Tim UIN Saizu telah mengirimkan proposal pendaftaran GreenMetric sebagai langkah awal untuk mengikuti pemeringkatan universitas berbasis keberlanjutan tersebut. “Pembahasan rapat difokuskan pada penguatan data serta pemetaan indikator yang diperlukan agar seluruh komponen penilaian dapat terpenuhi,” jelasnya.
Salah satu indikator yang menjadi fokus pembahasan adalah setting and infrastructure atau indikator infrastruktur. Dalam indikator ini, tim kampus membahas rencana pendataan luas area kampus yang memiliki tutupan vegetasi atau kawasan hijau yang berpotensi menjadi hutan kampus.

Selain itu, rapat juga menyoroti berbagai fasilitas pendukung yang menjadi bagian dari penilaian GreenMetric, di antaranya fasilitas bagi penyandang disabilitas, fasilitas keamanan dan keselamatan, serta infrastruktur kesehatan di lingkungan kampus. Pendataan yang terstruktur diharapkan dapat memperkuat posisi UIN Saizu dalam memenuhi standar indikator GreenMetric.
Selain infrastruktur, rapat juga membahas dua indikator penting lainnya, yaitu energy and climate change serta waste. Indikator energi dan perubahan iklim berkaitan dengan upaya kampus dalam meningkatkan efisiensi energi, penggunaan energi ramah lingkungan, serta langkah-langkah untuk mengurangi emisi karbon.
Sementara itu, indikator pengelolaan sampah menekankan pentingnya sistem pengelolaan limbah yang berkelanjutan, termasuk pengurangan sampah dan peningkatan praktik daur ulang di lingkungan kampus. Melalui pembahasan ini, UIN Saizu Purwokerto menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat implementasi konsep green campus.
Langkah tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan peringkat universitas dalam pemeringkatan GreenMetric, tetapi juga sebagai kontribusi nyata kampus dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tingkat global.
Dengan sinergi lintas unit dan penguatan data indikator, UIN Saizu optimistis dapat menghadirkan lingkungan kampus yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika. (AR/SA)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!