UIN Saizu Gelar Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan Pertama

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat perannya dalam peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah. Salah satu dilakukan melalui Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan Pertama.
Penyelenggaraaan kegiatan sertifikasi ini berlangsung atas kerjasama sinergis antara Fakultas Dakwah dan Saintek dengan Kementerian Haji dan Umrah serta Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Banyumas. Kegiatan berlangsung selama enam hari, mulai 15-20 Desember 2025.
Kegiatan berlangsung di Hotel Elsotel Purwokerto. Program tersebut menjadi langkah strategis UIN Saizu dalam mencetak pembimbing ibadah haji dan umrah yang profesional, kompeten, dan berintegritas.
Pembukaan sertifikasi dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Saizu, Dr. Muskinul Fuad, serta Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Saizu, Prof. Suwito.
Keduanya menegaskan komitmen UIN Saizu dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan, khususnya pembimbing ibadah haji dan umrah. Acara pembukaan dilanjutkan dengan opening speech oleh Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. KH. Puji Raharjo, yang hadir secara daring.
Dalam pemaparannya, ia mengangkat tema Kebijakan Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah di Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah harus dilakukan secara profesional, terstandar, serta sesuai regulasi yang berlaku.
Hal tersebut penting untuk menjamin perlindungan, kenyamanan, dan keamanan jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Selama pelaksanaan sertifikasi, para peserta mendapatkan berbagai materi komprehensif.

Materi tersebut meliputi kebijakan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, hikmah dan filosofi haji, fikih haji, tradisi serta kultur sosial budaya Arab, hingga tugas dan fungsi pembimbing ibadah haji dan umrah.
Tidak hanya teori, peserta juga mengikuti praktik manasik haji serta sesi micro guiding untuk mengasah keterampilan teknis dalam membimbing jamaah secara langsung. Kegiatan sertifikasi diakhiri dengan penyusunan Rencana Kerja Operasional (RKO) sebagai bentuk implementasi kompetensi yang telah diperoleh.
Menariknya, sertifikasi ini juga menghadirkan materi-materi terbaru, seperti pemanfaatan teknologi informasi dalam bimbingan ibadah haji dan umrah serta moderasi ibadah haji dan umrah. Materi tersebut diberikan untuk memastikan para pembimbing mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat Islam.
Para narasumber berasal dari pejabat Kementerian Haji dan Umrah, baik tingkat pusat, kantor wilayah, hingga Kabupaten Banyumas, serta akademisi UIN Saizu Purwokerto yang kompeten di bidangnya.
Ketua Panitia, Dr. Alief Budiyono, menyampaikan bahwa sertifikasi ini diikuti oleh 86 peserta dari berbagai latar belakang. Peserta berasal dari unsur KBIHU, aparatur sipil negara, dosen, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan daerah Barlingmascakeb, Wonosobo, Brebes, Tegal, Pemalang, Cirebon, hingga sejumlah wilayah di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Lampung.
Melalui penyelenggaraan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah angkatan pertama ini, UIN Saizu berharap dapat melahirkan pembimbing yang profesional, berintegritas, dan memiliki kompetensi utuh. Dengan demikian, para pembimbing mampu memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji dan umrah. (AL/AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #SertifikasiPembimbingHaji #KementerianHajiDanUmrah #Kampusdesamendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!