UIN Saizu Gelar Monev Akademik Adiksi: Dorong Mahasiswa Jadi Teladan Inspiratif!

UINSAIZU.AC.ID- UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter. Salah satunya melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Akademik Adiksi.
Bertempat di Auditorium Utama kampus, acara ini digelar dua sesi dan diikuti oleh ratusan mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah dari berbagai angkatan. Mereka tergabung dalam Asosiasi Mahasiswa Bidikmisi dan KIP-Kuliah (Adiksi).
Wakil Rektor III UIN Saizu Purwokerto , Prof. Sunhaji, menegaskan pentingnya program ini dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga menjadi panutan dalam kedisiplinan dan integritas.
“Anak-anak Adiksi harus menjadi contoh. Pertahankan IPK minimal 3,2 sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap amanah yang diemban,” tegas Prof. Sunhaji, Kamis (17/4/2025).
Evaluasi Rutin, Refleksi Prestasi
Kegiatan ini merupakan evaluasi rutin yang dilakukan dua kali dalam setahun, setiap pasca pencairan beasiswa. Pada sesi pagi, mahasiswa angkatan 2021 dan 2024 hadir memadati ruangan, sedangkan sesi siang diikuti oleh mahasiswa angkatan 2022 dan 2023. Total peserta mencapai 580 mahasiswa.
Plt. Kepala Biro AUPK UIN Saizu, Nurhikmah, turut menyampaikan arahan kepada mahasiswa semester akhir agar memanfaatkan beasiswa dengan optimal dan segera menyelesaikan skripsi.
“Semester 8 adalah batas akhir beasiswa. Maka, selesaikan skripsi tepat waktu sebagai bentuk tanggung jawab akademik," pesannya.

Mahasiswa Adiksi: Dari Kampus ke Kancah Internasional
Monitoring ini juga menjadi ajang apresiasi terhadap prestasi mahasiswa Adiksi. Banyak dari mereka telah menorehkan prestasi membanggakan, mulai dari tingkat universitas hingga kancah nasional dan internasional. Harapannya, semangat ini dapat menjadi energi positif untuk seluruh sivitas akademika.
Sesi Pematerian: Dari Spirit DOA hingga Personal Branding
Acara dilanjutkan dengan sesi pematerian yang inspiratif:
Pembina Adiksi UIN Saizu Purwokerto, Dr. Chafid Diyanto menyampaikan konsep DUIT sebagai kunci sukses mahasiswa:
D: Doa (berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan - QS Ghafir: 60)
U: Usaha (Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai mereka mengubah diri sendiri - QS Ar-Ra’d: 11)
I: Istiqomah (maka tetaplah kamu pada jalan yang benar - QS Hud: 112)
T: Tawakal (bertawakallah jika kamu benar-benar beriman - QS Al-Maidah: 23)
Pemateri kedua, Adi Gunawan menjelaskan aspek teknis seperti pemberkasan, administrasi, dan pelacakan data mahasiswa beasiswa.
Sementara Furqon alumni Adiksi yang kini menjadi guru di SMPN 7 Purwokerto, membawakan materi tentang personal branding dalam pandangan Islam. Ia menekankan pentingnya memperkenalkan diri dengan karya dan karakter, bukan pencitraan semu.
“Branding yang sejati adalah yang sejalan dengan syariat dan fitrah. Bukan dibuat-buat, tapi tumbuh dari dalam," ujar Furqon.
Program Adiksi bukan hanya soal bantuan biaya pendidikan, tetapi menjadi ruang strategis dalam pembinaan karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial mahasiswa.
Monev kali ini menjadi bukti nyata bagaimana UIN Saizu serius dalam menyiapkan generasi emas masa depan. (AR)
UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul!!!
#uinsaizu #uinsaizumaju #uinsaizupurwokerto



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!