Details

UIN Saizu dan Baznas RI Siapkan Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa Palestina, Bukti Konkret Solidaritas Kemanusiaan

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto melakukan kerjasama sinergis dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia, dalam hal pemberian beasiswa penuh bagi mahasiswa asing asal Palestina.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan telah melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pusat Baznas RI di Jakarta, pada Jumat, 2 Mei 2025. Dalam kunjungan tersebut, Prof. Ridwan disambut langsung oleh Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan.

Mereka berdiskusi secara intensif mengenai kemungkinan pelaksanaan program beasiswa untuk mahasiswa Palestina yang akan menempuh studi sarjana (S1) di UIN Saizu Purwokerto. Prof. Ridwan menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya, antara UIN Saizu dan Baznas RI.

Dalam MoU tersebut, disepakati bahwa UIN Saizu akan mengajukan skema beasiswa untuk mahasiswa asing, khususnya dari Palestina, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menyikapi krisis kemanusiaan yang terjadi di wilayah tersebut.

“Kami mengajukan sistem sharing pembiayaan. Ada pos-pos tertentu yang ditanggung UIN Saizu selama mahasiswa Palestina menempuh studi, dan ada juga bagian yang kami harapkan dapat dibiayai oleh Baznas RI,” terang Prof. Ridwan, Senin (5/5/2025).

Dia juga menyebut bahwa beasiswa yang diajukan meliputi pembiayaan penuh (fully funded) selama masa studi empat tahun di program sarjana. Pembiayaan ini tidak hanya mencakup biaya kuliah, tetapi juga diharapkan meliputi akomodasi, konsumsi, hingga kebutuhan hidup lainnya selama mahasiswa menjalani pendidikan di Indonesia.

Langkah afirmatif ini merupakan bentuk solidaritas konkret pemerintah Indonesia dan dunia pendidikan terhadap rakyat Palestina yang hingga kini masih mengalami penjajahan dan invasi dari Israel.

UIN Saizu menilai bahwa memberikan akses terhadap pendidikan tinggi merupakan bentuk bantuan paling strategis dan jangka panjang dalam membangun masa depan Palestina yang lebih baik.

“Memberikan pendidikan adalah bentuk dukungan paling fundamental. Kami ingin warga Palestina memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan kembali membangun negaranya," tambahnya.

Menariknya, pada periode pendaftaran mahasiswa internasional tahun ajaran baru ini, sudah ada satu mahasiswa asal Palestina yang mendaftar untuk menempuh studi di UIN Saizu Purwokerto. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa skema kerjasama ini mulai menunjukkan hasil positif.

Ke depan, UIN Saizu berharap kerjasama ini tidak berhenti di satu atau dua mahasiswa saja, melainkan dapat berkembang menjadi program tahunan dengan kuota khusus untuk mahasiswa asing dari negara-negara konflik, terutama Palestina.

Dengan kolaborasi ini, UIN Saizu tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial dan kemanusiaan global. (AR)

UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul!!!

#uinsaizu #uinsaizupurwokerto #uinsaizumaju

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *