Details

Tinjau Kurikulum OBE, Prodi Tadris Bahasa Inggris UIN Saizu Gandeng Ketua Asosiasi PTKIN untuk Evaluasi Komprehensif

UINSAIZU.AC.ID- Program Studi Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat kualitas akademiknya melalui penyempurnaan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Review Kurikulum OBE yang digelar di FTIK UIN Saizu Purwokerto, pada Rabu (12/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis program studi untuk meninjau, sekaligus memperkuat dokumen Kurikulum OBE Tadris Bahasa Inggris yang telah disusun dan ditetapkan pada tahun 2025.

Melalui forum ini, program studi berupaya memastikan kurikulum yang diterapkan tetap relevan dengan perkembangan pendidikan tinggi, kebutuhan dunia kerja, dan tuntutan kompetensi global. FGD menghadirkan Prof. Didin Nuruddin Hidayat, selaku Ketua Asosiasi Program Studi Tadris Bahasa Inggris Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), sebagai reviewer utama.

Dalam sesi evaluasi, Prof. Didin melakukan penelaahan secara menyeluruh terhadap dokumen kurikulum yang telah disusun oleh tim kurikulum Prodi Tadris Bahasa Inggris. Review mencakup berbagai aspek penting, mulai dari substansi kurikulum, keterkaitan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), hingga Sub-CPMK.

Tidak hanya menyoroti aspek akademik, evaluasi juga menyentuh unsur kebahasaan dan teknis penulisan dokumen agar lebih sistematis dan memenuhi standar implementasi Outcome Based Education yang berlaku secara nasional. Dalam proses review, Prof. Didin memberikan sejumlah catatan strategis yang dapat menjadi landasan pengembangan kurikulum ke depan.

Dia menekankan pentingnya konsistensi dalam penyusunan struktur kurikulum, kejelasan rumusan capaian pembelajaran, serta keterpaduan antar-komponen yang terdapat dalam dokumen OBE. Menurutnya, kurikulum yang baik harus mampu menunjukkan hubungan yang jelas antara profil lulusan, CPL, CPMK, metode pembelajaran, hingga sistem evaluasi yang digunakan.

Selain itu, peningkatan kualitas redaksional juga menjadi perhatian penting agar dokumen kurikulum memiliki standar akademik yang kuat, mudah dipahami, dan mampu menjadi pedoman implementasi pembelajaran yang efektif. Beberapa bagian dokumen bahkan direkomendasikan untuk direvisi baik secara substansial maupun teknis guna meningkatkan kualitas serta keselarasan antar-komponen kurikulum.

Sementara itu, Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Desi Wijayanti Ma'rufah menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi Prof. Didin dalam memberikan masukan terhadap dokumen kurikulum yang sedang dikembangkan.

Menurutnya, evaluasi yang dilakukan oleh Ketua Asosiasi Prodi Tadris Bahasa Inggris PTKIN tersebut memberikan perspektif yang sangat penting dalam proses penyempurnaan kurikulum.

“Masukan yang diberikan menjadi dasar strategis bagi program studi untuk terus meningkatkan kualitas kurikulum OBE agar semakin adaptif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan tinggi, kebutuhan dunia kerja, dan tuntutan akademik yang terus berubah,” ujarnya.

Kurikulum berbasis Outcome Based Education sendiri menekankan pada pencapaian kompetensi lulusan yang terukur dan relevan dengan kebutuhan pemangku kepentingan. Karena itu, proses evaluasi berkala menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas implementasinya.

Secara keseluruhan, kegiatan FGD Review Kurikulum OBE menghasilkan berbagai rekomendasi perbaikan (improvement) yang akan segera ditindaklanjuti oleh tim kurikulum Program Studi Tadris Bahasa Inggris.

Rekomendasi tersebut mencakup penyempurnaan rumusan capaian pembelajaran, penguatan integrasi antar-komponen kurikulum, serta peningkatan kualitas dokumen agar lebih sesuai dengan standar nasional dan perkembangan praktik terbaik implementasi OBE.

Melalui langkah ini, Prodi Tadris Bahasa Inggris UIN Saizu Purwokerto berharap dapat menghadirkan kurikulum yang unggul, terstandar, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten serta berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

FGD Review Kurikulum OBE ini sekaligus menegaskan komitmen UIN Saizu Purwokerto dalam menjaga mutu pendidikan tinggi melalui pengembangan kurikulum yang berkelanjutan, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman. (AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *