Details

Tim MSQ UIN Saizu Purwokerto Gaungkan Toleransi Lintas Agama di SeIBa International Festival 2026

PADANG, UINSAIZU.AC.ID - Delegasi Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menunjukkan kiprahnya pada SeIBa International Festival (SIF) IV Tahun 2026.

Kali ini, tiga mahasiswa UIN Saizu Purwokerto tampil pada cabang Musabaqah Syahril Qur'an (MSQ) dengan mengangkat tema "Toleransi Lintas Agama dalam Membangun Indonesia yang Harmonis dan Bersahaja" di UIN Imam Bonjol Padang, Rabu (8/7/2026).

Tim MSQ UIN Saizu Purwokerto diperkuat oleh Zacky Ferdianto dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Arya Ade Permana dari Program Studi Manajemen Dakwah (MD), serta Miftahul Anwar dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Dalam perlombaan yang diikuti 20 tim dari berbagai perguruan tinggi, delegasi UIN Saizu mendapat kesempatan tampil pada nomor urut enam. Pada penampilannya, Tim Mahasiswa UIN Saizu menghadirkan konsep Musabaqah Syahril Qur'an yang memadukan tilawah Al-Qur'an, narasi dakwah, dan retorika komunikatif dalam satu kesatuan penyajian.

Melalui kolaborasi tersebut, para peserta menyampaikan pesan bahwa keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati, saling memahami, dan memperkuat persatuan tanpa mengabaikan prinsip-prinsip ajaran Islam.

Penampilan yang disusun secara sistematis itu menampilkan keseimbangan antara kemampuan membaca Al-Qur'an dengan tartil, penyampaian materi keislaman, serta penguasaan komunikasi publik yang menjadi ciri khas lomba Musabaqah Syahril Qur'an.

Tema yang diusung Tim Mahasiswa UIN Saizu Purwokerto berangkat dari ajaran Al-Qur'an tentang pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan sesama manusia, termasuk mereka yang berbeda agama.

Dalam materi yang disampaikan, tim menjadikan Surah Al-An'am ayat 108 sebagai landasan utama. Ayat tersebut mengajarkan umat Islam agar tidak mencela sembahan agama lain sehingga tidak memicu permusuhan maupun saling menghina.

Selain itu, tim juga mengangkat kandungan Surah Al-Mumtahanah ayat 8 yang menegaskan bahwa Allah tidak melarang umat Islam berbuat baik dan berlaku adil kepada orang-orang yang berbeda agama selama mereka tidak memerangi atau mengusir kaum muslimin.

Melalui dua ayat tersebut, tim menjelaskan bahwa toleransi dalam Islam bukan berarti mencampuradukkan keyakinan, melainkan membangun hubungan sosial yang dilandasi akhlak mulia, keadilan, penghormatan terhadap sesama, dan komitmen menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Pesan tersebut dinilai relevan dengan kondisi Indonesia yang dikenal sebagai bangsa dengan keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama. Penampilan Tim MSQ UIN Saizu sekaligus menjadi wujud implementasi nilai-nilai moderasi beragama yang terus dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.

Melalui dakwah yang menyejukkan, para mahasiswa mengajak generasi muda untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun bangsa, bukan sebagai sumber perpecahan. Mereka menegaskan bahwa Islam mengajarkan kehidupan yang damai, menghormati hak setiap warga negara, serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan.

Dengan pendekatan tersebut, dakwah tidak hanya dipahami sebagai penyampaian ajaran agama, tetapi juga sebagai media membangun harmoni sosial dan memperkuat persaudaraan kebangsaan.

Musabaqah Syahril Qur'an merupakan salah satu cabang yang diperlombakan dalam SeIBa International Festival IV, ajang yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun luar negeri.

Festival ini mengusung tema "Sustainable from Nusantara to Global Harmony" sebagai upaya memperkuat kolaborasi internasional melalui pendidikan, penelitian, seni, budaya, dan pengabdian kepada masyarakat.

Bagi UIN Saizu Purwokerto, keikutsertaan dalam cabang MSQ menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mengembangkan potensi mahasiswa di bidang akademik, keagamaan, kepemimpinan, dan komunikasi publik.

Melalui penampilan di panggung internasional, mahasiswa UIN Saizu tidak hanya menunjukkan kemampuan membaca dan menyampaikan pesan Al-Qur'an secara komunikatif, tetapi juga membawa nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin kepada masyarakat global.

Partisipasi tersebut diharapkan semakin memperkuat citra UIN Saizu Purwokerto sebagai perguruan tinggi yang aktif mencetak generasi berprestasi, moderat, dan mampu menjadi duta perdamaian melalui dakwah yang santun dan berwawasan kebangsaan. (AR)

 

Kampus Desa Mendunia!

 

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *