Tim Mahasiswa UIN Saizu Raih Honorable Medal di IFF Competition 2026, Usung Inovasi Digital Ngapak.id

UINSAIZU.AC.ID- Mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Tim lintas jurusan UIN Saizu berhasil meraih penghargaan Honorable Medal dalam ajang Ignite Futura Fest (IFF) Competition 2026 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, pada 4–5 April 2026.
Kompetisi ini menjadi salah satu ajang bergengsi tingkat nasional yang diikuti ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pada kategori Business Plan, lebih dari 300 tim berpartisipasi di tahap awal. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 100 tim yang berhasil melaju ke babak semifinal, termasuk tim dari UIN Saizu Purwokerto.
Tim UIN Saizu Purwokerto terdiri dari empat mahasiswa dari program studi berbeda, yakni Yusuf Maulana (Hukum Keluarga Islam), Faridaturrochmah (Bimbingan Konseling Islam), Kharisma Hendi Mahardika (Informatika), dan Sindi Salsabila (Ekonomi Syariah).
Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi kekuatan utama dalam merancang ide bisnis yang inovatif dan relevan. Mereka mengusung gagasan bertajuk “Ngapak.id”, sebuah platform berbasis aplikasi yang berfokus pada pelestarian budaya lokal Banyumas, khususnya bahasa Ngapak, melalui pendekatan teknologi digital.
Aplikasi Ngapak.id dirancang dengan berbagai fitur menarik, seperti penerjemah bahasa Ngapak, animasi dialog interaktif, hingga kuis edukatif yang dikemas secara modern. Konsep ini dihadirkan sebagai solusi atas menurunnya penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda.
Melalui digitalisasi budaya, tim berupaya menghadirkan inovasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki dampak sosial dalam menjaga kearifan lokal. Ketua Tim Mahasiswa, Yusuf Maulana, mengungkapkan bahwa perjalanan menuju penghargaan tersebut tidak mudah.

Tim harus melewati tahap penyusunan proposal bisnis dan Business Model Canvas (BMC) sebelum akhirnya melaju ke semifinal untuk mempresentasikan ide di hadapan dewan juri. Meski belum berhasil menembus babak final, performa tim dinilai konsisten hingga akhirnya dianugerahi Honorable Medal.
“Persaingan sangat ketat karena diikuti tim dari berbagai universitas ternama seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, BINUS University, Universitas Brawijaya, dan Universitas Negeri Semarang,” ujarnya.
Tim mengaku bersyukur atas capaian tersebut, terlebih proses persiapan dilakukan saat masa libur semester yang dimanfaatkan secara produktif untuk mengembangkan ide dan portofolio.
Ke depan, mereka berharap gagasan Ngapak.id dapat direalisasikan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, sehingga mampu menjadi solusi nyata dalam pelestarian budaya lokal sekaligus memanfaatkan kemajuan teknologi digital.
Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen mahasiswa UIN Saizu Purwokerto dalam menghadirkan inovasi berbasis kearifan lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMenduniausaha



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!