Tiga Mahasiswa FTIK UIN Saizu Purwokerto Siap Jalani KKN dan PPL Internasional di Filipina

Purwokerto- Tiga mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Saizu Purwokerto, akan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional di Davao Filipina Tahun 2024.
Program KKN dan PPL Internasional itu akan berlangsung pada tanggal 15 Februari sampai 12 Maret 2024. Ketiganya telah lolos seleksi untuk mengikuti KKN dan PPL Internasional pada Tahun 2024 di Davao Filipina.
Wakil Rektor 1 UIN Saizu Purwokerto, Prof Suwito menyebutkan, kegiatan KKN dan PPL Internasional tersebut merupakan tindak lanjut program pertukaran dosen. Tindak lanjut dari program pertukaran dosen, mahasiswa diberi kesempatan melakukan pengabdian masyarakat.
Berdasarkan keterangan FTIK UIN Saizu Purwokerto, ketiga mahasiswa yang akan menjalani KKN dan PPL Internasional, antara lain: Muhammad Kemal Faskha dari Tadris Matematika, Azka Farzanggi dari Tadris Bahasa Inggris, dan Zulfatur Rohmah dari Pendidikan Bahasa Arab.
Mereka bakal menjalani proses KKN dan PPL selama 25 hari. Mereka juga akan melakukan penelitian skripsi di Filipina. Hal ini tentu sangat membanggakan Kampus Hijau. Program ini juga menjadi kesempatan para mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar dan mengabdi di luar negeri.
Mahasiswa yang akan mengikuti KKN dan PPL Internasional ini sebelumnya telah diseleksi dengan persyaratan tertentu dan melampirkan syarat tambahan yaitu kepemilikan karya.
Muhammad Kemal Faskha mengaku bersyukur lolos seleksi dalam program tersebut. Dirinya mengaku mendaftarkan hasil desain grafis dan karya sebuah lagu yang dibuat sebagai syarat tambahan.
Tidak jauh berbeda dengan Kemal, Azka dan Zulfa pun mengikuti proses seleksi dan persiapan yang berupa bahasa komunikasi yang akan digunakan di sana, yaitu Bahasa Inggris.
Koordinator Prodi Tadris Matematika, Fitria Zana Kumala berharap, semoga dengan mengikuti kegiatan KKN, PPL dan penelitian internasional mahasiswa dapat memperoleh pengalaman dan ilmu yang bermanfaat.
Harapannya dapat digunakan ketika mereka sudah lulus dan menjadi guru. "Selain itu, dengan keikutsertaan Kemal pada kegiatan internasional semoga bisa menjadi inspirasi dan pemacu semangat bagi rekan mahasiswa yang lain,'' ucapnya bangga.
Senada, Koordinator Prodi Tadris Bahasa Inggris, Desi Wijayanti Ma’rufah berharap Azka dan rekan mahasiswa yang lain dapat melaksanakan KKN dan PPL dengan lancar. Mereka tidak hanya sekedar melakukan pengadian dan memperoleh pengalaman saja.
Namun demikian, mereka juga harus melakukan penelitian internasional di Filipina. "Hal ini sebagai bukti bahwa prodi TBI mampu mendorong mahasiswa untuk unggul, salah satunya dengan melaksanakan KKN, PPL dan penelitian internasional,” ujarnya. (AR)



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!