Tiga Jurnal UIN Saizu Resmi Terakreditasi SINTA, Perkuat Kualitas Publikasi Ilmiah

UINSAIZU.AC.ID- Tiga jurnal ilmiah yang dikelola UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi meraih akreditasi baru dalam sistem Science and Technology Index (SINTA). Capaian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas publikasi ilmiah, serta meningkatkan reputasi akademik kampus di tingkat nasional.
Ketiga jurnal tersebut meliputi el-Aqwal: Journal of Sharia and Comparative Law yang meraih peringkat SINTA 3, Assertive: Islamic Counseling Journal dengan peringkat SINTA 4, serta Wealth: Journal of Islamic Banking and Finance yang memperoleh peringkat SINTA 5. Seluruh akreditasi tersebut berlaku mulai Volume 2 Tahun 2023 hingga Volume 6 Tahun 2027.
Capaian ini berdasarkan Salinan Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui laman ARJUNA Nomor 156/C/C3/KPT/2026 tentang Peringkat Akreditasi Baru Jurnal Ilmiah Peringkat 3 sampai 6 Periode 2 Tahun 2025.
Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 7 April 2026 oleh Sekretaris Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Junaidi Khotib. Kepala Pusat Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (PPIP) UIN Saizu Purwokerto, Dr. Warto, menjelaskan pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang pendampingan yang dilakukan secara intensif oleh tim PPIP.
“PPIP menjadi leading sector dalam tata kelola jurnal di UIN Saizu. Kami melakukan pendampingan mulai dari evaluasi tata kelola artikel, asesmen kualitas substansi artikel, hingga kelengkapan fitur dalam sistem Open Journal System (OJS),” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa proses pengajuan akreditasi telah dilakukan sejak Januari 2025 dan hasilnya baru diterbitkan pada April 2026. Penilaian akreditasi jurnal sendiri mencakup dua aspek utama, yakni tata kelola jurnal dan kualitas substansi artikel yang dipublikasikan.
Menurutnya, hasil akreditasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pengelola jurnal untuk terus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. Selain itu, capaian ini juga diharapkan mendorong jurnal lain di lingkungan UIN Saizu yang belum terakreditasi agar segera mengikuti proses akreditasi.
“Ke depan, perlu ada peningkatan kualitas artikel dan tata kelola jurnal agar pada saat reakreditasi bisa naik ke peringkat yang lebih tinggi, bahkan menuju SINTA 2 atau SINTA 1,” tambahnya.
Saat ini, UIN Saizu memiliki sedikitnya 29 jurnal ilmiah aktif dari berbagai rumpun keilmuan. Beberapa di antaranya telah mencapai peringkat tertinggi, seperti jurnal Al-Manahij dan Volksgeist yang telah terindeks SINTA 1, serta jurnal IBDA’ yang berada pada peringkat SINTA 2.
Capaian ini menunjukkan komitmen UIN Saizu dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan memperkuat reputasi akademik di tingkat nasional. Penguatan jurnal ilmiah menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung kinerja riset dan pengembangan perguruan tinggi.
Dengan bertambahnya jumlah jurnal terakreditasi, UIN Saizu diharapkan mampu memperluas kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta meningkatkan daya saing akademik di tingkat nasional maupun internasional. (AL/AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #Jurnal #SINTA #Akreditasi #Kampusdesamendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!