Details

Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-69 UIN Saizu: 514 Lulusan Resmi Dikukuhkan

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka Wisuda Doktor ke-12, Magister ke-33, dan Sarjana ke-69 di Auditorium Utama UIN Saizu, pada Selasa, 25 November 2025.

Acara tersebut dihadiri oleh para wisudawan, orang tua, serta jajaran pimpinan universitas, yaitu Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan, Wakil Rektor 1 Prof. Suwito, Wakil Rektor 2 Prof. Sulkhan Chakim, dan para anggota Senat Akademik yang dipimpin Prof. Abdul Wachid.

Selain itu, sastrawan dan budayawan nasional K.H. Zawawi Imron juga turut hadir, memberikan warna tersendiri bagi prosesi wisuda yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Seluruh rangkaian acara diiringi oleh UKM Paduan Suara Paranada Insani di bawah bimbingan Dr. Fajry Subhaan Syah Sinaga.

Sidang dibuka oleh Ketua Senat Akademik Prof. Abdul Wachid. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan mendalam tentang makna sebuah gelar akademik.

“Hari ini bukan sekedar perayaan akademik, melainkan juga momentum reflektif, sebuah jeda untuk menatap makna di balik gelar yang anda raih. Gelar itu bukan hanya tanda kecerdasan, tetapi tanggung jawab untuk meneruskan nilai perjuangan para pendahulu. Terutama tokoh besar yang menjadi nama universitas kita, yaitu Prof. K.H. Saifuddin Zuhri,” ujarnya.

Laporan akademik disampaikan Wakil Rektor 1 Prof. Suwito, yang melaporkan bahwa total wisudawan yang diwisuda berjumlah 514 orang, terdiri dari 497 sarjana S1, 15 magister S2, dan 2 doktor S3.

Wisudawan Terbaik Universitas diraih oleh Novala Arum Salsabillah dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan IPK 3,96. Universitas juga memberikan beasiswa melanjutkan studi S2 di UIN Saizu bagi para wisudawan terbaik tingkat universitas dan fakultas, serta penghargaan bagi wisudawan terbaik tingkat program studi.

Selain itu, tujuh wisudawan hafidz dan hafidzah dengan capaian hafalan 10 hingga 30 juz turut memperoleh apresiasi khusus. Berdasarkan laporan tersebut, rata-rata masa studi seluruh wisudawan adalah 4 tahun 4 bulan 11 hari dengan rata-rata IPK 3,62.

Adapun wisudawan termuda adalah Syamsul Hanafi dari Program Studi Ekonomi Syariah yang lulus pada usia 20 tahun 7 bulan 22 hari. Setelah laporan akademik disampaikan, seluruh wisudawan mengucapkan Ikrar Setia Alumni sebagai bentuk komitmen menjaga nama baik almamater dan mengamalkan ilmu di tengah masyarakat.

Momen ini menciptakan suasana haru sekaligus menjadi simbol tekad para lulusan untuk membawa nilai-nilai UIN Saizu dalam perjalanan hidup mereka setelah wisuda.

Setelah pembacaan ikrar, sambutan wakil wisudawan disampaikan oleh Wita Azqi Fitria, lulusan terbaik Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang sebelumnya dikenal melalui kompetisi AKSI Indosiar.

Sambutan pembukanya disampaikan dalam tiga bahasa yaitu Arab, Inggris, dan Indonesia. Wita menyampaikan pesan reflektif tentang takdir dan perjuangan. Menurutnya, sekeras apapun kemauan seseorang, ketika berhadap-hadapan dengan takdir ia hanya menyentuh kemungkinan-kemungkinan.

"Maka berdoalah teman-teman bersama. Semoga keinginan kita selalu diwujudkan dalam waktu yang tepat. Dan menjadi alumni UIN Saizu yang hebat. UIN Saizu Hebat Bermartabat,” tuturnya.

Suasana wisuda semakin hangat dan puitis saat K.H. Zawawi Imron memberikan wejangan kebangsaan dan spiritualitas. Ia mengajak para wisudawan untuk terus berbuat kebaikan bagi negeri yang dicintai.

“Kita berpacu untuk berbuat yang terbaik untuk bumi Indonesia, mulai dari sini Bismillah kita mau berbuat yang terbaik untuk Indonesia, tanah sajadah kita tempat kita berbuat kebaikan,” ungkapnya.

Ia menutup pesannya dengan kalimat yang menyentuh perasaan wisudawan: “Mahasiswa-mahasiswa Wisudawan UIN Saizu Purwokerto, jejakku kutinggal di sini, tapi senyummu kubawa pergi.”

Rektor UIN Saizu Prof. Ridwan dalam sambutannya memberikan pesan motivatif mengenai pengembangan potensi diri. “Yakinlah dengan potensi yang anda miliki, lalu kembangkan potensi itu. Insya Allah itu menjadi kekuatan. Berpegang pada kemampuan diri, percaya diri adalah pangkal dari kesuksesan anda,” ujarnya.

Ia juga memimpin doa bersama dengan harapan setiap wisudawan dimudahkan dalam urusan masa depan. “Yang mau S2 dimudahkan, yang mencari kerja dimudahkan pekerjaannya, semua urusan tentang rencana masa depan anda semoga dimudahkan.”

Menjelang penutupan, prosesi penyerahan alumni secara simbolis dilakukan kepada Pengurus Ikatan Alumni UIN Saizu, Hari Priyono. Setelah seluruh rangkaian acara selesai, Sidang Terbuka Senat Akademik ditutup kembali oleh Prof. Abdul Wachid.

Momen ini menandai berakhirnya prosesi wisuda dan dimulainya perjalanan baru bagi seluruh lulusan UIN Saizu Purwokerto. (AL/AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #WisudaUINSaizu #Wisuda69  #SidangSenatTerbuka #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *