Details

Shinta Widriyani: Mahasiswa UIN SAIZU Brilian di Learn & Lead

Purwokerto, 22 November 2023,- Shinta Fadhilah Widriyani, mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah UIN SAIZU Purwokerto, memperoleh prestasi membanggakan sebagai salah satu dari 49 peserta yang berpartisipasi dalam event Learn & Lead yang diselenggarakan oleh Leaders.id, di bawah Yayasan Edukasi Harapan Indonesia. Kegiatan ini berlangsung dari Jumat (17/11) hingga Selasa (21/11) kemarin.

Learn & Lead, sebuah program edukasi unggulan, memberikan peserta pengalaman belajar dan kepemimpinan yang unik. Acara ini melibatkan berbagai kegiatan menarik, termasuk partisipasi dalam Google DevFest, NUS Campus Tour, City Tour, dan sejumlah kegiatan lainnya.

Tujuan utama program ini melibatkan pembangunan keterampilan kepemimpinan, pembangunan hubungan internasional dengan para profesional prestisius mancanegara melalui kegiatan Google DevFest, pemahaman global tentang cara digitalisasi bekerja secara global melalui studi kasus, dan penerapan wawasan baru untuk membentuk perubahan positif di Indonesia tahun 2045.

Shinta Fadhilah Widriyani, yang berhasil meraih Full Funded Scholarship, berbagi pemikirannya tentang partisipasinya, “Demi membentuk muda-mudi terbaik Indonesia yang memiliki nilai diri tinggi dengan prestasi dan karya di berbagai lini.”

Kajur Konseling dan Pengembangan Masyarakat, Nur Azizah, M. Si., menekankan bahwa pengalaman sebagai mahasiswa tidak hanya didapat dari bangku kuliah. “Kemampuan soft skill bisa diperoleh dari lembaga manapun hingga negara lain. Shinta Fadhilah, mahasiswa Prodi BKI, membuktikan bahwa bersaing bisa menghasilkan Full Funded Scholarship untuk mengikuti Learn and Lead, berguna untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen organisasi, mendukung pengalaman berkarir di masa depan.”

Nur Azizah juga menyampaikan harapannya bahwa prestasi Shinta akan memberikan motivasi kepada seluruh mahasiswa, khususnya Prodi BKI, untuk menjelajahi peluang internasional dan menunjukkan eksistensi yang lebih baik di masa depan. “Mahasiswa harus menunjukkan aktualisasi diri dan eksistensi yang lebih baik sebagai bekal di masa depan, baik dalam karir maupun dalam masyarakat,” ujar Nur Azizah.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *