Serius Kembangkan Wakaf Produktif, BWI UIN Saizu Lakukan Benchmarking ke UWDS IPB University

UINSAIZU.AC.ID- Dalam upaya memperkuat tata kelola wakaf produktif, Badan Wakaf Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (BWI UIN Saizu) Purwokerto melakukan benchmarking ke Unit Wakaf dan Dana Sosial (UWDS) IPB University di Kampus Darmaga, Bogor.
Rombongan UIN Saizu Purwokerto dipimpin Ketua Pusat Pengembangan dan Pengelolaan Wakaf (P3W) UIN Saizu Purwokerto, Dr. Saefudin. Dia didampingi Dr. Supani sebagai Wakil Ketua dan Dr. Rahmini Hadi yang menjabat sebagai Kepala Divisi Pengembangan Jaringan.
Rombongan diterima jajaran pengelola UWDS IPB University, di antaranya Prof. Alla Asmara dan Dr. Rahmat. Kegiatan berlangsung di Lantai 1 Gedung Rektorat IPB University.
Dr. Saefudin menyebutkan, kegiatan benchmarking ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik (best practice) dalam pengelolaan wakaf dan dana sosial yang telah diterapkan oleh UWDS IPB University. Karena, lembaga ini dikenal sukses mengembangkan wakaf produktif berbasis akademik dan sosial.
Selama kegiatan berlangsung, Dr. Saefudin dan tim memperoleh penjelasan mendalam terkait sistem pengelolaan wakaf dan dana sosial di UWDS IPB. Mereka juga mempelajari teknik mobilisasi dana, model-model wakaf produktif, hingga strategi pentasyarufan (penyaluran manfaat wakaf) yang terbukti efektif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan pendidikan.

“Kami belajar banyak dari UWDS IPB tentang bagaimana mengelola wakaf secara profesional dan berkelanjutan. Model yang mereka terapkan sangat relevan untuk diadaptasi di UIN Saizu Purwokerto,” ujar Dr. Saefudin.
Melalui kegiatan benchmarking ini, UIN Saizu Purwokerto menegaskan komitmennya untuk mengelola dan mengembangkan wakaf secara produktif. Dr. Saefudin menyampaikan pengelolaan wakaf di lingkungan kampus harus berorientasi pada kemandirian ekonomi umat dan sustainability lembaga pendidikan Islam.
“Kami berkomitmen untuk menjadikan wakaf di UIN Saizu tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga produktif dan berdampak nyata bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Langkah strategis ini diharapkan menjadi titik awal terbangunnya ekosistem wakaf produktif di lingkungan UIN Saizu Purwokerto yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. (AR)
Kampus Desa Mendunia
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!