Seminar Nasional Pendidikan 2025: Mubarok Institute dan UIN Saizu Rumuskan Arah Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045
.jpeg)
UINSAIZU.AC.ID - Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto sukses menjadi tuan rumah Seminar Nasional Pendidikan 2025 bertema “Transformasi Pendidikan Dasar dan Menengah untuk Mendukung Visi Indonesia Emas 2045 dalam Program Asta Cita Presiden RI”.
Agenda bergengsi ini berlangsung di Auditorium UIN Saizu, Selasa, 9 Desember 2025, mulai pukul 09.00–15.45 WIB. Kegiatan diprakarsai Mubarok Institute bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan UIN Saizu serta sejumlah pemangku kepentingan di sektor pendidikan.
Seminar ini menghadirkan tokoh nasional, akademisi, pejabat publik, dan pimpinan lembaga pendidikan sebagai bentuk komitmen bersama mempercepat transformasi pendidikan Indonesia.
Vice President of Mubarak Institute, Prof. Sukhan Chakim menyampaikan bahwa seminar ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan arah pembangunan pendidikan dasar dan menengah yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan tantangan global.
Dia menegaskan transformasi pendidikan tidak lagi dapat dilakukan secara parsial atau sektoral. "Pendidikan Gen-Z membutuhkan pendekatan baru. Kita tidak cukup hanya memperbaiki kurikulum, tetapi harus membangun ekosistem pendidikan yang selaras dengan tantangan geopolitik, perkembangan teknologi, serta tuntutan moral dan spiritual bangsa,” ujar Prof. Sulkhan.
Dia menekankan bahwa generasi mendatang harus memiliki kompetensi global, namun tetap berakar pada identitas dan nilai kebangsaan. “Visi Indonesia Emas 2045 hanya bisa dicapai jika kita menyiapkan SDM adaptif, cerdas moral, dan berdaya saing. Transformasi pendidikan harus mengintegrasikan teknologi, etika, serta wawasan kebangsaan secara komprehensif,” tambahnya.
Seminar nasional ini diikuti lebih dari 500 peserta, terdiri dari guru dan tenaga kependidikan, dosen dan mahasiswa, pejabat dinas pendidikan, peneliti dan praktisi pendidikan, pemerhati kebijakan publik, dan media massa. Pelaksanaan dilakukan secara hybrid melalui pertemuan luring dan Zoom Meeting untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Kegiatan ini menghadirkan diskusi strategis mengenai pendidikan bermutu dalam Asta Cita Presiden RI, geostrategi dan geopolitik dalam pembangunan pendidikan, integrasi nilai agama dalam model pendidikan Gen-Z, kesiapan tenaga kerja muda dan kompetensi masa depan dan arah kebijakan pendidikan dasar dan menengah nasional.
.jpeg)
Prof. Sulkhan menyebutkan bahwa kolaborasi antar sektor pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan lembaga riset merupakan kunci utama keberhasilan reformasi pendidikan.
Sementara itu, Chairman Mubarok Institute, Fadhil As Mubarok menambahkan, Mubarok Institute berharap seminar ini mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret bagi pemerintah serta memperkuat sinergi multipihak dalam membangun pendidikan yang lebih relevan, inklusif, dan berdaya saing global.
“Ini bukan sekadar seminar, tetapi momentum strategis untuk menyatukan visi kita dalam menyiapkan generasi 2045. Indonesia membutuhkan pendidikan yang memerdekakan, memanusiakan, dan memajukan. Dalam kesempatan ini kami juga menjembatani kerjasama antara Kemenaker dan UIN Saizu,” jelasnya.
Mubarok Institute adalah lembaga riset, edukasi, dan pengembangan kebijakan publik di bawah Yayasan Mubarok Mutiara Indonesia (SK Kemenkumham No. AHU-0010785.AH.0104 Tahun 2018). Lembaga ini berkomitmen memperkuat literasi kebijakan, riset strategis, dan inovasi pendidikan untuk kemajuan bangsa.
Sementara itu, Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan menegaskan bahwa kampus memiliki tanggung jawab besar mencetak generasi muda futuristik yang siap menghadapi persaingan global.
Menurutnya, pendidikan dasar dan menengah memegang peran fundamental dalam membentuk SDM unggul yang cerdas, berkarakter kuat, bermoral, adaptif terhadap teknologi, dan mampu memecahkan persoalan zaman. “Kemajuan bangsa bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga pendidikan, tetapi kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegas Prof. Ridwan. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuPurwokerto #UINSaizuMaju #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!