Saizu Publisher Buka Penerbitan Buku Gratis untuk Dosen dan Tendik UIN Saizu, Ini Syarat dan Jadwalnya

UINSAIZU.AC.ID- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi membuka program penerbitan buku melalui Saizu Publisher bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik).
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah civitas akademika UIN Saizu. Informasi tersebut tertuang dalam surat bernomor B-72/Un.19/K.LPPM/HM.00/1/2026 tertanggal 22 Januari 2026 yang ditandatangani Ketua LPPM UIN Saizu, Prof. Ansori.
Melalui program ini, penulis tidak dibebani biaya penerbitan. Seluruh proses, mulai dari layout naskah, desain sampul, hingga pengajuan ISBN ke Perpustakaan Nasional, ditanggung sepenuhnya oleh Saizu Publisher. Buku yang diterbitkan akan tersedia dalam format cetak dan elektronik (e-book).
Sementara versi digital dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi books.uinsaizu.ac.id sebagai bagian dari upaya diseminasi ilmu pengetahuan yang lebih luas kepada masyarakat.
Selain fasilitas penerbitan gratis, setiap penulis yang naskahnya diterbitkan juga akan memperoleh 10 eksemplar buku cetak tanpa dipungut biaya. Hal ini diharapkan dapat mendorong semangat dosen dan tenaga kependidikan untuk lebih produktif dalam menghasilkan karya ilmiah berbentuk buku.
LPPM UIN Saizu menetapkan 30 Maret 2026 sebagai batas akhir pengiriman naskah buku. Penulis dapat mengirimkan naskah melalui laman http://books.uinsaizu.ac.id
atau melalui email resmi [email protected].
Ketentuan Teknis Penulisan Buku Saizu Publisher
Dalam sosialisasi tersebut, LPPM UIN Saizu juga merilis ketentuan teknis penulisan buku yang wajib dipatuhi penulis. Naskah harus merupakan karya asli, diketik menggunakan font Cambria atau Times New Roman ukuran 11,5, spasi 1,12, dan ukuran kertas 15,5 x 23 cm.
Jumlah halaman isi buku ditetapkan minimal 100 halaman dan maksimal 300 halaman, di luar bagian pelengkap seperti kata pengantar, daftar pustaka, dan indeks. Khusus buku ajar, jumlah bab disesuaikan dengan pertemuan kuliah selama satu semester serta dilengkapi learning outcome, rangkuman, soal latihan, dan tugas terstruktur di setiap BAB.
Selain itu, penulisan sitasi dan daftar pustaka wajib menggunakan Mendeley atau Zotero dengan gaya Chicago Manual of Style edisi ke-17 (full-note). Saizu Publisher menetapkan alur penerbitan buku yang sistematis dan terukur. Proses dimulai dari submission naskah, dilanjutkan desk screening, review oleh reviewer sesuai bidang, hingga tahap revisi, copyedit, layout, proofreading, dan akhirnya pencetakan.
Proses review maksimal berlangsung selama dua bulan, sementara waktu revisi diberikan paling lama satu bulan sejak catatan reviewer disampaikan kepada penulis.
LPPM UIN Saizu juga memberikan panduan khusus untuk meminimalisir penolakan ISBN oleh Perpustakaan Nasional. Beberapa penyebab umum penolakan antara lain naskah yang masih menyerupai laporan penelitian, modul, atau skripsi yang dijilid ulang, serta minimnya narasi dan analisis penulis.
Buku dinilai lebih aman mendapatkan ISBN apabila memiliki struktur buku yang jelas, narasi yang kuat dan orisinal, serta jumlah halaman yang memadai. Judul buku yang terlalu provokatif, politis, atau sensasional tanpa kajian akademik juga berpotensi ditolak.
Sebagai bagian dari proses administrasi, penulis diwajibkan melampirkan dua dokumen penting, yaitu:
Surat Pernyataan Keaslian Karya, yang ditandatangani penulis utama di atas materai dan menjadi syarat pengajuan ISBN.
Surat Pernyataan Buku Bukan Outcome Penelitian DIPA, yang menyatakan bahwa buku tidak berasal dari penelitian yang dibiayai DIPA LPPM UIN Saizu maupun Kementerian Agama Pusat.
Ketua LPPM UIN Saizu, Ansori, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat budaya akademik dan publikasi ilmiah di lingkungan UIN Saizu Purwokerto.
“Melalui Saizu Publisher, kami berharap dosen dan tenaga kependidikan semakin terdorong untuk menuangkan gagasan dan keilmuannya dalam bentuk buku yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” demikian disampaikan dalam surat resmi LPPM.
Program penerbitan buku di Saizu Publisher ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi civitas akademika UIN Saizu untuk meningkatkan rekam jejak akademik sekaligus kontribusi keilmuan di tingkat nasional. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!