Resmi Jadi Guru Profesional, Ini Pesan Penting Rektor UIN Saizu Purwokerto ke 191 Alumnus

Purwokerto- Sebanyak 191 guru telah resmi menyandang status guru profesional, pada lembaga di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof Ridwan mengingatkan, beban berat di pundak mereka. Karena mereka memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik generasi penerus di era disrupsi teknologi.
"Hari ini, perkembangan teknologi di era disrupsi ini, betapa perubahannya itu luar biasa. Guru dituntut melakukan adaptasi-adaptasi terhadap berbagai perubahan. Anak-anak didik kita, anak didik yang bapak ibu guru hadapi, adalah anak didik yang lahir pada era sekarang. Ini berbeda dengan era bapak ibu guru sekalian," ungkap Prof Ridwan.
Hal itu disampaikan Rektor Prof Ridwan saat menyampaikan pidato sambutannya di Acara Pengukuhan Guru Profesional, Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab) Batch-2 Tahun 2023. Kegiatan itu berlangsung di Auditorium Utama UIN Prof KH Saifuddin Zuhri Purwokerto, Rabu (10/1/2024).
Menurutnya, tantangan ini menjadi semakin berat, karena para guru harus memberikan layanan pendidikan kepada generasi yang berbeda. Sehingga, adaptasi-adaptasi dalam melakukan pembelajaran kepada peserta didik sangat diperlukan. "Karena jamannya berbeda, anak-anaknya berbeda, kita yang harus beradaptasi," tandasnya.
Prof Ridwan mengajak kepada para pendidik, untuk bersama-sama menjalankan profesi guru maupun dosen, dengan mengemban misi pengabdian. "Sebelumnya kan belum menyandang gelar profesional, saat ini sudah menjadi guru profesional. Artinya ada rekognisi kompetensi untuk lebih profesional menjalankan tugas," pinta dia.
Di era globalisasi dan dekade ini, memang tantangan guru sangat berbeda dengan zaman dulu. Proses perubahan-perubahan yang terjadi, harus diikuti agar para profesi guru tidak tertinggal. Menghadapi generasi milenial, maka dibutuhkan perubahan dan cara mengimplementasikan pembelajaran ke generasi saat ini.
Rektor menyampaikan selamat kepada para guru yang telah dikukuhkan. Selama empat bulan, para guru telah menjalani tugas-tugas berat dalam pendidikan guru profesional. Pengukuhan tersebut menjadi ladang awal untuk masa depan para guru lebih cerah. "Guru adalah profesi yang mulia," tandasnya. (AR)



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!