Resmi Dibuka! Beasiswa Bank Indonesia 2026 di UIN Saizu Tawarkan Bantuan Rp1 Juta per Bulan untuk 55 Mahasiswa

UINSAIZU.AC.ID- Peluang emas kembali dibuka bagi para mahasiswa Universitas Islam Negeri Prof. K. H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto untuk mendapatkan dukungan bantuan pendidikan. UIN Saizu resmi mengumumkan pembukaan Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026, bekerja sama dengan Bank Indonesia.
Wakil Rektor III UIN Saizu Purwokerto, Prof. Sunhaji dalam edaran pengumuman nomor: B-822/Un.19/WR3/KM.00.1/4/2026 menyebut, program ini menyediakan 55 kuota bagi mahasiswa jenjang S1 dengan nilai bantuan mencapai Rp1.000.000 per bulan untuk setiap penerima.
Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mendorong peningkatan kualitas akademik mahasiswa. Pengumuman resmi tersebut diterbitkan di bawah naungan Kementerian Agama RI dan ditujukan khusus bagi mahasiswa aktif UIN Saizu yang memenuhi kriteria.
Dijelaskan, Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan tidak sekadar memberikan bantuan finansial. Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang ekonomi dan kebanksentralan.
Mahasiswa penerima beasiswa diharapkan mampu berperan aktif dalam mendukung literasi kebanksentralan di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. Hal ini penting mengingat peran Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang membutuhkan dukungan generasi muda yang paham sistem keuangan.
Selain itu, program ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan jejaring, wawasan, serta pengalaman dalam dunia kebijakan ekonomi dan keuangan nasional. Pihak kampus menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon penerima bantuan.
Mahasiswa harus berstatus aktif minimal semester tiga dengan usia maksimal 23 tahun saat pendaftaran. Tak hanya itu, calon pendaftar juga diwajibkan memiliki IPK minimal 3,00, sebagai indikator kemampuan akademik yang baik. Program ini terbuka bagi mahasiswa dari berbagai program studi.
Sejumlah program studi itu antara lain Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, Manajemen Zakat dan Wakaf, Tadris Matematika, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga Islam, Hukum Tata Negara, Informatika, Arsitektur, Ilmu Lingkungan, Perpustakaan dan Sains Informasi, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Pengembangan Masyarakat Islam, Manajemen Dakwah serta Bimbingan dan Konseling Islam.

Syarat lainnya, mahasiswa dari keluarga prasejahtera akan diprioritaskan dalam seleksi, yang dibuktikan melalui Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Selain itu, pendaftar tidak boleh sedang menerima beasiswa lain atau terikat dinas dengan instansi tertentu, serta belum pernah menerima bantuan pendidikan Bank Indonesia selama dua periode.
Untuk mengikuti seleksi, mahasiswa wajib menyiapkan sejumlah dokumen administratif. Dokumen tersebut meliputi biodata resmi, fotokopi identitas diri, fotokopi Kartu Hasil Studi (KHS), Curriculum Vitae (CV), serta surat motivasi. Surat motivasi menjadi salah satu dokumen penting karena berisi rencana karier dan visi masa depan mahasiswa setelah menyelesaikan studi.
Selain itu, peserta juga diminta melampirkan surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain. Dokumen pendukung seperti sertifikat prestasi, pengalaman organisasi, hingga kegiatan nasional maupun internasional akan menjadi nilai tambah.
Adapun surat rekomendasi dari tokoh akademik atau non-akademik tidak wajib pada tahap awal, namun akan diminta setelah peserta lolos seleksi tahap pertama. Untuk pendaftaran Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan 2026 dilakukan dalam dua tahap, yaitu secara daring dan luring.
Pendaftaran online mulai 6–10 April 2026 (hingga pukul 12.00 WIB). Pengumpulan berkas langsung mulai 8–10 April 2026 di Subbagian Layanan Akademik Pusat, Rektorat lantai 1. Berkas fisik harus dimasukkan dalam stopmap merah yang telah dilengkapi lembar checklist sesuai ketentuan.
Sedangkan untuk hasil seleksi tahap pertama akan diumumkan pada 14 April 2026 melalui laman resmi beasiswa kampus. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap berikutnya berupa wawancara yang dilakukan langsung oleh pihak Bank Indonesia. Jadwal wawancara akan diinformasikan lebih lanjut.
Prof. Sunhaji menyebutkan, program ini menjadi peluang besar bagi mahasiswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan literasi keuangan. Dengan dukungan finansial yang cukup signifikan, mahasiswa diharapkan dapat lebih fokus dalam menempuh pendidikan sekaligus mengembangkan potensi diri.
UIN Saizu berharap program ini mampu melahirkan generasi muda yang kompeten, berintegritas, serta memiliki pemahaman kuat tentang peran kebanksentralan dalam perekonomian Indonesia. Informasi lengkap mengenai pengumuman ini, mahasiswa dipersilakan mengakses melalui bit.ly/bpkbuinsaizu26. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!