Resmi Berdiri Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Saizu Purwokerto Kini Miliki 6 Fakultas

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi menambah satu fakultas baru, yakni Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek). Dengan berdirinya fakultas ini, UIN Saizu kini memiliki enam fakultas sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan pengembangan keilmuan integratif.
Pendirian Fakultas Saintek tersebut ditandai dengan terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 44 Tahun 2025 tentang Perubahan atas PMA Nomor 25 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto. PMA ini ditetapkan Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar dan diundangkan pada 30 Desember 2025.
Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, menyampaikan rasa syukur atas terbitnya regulasi tersebut yang menjadi dasar hukum berdirinya Fakultas Sains dan Teknologi. “Rektor dan seluruh Civitas Akademika UIN Saizu bersyukur kepada Allah SWT atas terbitnya PMA Nomor 44 Tahun 2025. Ini merupakan ikhtiar panjang yang akhirnya membuahkan hasil,” ujarnya Jumat (9/1/2026)
Prof. Ridwan menjelaskan, proses pengajuan pendirian Fakultas Saintek telah berlangsung cukup lama dan melalui berbagai tahapan pembahasan intensif dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait. “Prosesnya tidak singkat. Kami beberapa kali melakukan pembahasan dengan Kementerian PANRB, Kementerian Agama, serta lintas kementerian lainnya hingga akhirnya disetujui,” jelasnya.

Dengan terbitnya PMA Nomor 44 Tahun 2025, struktur fakultas di UIN Saizu Purwokerto kini terdiri atas enam fakultas, yaitu:
1. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK)
2. Fakultas Syariah
3. Fakultas Dakwah
4. Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH)
5. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)
6. Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek)
Keenam fakultas tersebut menjadi pilar utama dalam pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi yang berbasis integrasi keilmuan, keislaman, dan kebangsaan.
Menurutnya, keberhasilan pendirian fakultas ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal kampus. “Terima kasih atas dukungan seluruh Civitas Akademika UIN Saizu Purwokerto, sehingga usulan pendirian Fakultas Saintek dapat terwujud,” imbuh Prof. Ridwan.

Dia menjelaskan, lahirnya Fakultas Sains dan Teknologi semakin meneguhkan posisi UIN Saizu sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang mengembangkan paradigma keilmuan integratif, yaitu memadukan ilmu keislaman dengan sains, teknologi, dan humaniora.
Pada Fakultas Saintek, terdapat empat Program Studi, yaitu:
1. Informatika
2. Ilmu Lingkungan
3. Arsitektur
4. Perpustakaan dan Sains Informasi
Keempat program studi tersebut dirancang untuk menjawab tantangan global, kebutuhan masyarakat, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis nilai-nilai keislaman.
Menariknya, Prof. Ridwan juga mengungkapkan adanya kecenderungan mahasiswa internasional yang menempuh studi di UIN Saizu memilih program studi berbasis Sains dan Teknologi.
“Ada kecenderungan mahasiswa internasional yang kuliah di UIN Saizu mayoritas mengambil program studi yang berbasis Saintek. Ini menjadi potensi besar bagi penguatan internasionalisasi kampus,” ungkapnya.
Dengan berdirinya Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Saizu Purwokerto diharapkan semakin adaptif terhadap kebutuhan zaman, memperluas akses pendidikan tinggi, serta berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia unggul yang berkarakter moderat, inovatif, dan berdaya saing global. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!