Rektor UIN Saizu Sosialisasikan Perjanjian Kinerja 2026, Fokus pada Mutu dan Daya Saing PTK Islam

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto melakukan Sosialisasi Perjanjian Kinerja (Perkin) Rektor Tahun 2026 di Ruang Rapat Senat, Gedung Rektorat Lantai 4, UIN Saizu Purwokerto, pada Senin (12/1/2026).
Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam menyamakan persepsi dan komitmen seluruh pimpinan di lingkungan UIN Saizu Purwokerto. Kegiatan diikuti Rektor UIN Saizu Prof. Ridwan, seluruh pejabat akademik dan fungsional, mulai dari para Wakil Rektor, Kepala Biro AUPK, para Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, hingga ketua tim dan pimpinan unit kerja di lingkungan UIN Saizu.
Dalam paparannya, Rektor menyampaikan bahwa Perkin Rektor 2026 telah ditandatangani dan memuat delapan sasaran program utama yang menjadi arah kebijakan dan target kinerja UIN Saizu sepanjang tahun 2026.
Rektor menjelaskan, sasaran pertama dalam Perkin 2026 adalah meningkatnya partisipasi peserta didik pada Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) Islam, yang diukur melalui peningkatan persentase jumlah mahasiswa.
Sasaran kedua menitikberatkan pada peningkatan kualitas standar dan sistem penjaminan mutu, dengan indikator kinerja berupa capaian akreditasi unggul PTK Islam.

Selanjutnya, sasaran ketiga adalah meningkatnya kualitas dosen dan tenaga kependidikan, yang diukur melalui persentase dosen dan tenaga kependidikan PTK Islam yang memperoleh sertifikasi serta peningkatan kompetensi.
Sasaran keempat diarahkan pada peningkatan daya saing lulusan PTK Islam. Indikator kinerjanya yakni rata-rata masa tunggu lulusan dalam memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan studi.
Pada sasaran kelima, Perkin Rektor 2026 menekankan peningkatan relevansi pendidikan tinggi keagamaan melalui penguatan kemitraan strategis. Hal ini diukur dari persentase kerja sama aktif yang menghasilkan program peningkatan mutu PTK Islam.
Sasaran keenam berkaitan dengan penguatan karakter keagamaan mahasiswa yang ramah, inklusif, serta selaras dengan nilai-nilai kebangsaan. Indikatornya adalah meningkatnya indeks keagamaan mahasiswa Islam.
Sasaran ketujuh menargetkan peningkatan produktivitas dan daya saing PTK Islam, yang diukur melalui peringkat UIN Saizu pada THE Impact Rankings berbasis SDGs.
Sementara sasaran kedelapan berfokus pada penguatan tata kelola organisasi yang efektif dan akuntabel, dengan indikator meningkatnya nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Rektor menegaskan bahwa Perjanjian Kinerja (PK) merupakan dokumen resmi yang memuat penugasan dari pimpinan instansi yang lebih tinggi kepada pimpinan di bawahnya untuk melaksanakan program dan kegiatan yang disertai indikator kinerja terukur.
“Melalui perjanjian kinerja, terwujud komitmen penerima amanah sekaligus kesepakatan antara pemberi dan penerima amanah atas capaian kinerja yang terukur, sesuai tugas, fungsi, wewenang, serta sumber daya yang tersedia,” tegas Prof. Ridwan.
Ia juga menjelaskan bahwa kinerja yang diperjanjikan tidak hanya terbatas pada output kegiatan tahun berjalan, tetapi juga mencakup outcome dari kegiatan tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian, target kinerja yang ditetapkan bersifat berkelanjutan dan saling terintegrasi dari tahun ke tahun.
Untuk memastikan seluruh target Perkin Rektor 2026 tercapai, Perkin tersebut akan diturunkan secara berjenjang menjadi Perkin Wakil Rektor, Kepala Biro AUPK, Dekan Fakultas, Direktur, serta Ketua Lembaga di lingkungan UIN Saizu Purwokerto.
Rektor menyampaikan penandatanganan Perkin para pejabat di lingkungan UIN Saizu direncanakan akan digelar pada Selasa, 20 Januari 2026. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat akuntabilitas, meningkatkan kinerja institusi, serta mendorong UIN Saizu semakin unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!