Rektor UIN Saizu Sampaikan Pesan Inspiratif untuk Wisudawan: Hijrah dari Teori Menuju Karya Nyata

UINSAIZU.AC.ID- Momentum wisuda selalu menjadi peristiwa penting bagi perguruan tinggi. Begitu pula di Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto yang menggelar prosesi Wisuda Sarjana ke-68 pada Kamis, 4 September 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan menyampaikan pesan inspiratif penuh makna kepada para wisudawan dan wisudawati. Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari langkah baru untuk berkarya.
Ia menekankan makna simbolik dari prosesi pemindahan kuncir toga yang dipahami sebagai bentuk hijrah. “Hijrah ini bukan sekadar perpindahan simbolik, tetapi pergeseran pola pikir. Dari dominasi otak kiri yang cenderung teoritis menuju pemanfaatan otak kanan yang menekankan kreativitas, inovasi, dan imajinasi," jelasnya.
Ia mengingatkan para lulusan bahwa ilmu yang diperoleh selama kuliah harus membumi dan diwujudkan dalam karya nyata. “Saatnya teori yang membumi itu dibumbikan dengan kerja-kerja kreatif dan inovatif untuk memberi kontribusi bagi bangsa dan negeri," tambahnya.
Bekal, Optimisme, dan Kemandirian
Prof. Ridwan mengutip pesan Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Nawawi Al-Bantani dalam Kitab Nasuh Iqbal untuk memberi analogi pentingnya bekal dalam menghadapi kehidupan. Ia menekankan empat hal: memperbaharui perahu (ilmu dan keterampilan), mempersiapkan bekal yang cukup, meringankan beban dengan menjaga akhlak, serta beramal dengan ikhlas.
Menurutnya, wisudawan harus menjadi pribadi visioner yang mampu membaca peluang baru, membangun kemandirian, serta percaya diri menghadapi tantangan zaman. “Percaya diri adalah modal penting untuk menjadi pribadi sukses. Dari situlah akan lahir keberanian untuk menciptakan karya terbaik,” tegasnya.

Peran Alumni dan Tanggung Jawab Ilmiah
Dalam pesannya, Prof. Ridwan menekankan tanggung jawab alumni UIN Saizu tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga pada aspek keagamaan. Ia mengingatkan pesan Imam Al-Ghazali bahwa orang berilmu harus mengamalkan ilmunya dengan penuh keikhlasan.
“Seorang alumni harus menjadi pribadi yang berilmu dan mengamalkan ilmunya. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. Inilah keunikan alumni UIN Saizu yang memiliki tanggung jawab ilmiah sekaligus tanggung jawab keagamaan," ujarnya.
Menutup sambutannya, Rektor UIN Saizu menyampaikan doa dan harapan agar seluruh lulusan mampu menjaga nama baik almamater serta memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Ia juga mengajak para wisudawan untuk terus menuntut ilmu, mengembangkan potensi, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Wisuda bukanlah akhir. Aktivitas belajar tidak pernah berhenti. Menjadi alumni sejati berarti terus menuntut, mengembangkan, dan mengamalkan ilmu dengan penuh keikhlasan," pungkasnya. (AR)
UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul!!!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #MahasiswaTerbaik #PrestasiTanpaBatas #BestStudent #CeritaKampusHijau



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!