Rektor UIN Saizu Purwokerto Ikuti Pembinaan Pegawai Kemenag dari Menteri Agama

UINSAIZU.AC.ID- Rektor Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Dr. H. Ridwan, M.Ag., mengikuti agenda Pembinaan Pegawai Kementerian Agama RI. Berlangsung di Hotel Yuan Garden Pasar Baru, Jakarta, pembinaan diberikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Kegiatan tersebut dihadiri para Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi. Hadir dalam kesempatan itu para pejabat Eselon I dan II Pusat, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki dan Sekjen Kemenag Muhammad Ali Ramdhani.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam pembinaannya meminta para pejabat Kemenag, termasuk pimpinan dan akademisi PTKN, bisa memberikan resonansi positif kepada publik terkait kinerja Kemenag. Komitmen kinerja pejabat Kemenag yang sudah ditandatangani agar dituntaskan tepat waktu.

Menteri Agama juga menyinggung peran penting akademisi PTKN. Gus Men, sapaan akrabnya, meminta para ilmuan harus dapat memberikan penjelasan yang lebih baik kepada publik terkait perkembangan isu yang berkembang di tengah masyarakat, seperti halnya masalah salam semua agama.
Terkait dinamika politik ke depan, Gus Men juga mengingatan seluruh jajarannya tetap fokus dalam bekerja, solid memberikan pelayanan kepada umat. “Jangan melakukan manuver-manuver yang tidak penting. Kita fokus pada capaian kinerja. Fokus pada layanan kepada masyarakat,” tandasnya.
Sekjen Kemenag Muhammad Ali Ramdhani melaporkan bahwa pertemuan ini bertujuan menyamakan persepsi bagi seluruh pejabat Kemenag, jajaran pimpinan PTKN, serta para Kakanwil Kemenag Provinsi, terkait beragam isu dan proyeksi di masa mendatang.

“Kita sudah tahu dan banyak membaca informasi bahwa setelah melaksanakan Pemilu, sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih, akan menakhodai pemerintahan dengan mengusung visi 'Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045'. Visi itu akan diwujudkan dengan delapan misi yang disebut Asta Cita," kata M Ali Ramdhani.
Dia menyampaikan bahwa delapan misi atau Asta Cita itu misalnya tentang pengokohan ideologi hingga demokrasi. Ada juga soal pemantapan sistem pertahanan negara dan mendorong kemandirian bangsa lewat swasembada pangan hingga ekonomi kreatif. “Ini semua harus kita samakan pandangan, agar program kerja seiring sejalan dengan pemerintah," kata Kang Dhani. (AR)
UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul !!!
#uinsaizu #uinsaizupurwokerto #uinsaizumaju #uinsaizuunggul #kampushijau #purwokerto



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!