Rektor UIN Saizu Apresiasi Aksi Nyata Mahasiswa Ambil Peran di Kegiatan Kelenteng, Wujud Tumbuhkan Moderasi dan Toleransi Beragama

UINSAIZU.AC.ID- Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof Ridwan memberikan apresiasi kepada mahasiswa Program Studi (Prodi) Studi Agama-Agama (SAA), turut dilibatkan dalam momentum Tahun Baru Imlek 2024. Menjelang momen Imlek, mahasiswa ikut membersihkan patung dewa di Kelenteng Boen Tek Bio Banyumas.
Menurut Prof Ridwan, hal itu menjadi bentuk nyata bagaimana Sivitas Akademika UIN Saizu Purwokerto mengambil peran-peran dalam menumbuhkan moderasi dan toleransi di dalam beragama. Karena itu, pihaknya sangat mendukung keterlibatan mahasiswa UIN Saizu Purwokerto dalam momen persiapan Imlek itu.
"Mahasiswa SAA turut serta membersihkan peralatan-peralatan di tempat ibadah warga Tionghoa. Ini secara simbolik dan secara nyata menandakan isi moderasi beragama yang ditanamkan melalui perkuliahan itu tidak berhenti pada tataran teori, tetapi sampai tataran aksi," jelasnya, Sabtu (10/2/2024).
Dikatakan, UIN Saizu Purwokerto sejauh ini telah melakukan kerjasama yang baik dengan masyarakat lintas agama dan kepercayaan. Bahkan, untuk kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Prodi SAA berada di komunitas-komunitas multi agama.
Mereka terlibat di desa-desa moderasi beragama, kemudian KKN pendampingan masyarakat minoritas aliran-aliran kepercayaan. Ada juga riset-riset terkait pluralisme beragama di tengah masyarakat. Dari sisi kajian-kajiannya juga sudah dilakukan. Artinya dari sisi pengabdian, dari sisi penelitian telah dilakukan.
Prodi Studi Agama-Agama
Untuk Prodi SAA di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora (FUAH) UIN Saizu Purwokerto telah terakreditasi B. Prodi SAA berkonsentrasi pada prodi agama dan pembangunan. Ini menjadikan Prodi SAA UIN Saizu Purwokerto adalah Prodi SAA unik se-Indonesia. Prodi SAA ini mensintensiskan nilai agama ke dalam agenda pembangunan.
Arah pembangunan beragam dari model pembangunan top down, pembangunan dari pinggiran Indonesia, hingga pembangunan dari desa. Membangun sumber daya manusia (SDM) yang kaya skillfull untuk pembangunan dengan apresiasi atas keragaman agama, keragamanan suku dan keragaman stakeholder memperkuat Indonesia menuju negara maju, demokratis dan berkemakmuran.
Untuk prospek karir, menjadi periset madya pada kajian agama. Menjadi pendamping pembangunan desa. Menjadi stok stakeholder baik leader, manager hingga reseacher dalam pembangunan desa. Selain itu, pendidik agama berwawasan multikulturalimse.
Untuk materi pembelajaran, kombinasi unik kajian religious studies. Program development yang berkonsentrasi pembangunan manusia, pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat dan kombinasi kemampuan leadership dan skill futuristik lainnya. (AR)
UIN Saizu Maju



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!