Program Studi Tadris Bahasa Inggris UIN Saizu Adakan Konferensi Internasional Hadirkan Tujuh Narasumber dari Asia dan Eropa

UINSAIZU.AC.ID- Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto sukses menggelar Conference on English Language Teaching (CELTI) 2024, di Hall Perpustakaan kampus setempat, pada Rabu (12/6/2024).
Ketua Panitia CELTI 2024, Endang Sartika menyampaikan, konferensi internasional ini merupakan CELTI ke-empat yang diadakan TBI UIN Saizu dengan menghadirkan tujuh narasumber tingkat internasional. Antara lain dari Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Jerman.
Kegiatan itu dihadiri lebih dari seratus peserta dan puluhan presenter dari dalam dan luar negeri. Tema CELTI tahun ini berkaitan dengan pengaruh penggunaan teknologi utamanya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pendidikan, khususnya dalam pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris.
Kegiatan tersebut digelar hybrid international conference dengan tema “Generative AI in English Language Teaching”. "Konferensi ini dirancang untuk membahas tren terkini dan tantangan umum dalam pengajaran Bahasa Inggris, khususnya peran dan dampak kecerdasan buatan (AI) dalam pengajaran bahasa," jelasnya.
Selanjutnya, Endang menyampaikan bahwa konferensi ini merupakan ajang berkumpulnya para akademisi, peneliti, guru, praktisi, dosen, dan mahasiswa calon guru untuk bertukar ilmu dan pengetahuan mengenai penggunaan AI dalam pengajaran dan pembelajaran bahsa Inggris.
Hadir dalam kesempatan itu Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Saizu Purwokerto, Prof. Dr. Fauzi, M.Ag., sekaligus membuka acara CELTI 2024. Dia berharap, konferensi internasional bisa menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa TBI UIN Saizu dalam mengembangkan kemampuan dan keilmuannya dalam pendidikan Bahasa Inggris.

Selain itu juga sebagai ajang networking dengan berkumpulnya para kademisi dari berbagai institusi di Indonesia maupun di luar negeri. CELTI 2024 juga merupakan bentuk kolaborasi dari hasil MoU dengan Univeristi Sains Islam Malaysia (USIM) dan UM Digos College Filipina.
Pihaknya menghadirkan tiga narasumber dari ketiga institusi. Desi WIjayanti Ma’rufah yang juga merupakan Koordinator Prodi TBI tampil sebagai salah satu pembicara dalam konferensi ini mewakili UIN Saizu Purwokerto. Sedangkan dari USIM diwakili oleh Associate Profesor Dr. Ramiaida Darmi dan Ana Mae Monteza, Phd dari Filipina.
Keynote speaker dalam konferensi ini disampaikan Prof. Dr. Daniel Ginting dari Ma Chung University Malang. Pembicara lainnya yaitu Feizal Aziez, PhD dari Univeristas Muhamadiyah Purwokerto, Muhamad Hasbi, M.A. dari UIN Salatiga yang merupakan mahasiswa doctoral di Universitas Negeri Malang.
Hadir juga narasumber dari Eropa yaitu Mourhaf Kazzaz, M.A. yang merupakan mahasiswa doctoral di Universitas Tubingen, Jerman. Dengan mengangkat tema yang sangat relevan dengan dunia Pendidikan saat ini, CELTI 2024 menarik banyak minat penulis dari berbagai institusi dengan total 74 full paper yang disubmit dan lebih dari seratus peserta hadir secara daring dan luring.
Dengan banyaknya peserta, konferensi ini dibagi dalam dua sesi plenary yaitu pagi dan siang diikuti dengan paralel session yang terbagi ke dalam 7 ruangan dengan 10 hingga 12 presenter dalam setiap ruangnya. Konferensi berjalan dengan lancar dan interaktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. (AR/ES)
UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul !!!
#uinsaizu #uinsaizupurwokerto #uinsaizumaju #uinsaizuunggul #kampushijau #purwokerto



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!