PPIP UIN Saizu: Tiga Jurnal Raih Akreditasi Baru Sinta, Bukti Kerja Keras Pengelola dan Penguat Budaya Publikasi Ilmiah

PURWOKERTO, UINSAIZU.AC.ID- Pusat Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (PPIP) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mengaku bersyukur tiga jurnal yang dikelola di bawah koordinasinya meraih akreditasi baru dalam sistem Science and Technology Index (Sinta).
Keberhasilan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Nomor 355/DST/D.D1/HM.01.01/2026 tentang Peringkat Akreditasi Baru Jurnal Ilmiah Periode 3 Tahun 2025. Akreditasi Sinta dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Dalam keputusan tersebut, tiga jurnal UIN Saizu berhasil memperoleh akreditasi, yakni Journal of Islamic History and Manuscript (JIHM) dengan Akreditasi Sinta 3, International Journal of Research in Mathematics Education (IJRME) dengan Akreditasi Sinta 3, serta El Uqud: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah dengan Akreditasi Sinta 5.
Capaian ini semakin memperkuat posisi UIN Saizu sebagai perguruan tinggi yang konsisten mengembangkan budaya riset dan publikasi ilmiah berkualitas. Selain menjadi indikator meningkatnya mutu tata kelola jurnal, keberhasilan tersebut juga mencerminkan komitmen kampus dalam membangun reputasi akademik di tingkat nasional.
Kepala Pusat Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (PPIP) UIN Saizu Purwokerto, Dr. Warto, mengungkapkan rasa syukur atas bertambahnya jumlah jurnal yang berhasil memperoleh akreditasi nasional.
"Bersyukur dengan bertambahnya jurnal yang terakreditasi. Semoga capaian ini menambah semangat para pengelola jurnal untuk terus berpartisipasi memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan melalui publikasi ilmiah," ujarnya.
Menurut Dr. Warto, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari editor, reviewer, copy editor, layout editor, administrator Open Journal System (OJS), hingga seluruh tim pengelola jurnal yang secara konsisten menjaga kualitas penerbitan.
"Capaian ini menjadi bukti kerja keras para pengelola jurnal selama ini. Mereka telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam memperbaiki tata kelola jurnal, meningkatkan kualitas artikel, dan memenuhi berbagai standar akreditasi nasional," katanya.
Dengan tambahan tiga jurnal yang berhasil meraih akreditasi baru, PPIP mencatat perkembangan signifikan dalam peta publikasi ilmiah UIN Saizu. Saat ini UIN Saizu Purwokerto memiliki 29 jurnal ilmiah aktif yang diterbitkan dari berbagai fakultas dan unit pengelola.
Sebelum pengumuman akreditasi terbaru, terdapat 7 jurnal yang belum terakreditasi Sinta. Setelah tiga jurnal memperoleh akreditasi baru, jumlah tersebut berkurang menjadi 4 jurnal yang masih dalam proses pembinaan menuju akreditasi.
Selain itu, komposisi jurnal berdasarkan peringkat Sinta juga mengalami peningkatan. Dengan hasil akreditasi terbaru, kini UIN Saizu memiliki lima jurnal berstatus Sinta 3 dan lima jurnal berstatus Sinta 5, memperlihatkan semakin meratanya kualitas jurnal ilmiah yang dikelola kampus.
Dr. Warto menilai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa sistem pembinaan jurnal yang dilakukan PPIP berjalan secara efektif dan menghasilkan kemajuan yang nyata.
"Ini bukan hanya tentang bertambahnya jumlah jurnal yang terakreditasi, tetapi juga menunjukkan bahwa budaya mutu dalam pengelolaan jurnal mulai tumbuh dengan baik di lingkungan UIN Saizu," jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Warto menegaskan bahwa akreditasi bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga kualitas publikasi ilmiah.
Dia berpesan kepada seluruh pengelola jurnal agar terus menjaga integritas dalam setiap proses penerbitan. "Pesan saya kepada seluruh pengelola jurnal UIN Saizu adalah menjaga iklim publikasi yang sehat dengan tata kelola yang berintegritas, serta selalu berpegang teguh pada kode etik publikasi ilmiah," pesannya.
Menurutnya, tata kelola jurnal yang baik tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi atau keberhasilan memperoleh akreditasi, tetapi juga dari konsistensi dalam menerapkan prinsip transparansi, objektivitas, independensi editor, kualitas proses peer review, serta komitmen terhadap etika publikasi internasional.
Dia menambahkan bahwa reputasi sebuah jurnal akan tumbuh apabila seluruh proses editorial dijalankan secara profesional dan mengedepankan kualitas naskah ilmiah. Dia berharap keberhasilan tiga jurnal tersebut menjadi inspirasi bagi pengelola jurnal lain di lingkungan UIN Saizu yang saat ini masih mempersiapkan proses akreditasi.
"Capaian ini merupakan prestasi yang membanggakan dan diharapkan menjadi penyemangat bagi pengelola jurnal lainnya untuk terus meningkatkan kualitas sehingga mampu meraih akreditasi pada level Sinta yang lebih tinggi," katanya.
Pihaknya optimistis, dengan pendampingan yang terus dilakukan PPIP, seluruh jurnal UIN Saizu memiliki peluang besar untuk meningkatkan peringkat akreditasi pada masa mendatang.
Tidak hanya mempertahankan jurnal yang telah terakreditasi, PPIP UIN Saizu juga menargetkan semakin banyak jurnal yang mampu naik ke Sinta 2, Sinta 1, bahkan menembus indeksasi internasional seperti Scopus.
Keberhasilan tiga jurnal meraih akreditasi baru melengkapi capaian yang sebelumnya juga mendapat apresiasi dari Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan yang menyebut peningkatan kualitas jurnal sebagai bagian penting dari transformasi kampus menuju perguruan tinggi Islam yang unggul dan bereputasi global.
Menurut Prof Ridwan, penguatan jurnal ilmiah bukan sekadar memenuhi indikator kinerja perguruan tinggi, tetapi juga menjadi ruang strategis bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa dalam mendiseminasikan hasil riset yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan bertambahnya jurnal terakreditasi, UIN Saizu semakin memperkokoh komitmennya dalam membangun ekosistem publikasi ilmiah yang sehat, profesional, dan berdaya saing.
Ke depan, kampus berharap semakin banyak jurnal yang mampu meningkatkan peringkat akreditasi sekaligus memperluas jejaring kolaborasi nasional maupun internasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan kampus berdaya saing global. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!