Perkuat Mutu Akademik, Prodi S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Saizu Gelar Workshop Penyusunan Borang Akreditasi

UINSAIZU.AC.ID- Program Studi S3 Studi Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat mutu akademik dan tata kelola kelembagaan melalui Workshop Penyusunan Borang Akreditasi, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 16.00 WIB ini digelar di Ruang Ujian Doktor Gedung Pascasarjana Lantai 1 dan diikuti oleh pengelola program studi serta tim penyusun borang akreditasi. Workshop ini menjadi bagian penting dari persiapan pengajuan reakreditasi Program Studi S3 Studi Islam.
Workshop menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang penjaminan mutu perguruan tinggi, yakni Dr. Umi Zulfa dan Dr. A. Adibudin AlHalim dari Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali Cilacap. Kegiatan dipandu Dr. Novan Ardi Wiyani, selaku Sekretaris Program Studi S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Saizu.
Wakil Direktur Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto, Dr. Atabik, menegaskan bahwa workshop ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan program studi dalam menghadapi proses reakreditasi.
“Workshop ini kami rancang untuk memperkuat pemahaman pengelola dan tim penyusun borang agar dokumen akreditasi yang disiapkan benar-benar berkualitas dan sesuai standar,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Dr. Umi Zulfa menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk akuntabilitas pengelola program studi kepada publik.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan UIN Saizu Purwokerto yang dinilai semakin menunjukkan kemajuan signifikan, baik dari sisi akademik maupun tata kelola kelembagaan.

Sementara itu, Dr. Novan Ardi Wiyani mengungkapkan bahwa Program Studi S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Saizu telah memasuki fase internasionalisasi akademik.
“Saat ini mahasiswa S3 Studi Islam sudah berasal dari Pakistan dan Aljazair. Ke depan, kami berharap mahasiswa Indonesia juga dapat tumbuh dalam kultur akademik internasional. Untuk program S2, mahasiswa internasional berasal dari Gambia, Kamboja, Filipina, dan Libya,” jelasnya.
Narasumber lainnya, Dr. A. Adibudin AlHalim, menegaskan bahwa akreditasi harus berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan, bukan sekadar formalitas. “Akreditasi bukan hanya soal kelengkapan dokumen, tetapi bagaimana program studi benar-benar menunjukkan kualitasnya,” tegasnya.
Ia juga menguraikan karakteristik borang akreditasi yang baik, yakni faktual dan berbasis data, konsisten antar kriteria, relevan dengan visi keilmuan Studi Islam, serta didukung bukti yang kuat dan terukur.
Sebagai informasi, saat ini Program Studi S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto tengah menyiapkan seluruh dokumen pendukung untuk pengajuan reakreditasi. Melalui workshop ini, diharapkan kualitas borang akreditasi dapat disusun secara lebih sistematis, substantif, dan sesuai standar nasional maupun internasional.
Melalui pengelolaan yang profesional, penguatan jejaring akademik, serta atmosfer akademik yang semakin global, Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan doktoral yang berorientasi riset, berwawasan internasional, dan berbasis integrasi keilmuan Islam.
Dengan langkah strategis tersebut, Prodi S3 Studi Islam UIN Saizu Purwokerto kian mantap melangkah sebagai pusat kajian Islam unggulan yang kompetitif di tingkat nasional dan internasional. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia



Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!