Details

Perkuat Kolaborasi Akademik Lintas Negara dalam Kajian Sastra, TBI UIN Saizu Luncurkan Buku Kolaboratif Bertaraf Internasional

UINSAIZU.AC.ID- Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan budaya akademik global melalui kegiatan Book Launch Internasional bertajuk “Literary Criticism and the Worlds of Meaning: Exploring the Practice of Literary Theory.”

Kegiatan ini menjadi wadah diseminasi ilmiah yang mempertemukan akademisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan kajian sastra, teori kritik sastra, serta dinamika interpretasi makna dalam karya literer kontemporer. Peluncuran buku tersebut sekaligus memperkuat posisi UIN Saizu dalam jejaring akademik internasional melalui kolaborasi penelitian dan publikasi lintas negara.

Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris FTIK UIN Saizu Purwokerto, Desi Wijayanti Ma’rufah menyebutkan, buku Literary Criticism and the Worlds of Meaning merupakan karya kolaboratif yang melibatkan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Brunei Darussalam.

Kolaborasi lintas negara ini mencerminkan kuatnya jaringan keilmuan internasional dalam bidang sastra dan literatur modern. Selain itu, kerja sama tersebut membuka ruang pertukaran gagasan lintas budaya yang memperkaya perspektif dalam memahami, menafsirkan, dan mengkaji karya sastra dari berbagai konteks sosial dan budaya.

Melalui buku ini, para penulis menghadirkan beragam pendekatan teoritis yang relevan dengan perkembangan kritik sastra kontemporer di tingkat global. Kegiatan peluncuran buku menghadirkan sejumlah penulis yang terlibat langsung dalam penyusunan karya tersebut.

Di antaranya adalah Ana Mae Monteza, akademisi yang berkiprah di Thailand, Dr. Ririn Kurnia Trisnawati dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), serta Eka Dyah Puspita Sari dari Unsoed. Masing-masing penulis mempresentasikan isi bab yang mereka tulis dengan menjelaskan fokus kajian, pendekatan teoritis, metodologi analisis, serta kontribusi akademik yang ditawarkan bagi pengembangan studi sastra.

Diskusi berlangsung interaktif dengan adanya dialog antara narasumber dan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang akademik. Dalam sesi pemaparan, Ana Mae Monteza, menyoroti hubungan erat antara sastra dan realitas kehidupan manusia.

Menurutnya, karya sastra tidak hanya menjadi objek kajian akademik, tetapi juga berfungsi sebagai refleksi berbagai realitas sosial, budaya, dan kemanusiaan yang hidup di tengah masyarakat. Dia menegaskan bahwa setiap teks sastra mengandung berbagai lapisan makna yang dapat membantu pembaca memahami kehidupan secara lebih mendalam.

Melalui proses membaca dan menafsirkan karya sastra, seseorang dapat memperoleh pengalaman reflektif yang memperkaya cara pandangnya terhadap dunia. Pandangan tersebut menunjukkan bahwa kajian sastra memiliki peran penting dalam membangun kesadaran kritis dan pemahaman kemanusiaan yang lebih luas.

Selain Ana Mae Monteza, Dr. Ririn Kurnia Trisnawati dan Eka Dyah Puspita Sari turut mempresentasikan hasil kajian yang mereka tuangkan dalam buku tersebut. Keduanya menjelaskan berbagai pendekatan analisis sastra yang digunakan dalam penelitian mereka serta relevansinya terhadap perkembangan teori kritik sastra modern.

Paparan tersebut memberikan wawasan baru mengenai bagaimana teori sastra dapat digunakan untuk memahami fenomena sosial, budaya, dan ideologi yang tercermin dalam karya-karya literatur kontemporer. Diskusi book launch dipandu oleh Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris UIN Saizu, Desi Wijayanti Ma’rufah yang bertindak sebagai moderator.

Dalam kesempatan tersebut, Desi menyampaikan apresiasi kepada Dr. Maulana Mualim, dosen Tadris Bahasa Inggris UIN Saizu yang turut berkontribusi sebagai salah satu penulis dalam buku kolaboratif internasional tersebut.

Menurutnya, keterlibatan dosen dalam publikasi ilmiah berskala internasional menjadi bukti nyata kontribusi akademisi UIN Saizu dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global sekaligus memperkuat reputasi akademik program studi.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Tadris Bahasa Inggris berharap budaya akademik berbasis riset dan publikasi internasional dapat terus berkembang di lingkungan kampus. Kolaborasi lintas negara yang terbangun melalui penerbitan buku ini diharapkan mampu mendorong semakin banyak dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian, publikasi ilmiah, serta kerja sama akademik internasional.

Book Launch Internasional Literary Criticism and the Worlds of Meaning tidak hanya menjadi momentum peluncuran sebuah karya ilmiah, tetapi juga menjadi simbol penguatan jejaring akademik global dan komitmen UIN Saizu dalam menghasilkan kontribusi keilmuan yang berdampak luas bagi perkembangan studi sastra dan humaniora. (AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *